DIY Belum Terima Data Jatah Vaksin Covid-19
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

DIY Belum Terima Data Jatah Vaksin Covid-19

Minggu, 25 Oktober 2020 | 18:24 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / YUD

Yogyakarta, Beritasatu.com - Pemberian vaksin Covid-19 akan diluncurkan Pemerintah Pusat mulai bulan November mendatang. Namun Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta belum mengetahui secara detail peruntukan dari vaksin tersebut.

Seperti disampaikan Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X pekan lalu, Pemda DIY masih belum mengumumkan berapa jumlah jatah vaksin untuk warga DIY, karena memang belum ada kepastian dari Pemerintah Pusat.

Menurut Sultan HB X, dari 100 juta vaksin itu, akan disebar ke seluruh provinsi dan skala prioritasnya sudah ditentukan. Namun DIY belum menerima kejelasannya.

"Yang diketahui, prioritasnya kan untuk tenaga kesehatan karena risikonya paling besar. Itu tahap pertama ada 100 juta vaksin dibagi ke seluruh provinsi, termasuk DIY," kata Sultan, Minggu (25/10/2020).

Untuk itu, Sultan pun menggaris-bawahi, jika prioritas utama penerima vaksin tersebut selain tenaga kesehatan, pemberian vaksin diutamakan pula bagi kelompok usia 18 hingga 59 tahun untuk tahap pertama.

"Balum ada presentasinya, saya belum tahu persis. Dan diutamakan tahap pertama ini umur 18 sampai 59 tahun. Ya tidak apa-apa," jelas Sultan.

Namun, Sultan berharap pemberian vaksin tersebut dilakukan secara berkesinambungan hingga seluruh masyarakat mendapatkannya dan ekonomi bangsa segera bangkit kembali.

Menurut Sultan, sampai saat ini masih belum diberitahukan skema pemberian vaksin ke depan seperti apa, khususnya untuk wilayah DIY.

Terpisah, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DIY, Trisno Agung Wibowo saat ditanya tentang perkembangan rencana vaksinasi tenaga medis di DIY, ia mengatakan belum mendapat surat resmi dari Kemenkes mengenai hal itu.

Namun, menurutnya, pendataan sudah sempat dilakukan oleh Dinas Kesehatan DIY terkait para calon penerima vaksin.

“Vaksin untuk tenaga kesehatan sampai hari ini belum ada surat resmi, saya enggak bisa bicara, ndak nanti keliru. Kalau pendataan sudah beberapa lama, termasuk di Dinas Kesehatan provinsi. Tapi surat resmi kami belum ada,” ujarnya, Sabtu (24/10/2020).

Sedang Direktur Utama RSUP Dr Sardjito, dr Rukmono Siswishanto menjelaskan, Kemenkes masih perlu menyelesaikan izin BPOM dan sertifikasi halal vaksin.

“Bersamaan dengan itu juga dilakukan pendataan bagi siapa yang akan diberikan vaksin,”terangnya.

Dikatakan, Kemenkes telah mengirimkan pemberitahuan bahwa RSUP Dr Sardjito diminta untuk menyiapkan data seluruh pegawai yang akan menerima vaksin.

Namun, soal kepastian pemberiannya, belum diketahui.

“Sekarang sedang dilakukan pendataan bagi yang akan diberikan vaksin. Artinya itu secara nasional, tidak hanya di Sardjito, seluruh RS sudah dilakukan pendataan oleh Kemkes,” terangnya.

Pemberian vaksin pun perlu persiapan-persiapan khusus, antara lain melatih petugas, hingga menyiapkan sarana agar vaksin tidak rusak.

Dikatakan, vaksin akan diberikan kepada seluruh pegawai yang kurang lebih berjumlah 3.000 orang.

“Ke semua pegawai, ASN (aparatur sipil negara), semua akan dapat. Di RSUP Dr Sardjito ada sekitar 3.000 orang. Kami masih menunggu,” ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Buntut Komodo Halang Truk, KLHK Didesak Lindungi TNK Komodo

Anggota DPR asal NTT dari Fraksi PDI Perjuangan meminta KLHK menjadi benteng pertahanan terakhir dalam melindungi binatang purba Komodo di NTT dari kepunahan.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Polda Jateng: Patuhi Protokol Kesehatan Saat Libur Panjang

Sesuai koordinasi antarinstansi akan dilakukan rapid test secara random.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Pilwakot Solo, Bagyo-Suparjo Jemput Bola ke Warga Terapkan 3 M

Dengan kampanye tersebut, FX Suparjo meyakini bahwa dalam pemilihan nanti ia akan meraup dukungan.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Tiga Dusun di Ciparay Kabupaten Bandung Terendam Banjir

Ketiga dusun yang terdampak banjir ialah Dusun Cinangka, Dusun Cikopo dan Dusun Karasak.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Membelot, Lima Kader PDIP Jateng Dipecat

Lima kader PDIP yang dipecat tersebut berasal dari Kabupaten Semarang, Blora, Demak, dan Klaten.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Keluarga Minta Jasad Cai Changpan Dikembalikan ke Tiongkok

Hingga kini belum ada pihak keluarga yang mendatangi RS Polri untuk melihat jasad narapidana itu.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Gus Nur Resmi Dijebloskan ke Tahanan Bareskrim

Gus Nur ditahan di Rutan Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan untuk memudahkan proses pemeriksaan.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Kembangkan Sepeda Listrik, Gubernur NTB Teken MoU dengan PLN

Program Pemprov NTB mengembangkan dan memproduksi kendaraan listrik merupakan langkah strategis untuk masa depan.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Sepanjang Tahun 2020, 113 Oknum Polri Dipecat

Pemecatan sebagai bentuk komitmen Korps Bhayangkara dalam menindak tegas jajarannya yang melanggar hukum, apalagi terkait narkoba.

NASIONAL | 25 Oktober 2020

Gubernur Herman Deru Hentikan Semua Penambangan Ilegal di Sumsel

Terjadi longsor di lokasi penambangan batu bara ilegal yang menewaskan 11 penambang.

NASIONAL | 23 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS