Produksi Keripik Tempe dan Rempeyek Jambi, Menggeliat Kembali di Masa Pandemi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Produksi Keripik Tempe dan Rempeyek Jambi, Menggeliat Kembali di Masa Pandemi

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 14:38 WIB
Oleh : Radesman Saragih / JAS

Jambi, Beritasatu.com - Aroma sedap langsung terasa begitu memasuki rumah produksi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Ilham Snack di Lorong Teladan, Nomor 58, RT 31, Kelurahan Payolebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Jumat (23/10/2020) siang. Tebaran aroma tersebut berasal dari kuali-kuali penggorengan ibu-ibu rumah tangga yang bekerja di rumah produksi makanan ringan tersebut.

Begitulah suasana keseharian yang ditemui ketika melongok rumah produksi makanan ringan, Ilham Snack Kota Jambi. Kesibukan usaha keripik tempe dan rempeyek milik Zaitun (40) tersebut bergairah kembali menyusul naiknya permintaan keripik tempe dan rempeyek beberapa bulan terakhir.

“Ya, kami menaikkan produksi kembali karena permintaan keripik tempe dan rempeyek produksi Ilham Snack mulai meningkat. Usaha kami ini sempat lesu sejak awal pandemi Covid-19, Maret hingga Juli lalu,” kata Zaitun kepada Beritasatu.com di rumah produksi Ilham Snack.

Menurut Ketua Asosiasi Makanan dan Minuman (Asmami) Kota Jambi tersebut, ketika pembatasan sosial dan ekonomi dilakukan akibat Covid-19 sejak Maret lalu, produksi keripik tempe dan rempeyek Ilham Snack Kota Jambi sempat anjlok.

Kondisi tersebut membuat pengiriman tempe goreng dan rempeyek Ilham Snack ke Provinsi Lampung, Palembang, Sumatera Selatan dan Pekanbaru, Riau tersendat.

“Permintaan keripik tempe dan rempeyek produksi Ilham Snack di Kota Jambi juga sempat lesu karena banyak pusat perbelanjaan dan toko tutup. Selain itu warga masyarakat juga enggan berbelanja ke toko karena menerapkan stay at home (tetap di rumah),”ujarnya.

Menurut Zaitun, di masa awal pandemi Covid-19, produksi Ilham Snack Kota Jambi turun dari rata-rata 1.000 bungkus per hari menjadi 500 bungkus per hari (turun 50%). Omset penjualan pun anjlok dari rata-rata Rp 100 juta per bulan menjadi Rp 25 juta per bulan.

Menyikapi kesulitan tersebut, Zaitun pun mengubah jalur pemasaran melalui aplikasi digital (online). Untuk itu Zaitun menjalin kerja sama dengan toko online, yakni Bukalapak dan Tokopedia. Zaitun berjuang menerobos pemasaran digital tersebut agar usaha hanya tetap eksis. Dia tidak ingin usahanya tutup agar ibu-ibu rumah tangga yang selama ini membantunya tidak sampai kehilangan pekerjaan.

Setelah membuka jalur pemasaran melalui aplikasi digital tersebut, UMKM yang sudah lama dikelola Zaitun pun tampak bisa bertahan. Pemasaran melalui aplikasi digital yang mulai jalan memberi sebuah harapan baginya.

“Setelah bergabung dengan toko online, produk kami tetap ada yang memesan. Pengiriman pesanan banyak dilakukan menggunakan ojek online (ojol),”katanya.

Menurut Zaitun, saat ini produksi keripik tempe dan rempeyek Ilham Snack Kota Jambi mulai meningkat hingga 60%. UMKM tersebut kini sudah bisa menghasilkan arata-rata 600 bungkus keripik tempe dan rempeyek per hari. Pada masa awal hingga bulan kelima pandemi Covid-19, Juli 2020, Ilham Snack Kota Jambi sempat hanya mampu memproduksi keripik tempe dan rempeyek hanya 400 bungkus keripik tempe per hari.

Ibu rumah tangga dan remaja putri bisa kembali bekerja di UMKM pengolahan keripik tempe dan rempeyek, Ilham Snack.

“Omset penujalan kami juga kini naik dari rata-rata Rp 3 juta per hari menjadi Rp 4,5 juta per hari. Sedangkan pekerja yang sempat hanya tinggal dua orang, kini sudah bertambah menjadi rata-rata tujuh orang per hari,” katanya.

Zaitun mengatakan, pengiriman keripik pun meningkat kembali mulai September lalu. Pengiriman ke Palembang, Sumatera Selatan, Lampung, dan Riau saat ini sudah bisa dilakukan dua kali seminggu. Kemudian permintaan melalui pemesanan aplikasi digital juga semakin meningkat.

“Saya bersyukur UMKM ini bisa bertahan di tengah badai Covid-19. Para pelanggan atau konsumen pun masih tetap bisa menikmati renyahnya keripik dan rempeyek kami. Yang lebih penting lagi, beberapa orang ibu rumah tangga yang sempat menganggur bisa kembali bekerja di tempat usaha saya,” kata Zaitun.

Butuh Bantuan

Zaitun mengatakan, UMKM pengolahan makanan dan minuman yang bernaung di bawah Asmami Kota Jambi masih banyak yang membutuhkan bantuan modal dan pemasaran. Dari 1.700 unit UMKM yang bergerak di bidang pengolahan makanan dan minuman di Kota Jambi, sekitar 1.600 unit masih tutup.

Sedangkan sekitar 100 unit UMKM pengolahan makanan dan minuman yang masih bertahan juga masih banyak yang membatasi kegiatan produksi hanya dua sampai tiga kali seminggu.

Terkait bantuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebesar Rp 2,4 juta untuk setiap UMKM, Zaitun mengatakan, belum semua anggota Asmami Kota Jambi yang mendapat bantuan tersebut. Padahal sebagian besar UMKM anggota Asmami Kota Jambi sudah mendaftar dan membuat rekening untuk mendapatkan bantuan tersebut.

“Usaha saya sendiri belum mendapatkan bantuan UMKM dari Presiden Jokowi tersebut,” katanya.

Sementara itu, Yusti (45), pengelola UMKM pembuatan kue bolu di kawasan Talang Banjar, Kota Jambi juga masih mengaku kesulitan modal dan pemasaran untuk membangkitkan kembali usahanya.

Yusti masih kesulitan modal karena usaha tidak bisa berproduksi normal setiap hari. Hal tersebut disebabkan masih banyaknya pelanggan utama yang tutup seperti sekolah dan kantor.

“Bantuan Presiden Jokowi untuk UMKM juga belum kami terima. Karena usaha saya saat ini hanya beproduksi dua kali seminggu dan pegawai yang bekerja hanya dua orang,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Antisipasi Tsunami Terulang, BMKG Sempurnakan Sistem Peringatan Dini

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan pihaknya dan kementerian/lembaga terkait sedang menyempurnakan sistem gempabumi dan peringatan dini tsunami.

NASIONAL | 19 September 2021

Dirtipidum: Napoleon Pukuli dan Lumuri M Kece dengan Kotoran

Hasil pemeriksaan perkara penganiayaan yang dialami Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri terungkap bahwa Napoleon Bonaparte memukuli dan melumuri kotoran

NASIONAL | 19 September 2021

Komisi I DPR Dukung Peremajaan Alutsista Koamarda II Surabaya

Komisi I DPR mendukung peremajaan alat utama sistem pertahanan (alutsista) Koarmada II Surabaya.

NASIONAL | 19 September 2021

9 Nakes Korban Kekerasan KKB Jalani Pemulihan Trauma

Sebanyak sembilan tenaga kesehatan korban kekerasan d Kiwirok, Pegunungan Bintang, Provinsi Papua pada Senin (13/9/2021)saat ini menjalani pemulihan trauma

NASIONAL | 19 September 2021

Mulai 25 September, Denpasar Terapkan Ganjil Genap di Daerah Tujuan Wisata

Polrestra Denpasar akan menerapkan peraturan lalu lintas berupa penyekatan ganjil genap bagi kendaraan di Daerah Tujuan Wisata (DTW) mulai 25 September 2021.

NASIONAL | 19 September 2021

Wasekjen Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Guru Honorer

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Irwan meminta pemerintah memperhatikan nasib para guru honorer.

NASIONAL | 19 September 2021

BNPT: Sikap Intoleran Sebabkan Bencana, Hargai Perbedaan

Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, sikap intoleran terhadap agama dapat menyebabkan bencana sehingga mengajak masyarakat untuk menghargai perbedaan

NASIONAL | 19 September 2021

Ini Isi Lengkap Surat Terbuka Irjen Napoleon Soal Penganiayaan M Kece

Irjen Napoleon Bonaparte menuliskan surat terbuka terkait dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece atau Muhammad Kace. Ini isi lengkap surat tersebut.

NASIONAL | 19 September 2021

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Mukomuko

Sebanyak 108 rumah warga Desa Rawa Mulya Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, sejak Sabtu (18/9/2021) sampai Minggu (19/9/2021) terendam banjir.

NASIONAL | 19 September 2021

Tulis Surat Terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte Bertanggung Jawab atas Penganiayaan Muhammad Kece

Dalam surat terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte mengaku akan bertanggung jawab atas dugaan pemukulan terhadap Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri.

NASIONAL | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Ali Kalora


# Mujahidin Indonesia Timur


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Brighton Rusak Laga Ke-250 Jamie Vardy

Brighton Rusak Laga Ke-250 Jamie Vardy

BOLA | 47 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings