Buntut Komodo Halang Truk, KLHK Didesak Lindungi TNK Komodo
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Buntut Komodo Halang Truk, KLHK Didesak Lindungi TNK Komodo

Minggu, 25 Oktober 2020 | 17:42 WIB
Oleh : Alexander Madji / AMA

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi IV DPR Yohanis Fransiskus Lema atau yang akrab disapa Ansy Lema mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) betul-betul menjadi pertahanan terakhir melindungi Taman Nasional Komodo (TNK) di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Hal itu penting agar Komodo, satwa endemik, dan beragam vegetasi baik darat maupun laut di kawasan tersebut tetap terjaga.

“Foto tersebut mengirim pesan simbolik bahwa Komodo tidak nyaman dengan model pembangunan Jurassic Park di TNK. Karena pembangunan tersebut melibatkan truk dan alat berat yang memasuki kawasan konservasi TNK. Komodo terusik dengan pembangunan massif berbasis teknologi, karena mengganggu ekosistem lingkungan di TNK” ujar Ansy Lema dalam pernyataan tertulis yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Minggu (25/10/2020).

Ia menanggapi sebuah foto yang beredar luas terkait pembangunan di kawasan TNK. Dalam foto tersebut, seekor Komodo menghalangi truk pembawa muatan untuk pembangunan model Jurassic Park yang kini dilakukan Kementerian PUPR di Pulau Rinca.

Ansy mendesak, KLHK untuk memahami dan menjalan perannya bukan sebagai pemberi izin, tetapi penjaga konservasi TNK. KLHK harus mengawal agar regulasi dan kebijakan terkait TNK tidak bertentangan dengan spirit konservasi. KLHK memastikan agar betonisasi yang sedang dilakukan melalui pembangunan infrastruktur Geopark tidak mengganggu citra pariwisata berbasis alam sebagai jualan utama pariwisata Labuan Bajo.

“KLHK harus memahami perannya bukan sebagai pemberi izin pembangunan, tetapi harus memastikan-mengawal agar konservasi TNK dan kelangsungan Komodo tidak terancam oleh pembangunan infrastruktur. Jika pembangunan dan penataan TNK telah salah arah, KLHK harus berani menyampaikan kepada pemerintah untuk membatalkan atau mengembalikannya kepada spirit konservasi,” tegas Ansy.

Foto tersebut, kata dia, juga dapat menjadi pengingat bahwa proses pembangunan dan pengelolaan TNK harus berdasarkan prinsip konservasi, yakni mengutamakan konservasi Komodo dan beragam vegetasi darat dan laut. Ini secara konsisten dipegang teguh dalam proses pembangunan dan pengelolaan di TNK saat ini.

“Tujuan dan motivasi mulia dari sebuah pembangunan juga tercermin dari prosesnya. Begitupun di TNK. Fakta saat ini menunjukkan sebaliknya. Yang kita lihat, proses pembangunan TNK tampak mulai meninggalkan semangat konservasi tersebut. Kita harus tetap sepakat bahwa kelangsungan hidup Komodo dan ekosistem di dalamnya adalah prioritas utama. Jangan sampai pembangunan TNK menjadi pintu masuk bagi kepunahan Komodo karena lingkungannya diganggu,” tegas Ansy.

Ketika bertemu masyarakat lokal Komodo baru-baru ini, Ansy mengaku mendengar cerita tentang mata rantai ekosistem antara Komodo, manusia, berbagai satwa dan vegetasi alam dan laut di TNK. Berbagai penelitian ahli turut mengonfirmasi cerita tersebut. Masyarakat meyakini, kunci binatang purba itu bertahan selama empat juta tahun lalu karena jalinan rantai ekosistem alami tersebut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wamenag: Maulid Nabi Momentum Perkuat Kepedulian dan Teguhkan Perdamaian

Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi mengajak kaum muslim untuk menjadikan maulid tahun ini sebagai momentum memperkuat kepedulian dan meneguhkan perdamaian.

NASIONAL | 20 Oktober 2021

Jadi Tersangka Suap, Bupati Kuansing Dibawa KPK ke Jakarta

KPK membawa Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra ke Jakarta, Rabu (20/10/2021).

NASIONAL | 20 Oktober 2021

Tangkap 2 Kader Golkar, KPK Tegaskan Tak Berpolitik

Penegasan tak berpolitik disampaikan Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar saat dikonfirmasi mengenai langkah KPK menetapkan Bupati Kuansing Andi Putra.

NASIONAL | 20 Oktober 2021

Jokowi: Daerah Harus Fokus pada Produk Unggulan, Jangan Latah

Ketika ada daerah lain yang menanam karet, maka semua daerah ramai-ramai menanam karet.

NASIONAL | 20 Oktober 2021

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Jokowi Minta Bupati Kontrol Lapangan di Sekolah dan RS

Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta para bupati di seluruh Indonesia terus-menerus melakukan kontrol lapangan terutama di sekolah dan di rumah sakit.

NASIONAL | 20 Oktober 2021

Video: Ribuan Burung Pipit Mati Mendadak Diduga Akibat Cuaca Ekstrem

Belum lama ini, masyarakat dihebohkan dengan matinya burung pipit yang berjatuhan di kawasan Gianyar Bali. Kejadian serupa terjadi di lingkungan Pemkot Cirebon.

NASIONAL | 20 Oktober 2021

Hari Santri, Kemenag Gelar Wayang Virtual Semar Bangun Pesantren

Gelaran ini diharapkan dapat menjadi refleksi bagi santri dan masyarakat umum dalam memperkuat harmoni antara agama dan budaya.

NASIONAL | 20 Oktober 2021

Terima Audiensi Apkasi, BPK Bahas Pengelolaan Keuangan Negara

BPK menekankan, tidak menjadi alasan bagi siapapun baik bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk melanggar ketentuan perundang-undangan.

NASIONAL | 20 Oktober 2021

BMKG: Sejumlah Daerah di Indonesia Berpotensi Hujan Lebat

BMKG memprakirakan sejumlah daerah di Indonesia mengalami hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

NASIONAL | 20 Oktober 2021

Jateng Terapkan Aplikasi “Mangan Mendoane Rini” Cegah Praktik Korupsi Obat di RS

Inovasi "Mangan Mendoane Rini" diterapkan RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Banyumas, Purwokerto untuk menghilangkan praktik kolusi dan korupsi pengadaan obat.

NASIONAL | 20 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Pinjol Ilegal


# Molnupiravir


# Liga Champions



TERKINI
Terlibat dalam Sebagian Besar Penculikan di Haiti, Ini Sepak Terjang Geng “400 Mawozo”

Terlibat dalam Sebagian Besar Penculikan di Haiti, Ini Sepak Terjang Geng “400 Mawozo”

DUNIA | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings