Hujan Es Terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara NTT
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.593 (-2.12)   |   COMPOSITE 6140.17 (-31)   |   DBX 1202.23 (-7.34)   |   I-GRADE 182.055 (-0.59)   |   IDX30 520.23 (-3.14)   |   IDX80 139.249 (-0.62)   |   IDXBUMN20 408.872 (-1.63)   |   IDXESGL 143.85 (-0.25)   |   IDXG30 142.18 (0.09)   |   IDXHIDIV20 459.051 (-3.03)   |   IDXQ30 148.957 (-0.6)   |   IDXSMC-COM 277.162 (-0.91)   |   IDXSMC-LIQ 347.622 (-0.6)   |   IDXV30 138.219 (-0.5)   |   INFOBANK15 1055.23 (-7.44)   |   Investor33 446.478 (-2.09)   |   ISSI 180.128 (-0.71)   |   JII 636.549 (-4.61)   |   JII70 222.134 (-1.32)   |   KOMPAS100 1238.45 (-7.28)   |   LQ45 966.883 (-3.74)   |   MBX 1689.51 (-8.25)   |   MNC36 329.297 (-2.07)   |   PEFINDO25 325.3 (-0.25)   |   SMInfra18 310.992 (2.08)   |   SRI-KEHATI 381.519 (-2.14)   |  

Hujan Es Terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara NTT

Jumat, 23 Oktober 2020 | 21:34 WIB
Oleh : Yoseph A Kelen / FMB

Kupang, Beritasatu.com - Fenomena Hujan es melanda Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur ( NTT), Jumat (23/10/2020) siang.

Salah seorang warga Miomafo Barat, R Sila, mengatakan, hujan es berlangsung pada siang hari sekitar pukul 14.00 Wita.

"Tadi hujan berlangsung sekitar 1 jam. Kalau hujan es hanya setengah jam, dengan ukuran sebesar kelereng. Hal yang sama pernah terjadi di wilayah itu, tetapi sudah berlangsung lama," kata Sila.

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, saat dikonfirmasi dan membenarkan kejadian yang fenomenal itu.

Menurut Raymundus, hujan es memang pernah ada di wilayahnya, tapi sudah berlangsung 20 tahun silam. Khusus di Kabupaten TTU, beberapa wilayah yang pernah terjadi hujan es yakni di daerah Miomafo, Insana dan sebagian Biboki.

Tim dari BPBD kabupaten TTU telah mendata dan tidak ada kerusakan rumah akibat hujan es itu.

Forecaster on Duty Stamet El Tari Kupang, Helmy Mega Milla, mengatakan, di NTT hujan es hanya terjadi di Kabupaten TTU.

Helmy menjelaskan, kejadian hujan lebat atau es disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat lebih banyak terjadi saat masa transisi musim atau pancaroba, baik dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya.

"Hujan es tersebut disebabkan oleh adanya awan kumulonimbus," jelas Helmy.

Indikasi terjadinya hujan lebat atau hujan es disertai kilat dan petir serta angin kencang berdurasi singkat yakni, satu hari sebelumnya udara pada malam hari hingga pagi hari terasa panas. Selanjutnya, mulai pukul 10.00 pagi, terlihat tumbuh awan kumulus.

Di antara awan tersebut, ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi seperti bunga kol. Dan tahap berikutnya, kata dia, awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi abu-abu atau hitam yang dikenal dengan awan kumulonimbus.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Ilham Bintang Gugat Indosat Ooredoo dan Commonwealth Bank Rp 100 M

Gugatan yang diajukan oleh Ilham, selain kerugian materiil, juga kerugian imateriil, sebesar Rp 100 miliar kepada pihak Indosat Ooredoo dan Commonwealth Bank.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Keluarga Nilai Penangkapan Gus Nur Politis

Muhammad Munjiat, putra kedua Gus Nur mengatakan keluarga keberatan dengan penangkapan tersebut.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Peneliti LIPI: Komunikasi Politik untuk Bangun Kepercayaan dalam Iklim Demokratis

Tiap permasalahan harus dikenali untuk mengetahui apa solusinya sehingga bisa segera dilakukan perbaikan.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Jokowi Tegaskan Komitmen Reformasi Struktural

Menurut Jokowi, reformasi struktural dimaksudkan agar UMKM serta industri padat tenaga kerja berkembang pesat.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Jokowi Optimistis Perekonomian Indonesia Akan Pulih

Jokowi meyakini, pertumbuhan ekonomi akan terus membaik dan penciptaan lapangan kerja bisa semakin terbuka luas.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Kolaborasi Kemdes-Kemnaker untuk Bantu Warga Desa di Tuban

Program kolaborasi meliputi pembangunan 1.000 sanitasi berupa sarana air bersih dan MCK di desa-desa melalui program padat karya infrastruktur.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Terbangkan Layang-layang di Sekitar Bandara, Terancam Denda Rp 1 Miliar

Layang-layang tersebut memiliki lebar sekitar 50 sentimeter tersangkut di landing gear pesawat Citilink.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Pabrik Sepatu di Sragen Terbakar

Kebakaran hebat terjadi di sebuah pabrik sepatu di daerah Dusun Salam, Desa Saren, Kalijambe, Sragen, Sabtu (24/10/2020) sore.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

PMI Jember Makamkan 105 Jenazah Sesuai Protokol Covid-19

Ratusan jenazah tersebut berasal dari beberapa kabupaten di wilayah timur Provinsi Jawa Timur.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Selundupkan 16 Kg Sabu, Pamen Polri Ditembak

IZZ (55) ditangkap Ditresnarkoba Polda Riau setelah mencoba menyelundupkan sabu seberat 16 kg.

NASIONAL | 24 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS