Diberhentikan Sebagai Dirjen P2P, Achmad Yurianto Kini Jabat Staf Ahli Menkes
Logo BeritaSatu

Diberhentikan Sebagai Dirjen P2P, Achmad Yurianto Kini Jabat Staf Ahli Menkes

Jumat, 23 Oktober 2020 | 18:08 WIB
Oleh : Dina Manafe / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Achmad Yurianto yang sebelumnya menjabat sebagai Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemkes) secara mendadak diberhentikan dari jabatannya tersebut. Kini Yurianto menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi. Yurianto dilantik sebagai Staf Ahli tersebut oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pada hari ini, Jumat (23/10/2020) di Ruang J. Leimena, Kementerian Kesehatan.

Adapun dasar pelantikan Yurianto ini berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 155/TPA Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Kesehatan. Pelantikan dihadiri oleh Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian Kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat yakni memakai masker dan menjaga jarak aman.

Dalam sambutannya, Menkes Terawan mengatakan, rotasi jabatan merupakan hal biasa dalam lingkup organisasi.

“Hal ini dilakukan semata-mata sebagai upaya pembenahan dan pemantapan organisasi yang dilakukan dalam rangka peningkatan kinerja guna mencapai pelayanan yang maksimal,” kata Menkes dalam siaran pers, Jumat (23/10/2020).

Menurut Menkes, pelantikan ini hendaklah dimaknai sebagai kepentingan organisasi, bukan sekadar penempatan figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu. Pembenahan dan pemantapan organisasi dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja dan penyelenggaraan tugas serta pelayanan yang maksimal.

Atas tugas baru yang diemban Achmad Yurianto, Menkes berharap amanah yang dipercayakan dapat dilaksanakan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab serta komitmen yang kuat. Menkes juga meminta agar semua kinerja baik yang telah ditorehkan selama menjabat sebagai Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit bisa diteruskan dalam rangka peningkatan kinerja organisasi Kementerian Kesehatan.

Terutama di masa pandemi sekarang ini, Menkes meminta agar situasi ini menjadi momentum bagi Achmad Yurianto melalui jabatan barunya untuk terus berinovasi guna memberikan kemudahan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan khususnya layanan digital.

“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas pengabdian saudara selama ini melaksanakan tugas sebagai Dirjen P2P dengan baik dan semoga pengalaman selama ini dapat bermanfaat dalam mengemban tugas di tempat baru,” kata Menkes.

Achmad Yurianto menjabat Dirjen P2P Kementerian Kesehatan pada 9 Maret 2020, artinya belum genap setahun. Achmad Yurianto pernah dipercaya menjadi Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19.

Dihubungi terpisah, Sekjen Kemenkes Oscar Primadi membenarkan hal tersebut. Menurutnya, ini adalah hal yang biasa terjadi di lingkup Kemenkes untuk kepentingan instansi.

Achmad Yurianto yang dihubungi melalui pesan singkat dan telepon terkait hal ini belum merespons.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Elissa Gunawan, Buron Kasus Narkoba 10 Tahun Lalu, Dibekuk Kejagung.

Divonis MA empat tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Kemdes PDTT dan Kemnaker Bangun 1.000 Sarana Sanitasi di Desa

Kemdes PDTT dan Kemnaker bekerja sama untuk untuk membangun 1.000 fasilitas sanitasi berupa sarana air bersih dan MCK (mandi, cuci, kakus) di desa-desa.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

KPK Tahan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman Terkait Kasus Suap DAK

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman ditahan di Rutan Gedung ACLC KPK untuk 20 hari ke depan.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Pemerintah Kucurkan Dana Hibah Rp 3,3 Triliun untuk Sektor Pariwisata

Pemerintah mengucurkan dana hibah senilai Rp 3,3 triliun untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Rawan Banjir dan Longsor, BPBD Sigi Minta Warga Tetap Waspada

Tingginya curah hujan telah menyebabkan sebuah jembatan di Kecamatan Palolo yang menghubungkan Kota Palu dan Napu, Kabupaten Poso terputus diterjang banjir.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Tukang, Direktur, dan Jaksa Jadi Tersangka Kebakaran Kejagung

Sumber api diduga dari puntung rokok tukang yang memasang karpet dan wallpaper.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Jokowi Minta Fakultas Kehutanan UGM Kembangkan Inovasi di Era Disrupsi

Salah satu solusi adalah pemanfaatan teknologi digital dengan mengembangkan "precision forestry".

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Kebakaran Kejagung karena Kelalaian, Polri Tetapkan 8 Tersangka

Tersangka dijerat Pasal 188 KUHP junto 55 dan 56 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Kuasa Hukum Joko Tjandra Permasalahkan Penamaan "Bin Tjandra Kusuma"

Jaksa menyoroti eksepsi atau nota keberatan yang disampaikan kuasa hukum Joko Tjandra soal penulisan "bin" dalam nama Joko Tjandra.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

ASN Pemprov Bengkulu Diminta Tetap di Rumah Saat Libur Panjang

Gotri Suyanto meminta ASN Bengkulu pada libur cuti bersama sebaiknya tinggal di rumah saja dan sebaiknya tidak melakukan perjalanan yang menimbulkan kerumunan.

NASIONAL | 23 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS