Banyak yang Belum Terima Bantuan, Kemdikbud Diminta Akumulasi Kuota Internet
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Banyak yang Belum Terima Bantuan, Kemdikbud Diminta Akumulasi Kuota Internet

Jumat, 23 Oktober 2020 | 22:37 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) kembali melakukan penyaluran bantuan subsidi kuota internet kepada siswa, guru, mahasiswa, dan dosen untuk tahap dua atau kuota Oktober. Plt Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemdikbud, Hasan Chabibie mengatakan, pada tahap dua ini terdapat 35,7 juta nomor ponsel yang mendapatkan subsidi kuota yang akan disalurkan pada 22-24 Oktober 2020 dan 28-30 Oktober 2020.

Merespons hal tersebut, Koordinator Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G), Satriwan Salim mengatakan, sampai hari ini, masih banyak guru dan siswa yang belum mendapatkan bantuan kuota untuk tahap satu atau kuota September. Satriwan pun meminta pemerintah untuk melakukan akumulasi kuota September dan Oktober bagi guru dan siswa yang telah terdaftar sebagai penerima kuota tahap satu tapi belum menerima haknya.

“Bagi mereka yang belum dapat kuota pada September hendaknya diakumulasikan dengan kuota Oktober ini. Misal, guru berhak mendapat 42 GB (giga byte, red) per bulan. Jadi 42 GB September ditambah dengan 42 GB untuk Oktober, agar mereka menerima haknya sesuai yang sudah direncanakan,” kata Satriwan kepada Suara Pembaruan, Jumat (23/10/2020).

Satriwan juga menyarankan agar Pusdatin Kemdikbud membenahi semua nomor yang sudah didaftarkan ke data pokok pendidikan (Dapodik). Pasalnya, banyak keluhan dari guru yang belum mendapat kuota ini meski sekolah sudah mengisi surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM).

“Sejak 1 Oktober sampai sekarang, masih ada guru dan siswa yang melapor ke P2G belum dapat bantuan kuota internet bulan September. Termasuk saya sendiri juga belum dapat, padahal di Jakarta,” ujar guru di SMA Labschool Jakarta ini.

Oleh karena itu, Satriwan menilai, penyaluran bantuan subsidi kuota internet pada September belum maksimal. Pasalnya, dari 58 juta penerima yang terdata di Pusdatin, kuota internet baru dialokasikan kepada 28,5 juta guru. Itu pun belum semuanya mendapatkan kuota pada tahap satu.

Selanjutnya, agar penggunaan bantuan kuota maksimal oleh pendidik dan peserta didik, Satriwan kembali menyarankan Kemdikbud untuk segera meningkatkan jumlah aplikasi belajar yang digunakan oleh sekolah. Berdasarkan data kuota-belajar.kemdikbud.go.id per Jumat (23/10/2020), Pusdatin memaparkan telah ada penambahan jumlah, yakni sebanyak total 2.690 aplikasi dan situs yang terdiri atas 61 aplikasi pembelajaran, 5 aplikasi konferensi video, dan 2.624 laman kampus dan sekolah.

Aplikasi
Pendapat senada juga disampaikan oleh sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Heru Purnomo. FSGI meminta Kemdikbud untuk segera memasukkan aplikasi yang belum menjadi rujukan dan selama ini digunakan pada pembelajaran daring. Di antaranya adalah aplikasi milik sekolah dan pemerintah daerah (pemda), seperti aplikasi kampus yang diwadahi oleh Kemdikbud.

“Kemdikbud memang sudah menyatakan bahwa jumlah aplikasi yang ada pada kuota belajar fleksibel dan membuka kemungkinan untuk bertambah dengan melaporkannya ke Kemdikbud. Namun bagi FSGI tidak cukup hanya wacana, perlu aksi yang nyata dari Kemdikbud. Perlu adanya mekanisme dan prosedur yang jelas siapa yang melaporkan kepada siapa, apa yang dilaporkan, bagaimana cara pelaporannya, dan kapan dilaporkan,” ucap Heru dalam siaran persnya.

Heru juga menuturkan, apabila tidak segera memasukkan aplikasi yang menjadi rujukan sekolah selama PJJ daring, maka Kemdikbud sebaiknya memperbesar jumlah kuota yang ada pada kuota umum.

“Idealnya jumlah kuota pada kuota umum lebih besar dari pada kuota belajar,” ujarnya.

Seperti diketahui, kuota umum hanya diberikan sebesar 5 GB per bulan, sisanya adalah untuk kuota belajar. Adapun durasi bantuan ini selama empat bulan yang dimulai September hingga Desember 2020.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Waspadai 23 Wilayah Ini Akan Alami Cuaca Ekstrem

Cuaca ekstrem dengan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau badai petir, guntur dan peningkatan angin kencang patut diwaspadai.

NASIONAL | 28 September 2021

Kabar Baik, IPB dan BPI-BRIN Ciptakan Oxygen Concentrator Berbahan Baku Lokal

IPB University dan Balai Pengembangan Instrumentasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BPI-BRIN) berhasil menciptakan oxygen concentrator.

NASIONAL | 28 September 2021

Habib Luthfi: Indonesia Raya Bukan Sekadar Lagu, tetapi Ikrar

Dengan mengetahui dan mengenal sejarah maka masyarakat akan paham bagaimana para pendahulu bangsa ini berjuang dan bagaimana mereka mencintai bangsanya.

NASIONAL | 28 September 2021

Ini Upaya Sub PB PON Klaster Mimika Tertibkan Penonton PON di Papua

Jumlah tiket yang dijual saat ini sebagian besar atau 60% dijual melalui aplikasi di atas dan sisanya sebanyak 40% melalui offline.

NASIONAL | 27 September 2021

Hunian Kamar Hotel di Sumut Sudah Capai 50%

Kenaikan hunian hotel di Sumut terjadi secara bertahap sejak 24 Agustus 2021.

NASIONAL | 27 September 2021

Akhiri Masa Jabatan di APJII, Ini Catatan Kesuksesan Jamalul Izza

Ketua Umum APJII, Jamalul Izza menyebut pengurus yang dipimpinnya telah merealisasikan 94 persen amanat Munas tahun 2018.

NASIONAL | 27 September 2021

Banjir Bandang Hantam Puluhan Rumah Warga di Sumsel

Tidak ada korban jiwa untuk warga yang rumahnya rusak berat.

NASIONAL | 27 September 2021

Ini Para Sesepuh yang Memutuskan Siapa Pengganti Mangkunegara IX

Penentuan penerus takhta Mangkunegaran Solo kemungkinan setelah 100 hari wafatnya Mangkunegara IX atau sekitar akhir November.

NASIONAL | 27 September 2021

Menag: Insentif Guru Bukan PNS Madrasah Segera Cair

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, insentif ini secara bertahap akan segera cair

NASIONAL | 27 September 2021



TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# SBY


# PKI



TERKINI
Kerja Sama Migo-StarVision Dilanjutkan untuk Film Indonesia

Kerja Sama Migo-StarVision Dilanjutkan untuk Film Indonesia

HIBURAN | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings