Survei Indikator: 50,2% Masyarakat Inginkan Pilkada Ditunda
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Survei Indikator: 50,2% Masyarakat Inginkan Pilkada Ditunda

Minggu, 25 Oktober 2020 | 21:46 WIB
Oleh : Robertus Wardy / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Sebanyak 50,2 % masyarakat berpendapat sebaiknya Pilkada Serentak 2020 ditunda. Hal itu karena penyebaran virus corona atau Covid-19 masih tinggi dan belum sepenuhnya bisa dikendalikan.

Hal itu terungkap dalam hasil survei lembaga Indikator Politik Indonesia dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (25/10/2020). Survei dilakukan tanggal 24-30 September 2020 dengan mengambil sampel sebanyak 1.200 responden. Mereka dipilih secara acak dari kumpulan sampel acak survei tatap muka langsung yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada rentang Maret 2018 hingga Maret 2020. Survei mengambil tingkat toleransi kesalahan (margin of error) 2,9 peren pada tingkat kepercayaan 95 %.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menjelaskan secara umum, separuh warga menilai sebaiknya pelaksanaan Pilkada serentak ditunda yaitu 50,2 %. Sebaliknya, yang menilai Pilkada serentak sebaiknya tetap dilaksanakan sedikit lebih rendah, sekitar 43,4 %.

“Pada wilayah-wilayah yang akan diselenggarakan Pilkada serentak, pembelahan lebih merata, tapi dibandingkan dengan pola secara umum tidak berbeda signifikan. Kemudian pada wilayah-wilayah yang tidak diselenggarakan Pilkada, penundaan menjadi opsi yang lebih banyak dipilih, jaraknya lebih jauh ketimbang yang memilih opsi Pilkada tetap diselenggarakan,” kata Burhan.

“Sekitar 57.4 % responden tinggal di wilayah dimana akan diselenggarakan Pilkada serentak Desember mendatang,” jelas Burhan.

Hasil survei, lanjut Burhan, publik terbelah dalam menilai apakah Pilkada serentak sebaiknya ditunda atau tetap diselenggarakan. Pada kelompok responden yang berada di wilayah yang akan menyelenggarakan Pilkada, sekitar 47,9 % menilai sebaiknya Pilkada ditunda pelaksanaannya. Sementara 46,3 % menilai Pilkada sebaiknya tetap dilaksanakan karena tidak tahu kapan pandemi berakhir.

Hasil survei juga memperlihatkan seandainya Pilkada serentak tetap diselenggarakan, potensi partisipasi juga tampak rendah. Hanya 43,9 % responden yang berada di wilayah yang akan melaksanakan Pilkada serentak Desember mendatang, menyatakan akan datang ke TPS. Sementara 42,7 % menyatakan tidak akan datang ke TPS.

“Seandainya Pilkada serentak tetap diselenggarakan, mayoritas menilai metode pemilihan tetap dilakukan di TPS sebanyak 57,2 %. Kegiatan kampanye dilakukan secara terbatas, tertutup dengan peserta maksimal 50 orang didukung 45,4 % masyarakat. Adapun kampanye secara virtual atau daring didukung 33,9 % masyarakat,” tutup Burhan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wapres Minta Kepala Daerah Pastikan Keluarga Miskin Ekstrem Terima Bantuan

Wapres Maruf Amin meminta para kepala daerah untuk memastikan seluruh rumah tangga yang masuk dalam kategori miskin ekstrem menerima seluruh program bantuan.

NASIONAL | 28 September 2021

Pemuda Pegiat Mangrove Minta Beasiswa kepada Jokowi

Seorang pemuda pegiat mangrove di Bengkalis, Riau bernama Kasbul Asror meminta mendapat beasiswa saat bertemu Presiden Jokowi. Asror meminta beasiswa kursus.

NASIONAL | 28 September 2021

Jubir Presiden Benarkan Kapolri Ingin Rekrut Novel Baswedan Cs

Jubir Presiden, Fadjroel Rachman membenarkan informasi yang menyatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ingin merekrut 56 pegawai KPK yang tak lolos TWK.

NASIONAL | 28 September 2021

Megawati Minta Para Kepala Daerah PDIP Siapkan Peta Jalan Tanggap Bencana

Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri meminta para kepada daerah dari PDIP untuk mempersiapkan peta jalan tanggap bencana.

NASIONAL | 28 September 2021

Rencana Buka Prodi Kedokteran, PresUniv Kerja Sama dengan Unpad

Rencana PresUniv membangun Prodi Kedokteran maju selangkah dengan menggandeng Unpad dalam deklarasi pembinaan/pendampingan.

NASIONAL | 28 September 2021

Sekolah Tatap Muka, Sekolah dan Orang Tua Wajib Jaga Prokes Anak

Untuk menghindari klaster baru, sekolah dan orang tua wajib menjaga protokol kesehatan (prokes) pada anak.

NASIONAL | 28 September 2021

Menhub Minta Fasilitas PCR di Bandara Soekarno-Hatta Ditambah

Menhub Budi Karya Sumadi meminta PT Angkasa Pura II menambah fasilitas tes PCR di terminal kedatangan internasional Bandara Soekarno-Hatta.

NASIONAL | 28 September 2021

Bersurat ke Jokowi, Kapolri Ingin Rekrut Novel Baswedan Cs

Kapolri Jenderal Listyo Sigit berkirim surat ke Presiden Jokowi dan meminta untuk merekrut 56 pegawai KPK yang tak lolos TWK, termasuk Novel Baswedan.

NASIONAL | 28 September 2021

Pabrik Danone di Banyuwangi Raih Sertifikat Emas dari GBC

Sertifikasi emas untuk pabrik Danone Aqua di Banyuwangi menunjukkan perkembangan green building yang luar biasa di Indonesia.

NASIONAL | 28 September 2021

Nyemplung Tanam Mangrove, Jokowi: Yang Lain Tidak Usah Ikut, Biar Saya Saja

Presiden Jokowi pun memutuskan untuk nyemplung dan tetap melakukan penanaman mangrove bersama masyarakat dan komunitas pegiat lingkungan.

NASIONAL | 28 September 2021


TAG POPULER

# Citilink


# PTM


# Piala Sudirman


# Interpelasi Formula E


# Pengobat Alternatif Ditembak



TERKINI
Desakan Dicoret dari APBD, Wagub: Anggaran Formula E Bisa dari Publik, Swasta, atau Sponsor

Desakan Dicoret dari APBD, Wagub: Anggaran Formula E Bisa dari Publik, Swasta, atau Sponsor

MEGAPOLITAN | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings