AirNav Indonesia Peringatkan Bahaya Layangan Bagi Penerbangan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (3.49)   |   COMPOSITE 6258.75 (33.25)   |   DBX 1361.34 (0.42)   |   I-GRADE 179.18 (1.41)   |   IDX30 502.509 (3.5)   |   IDX80 134.874 (0.99)   |   IDXBUMN20 393.542 (2.29)   |   IDXESGL 138.721 (1.04)   |   IDXG30 140.869 (0.73)   |   IDXHIDIV20 444.908 (3.39)   |   IDXQ30 144.657 (0.96)   |   IDXSMC-COM 296.3 (1.57)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (4.05)   |   IDXV30 132.413 (2.15)   |   INFOBANK15 1051.36 (5.92)   |   Investor33 433.839 (2.98)   |   ISSI 179.41 (1.13)   |   JII 608.801 (4.3)   |   JII70 214.954 (1.52)   |   KOMPAS100 1205.85 (8.78)   |   LQ45 941.363 (6.94)   |   MBX 1692.14 (10.5)   |   MNC36 321.868 (2.02)   |   PEFINDO25 321.871 (0.09)   |   SMInfra18 304.318 (4.08)   |   SRI-KEHATI 368.746 (2.68)   |  

AirNav Indonesia Peringatkan Bahaya Layangan Bagi Penerbangan

Senin, 26 Oktober 2020 | 15:54 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – AirNav Indonesia mengingatkan kepada masyarakat mengenai bahaya menerbangkan layangan, khususnya di sekitar area bandara.

Direktur Utama AirNav Indonesia, M. Pramintohadi Sukarno menyatakan bahwa layang-layang yang diterbangkan di sekitar area bandara dapat membahayakan pesawat udara yang lepas landas dan mendarat di bandara tersebut.

“Bahaya layang-layang bagi pesawat udara adalah jika terhisap mesin pesawat udara, maka dapat membuat gangguan mesin hingga mesin pesawat udara mati. Jika tersangkut pada aileron atau sirip pesawat, maka dapat menyebabkan gangguan pada kemudi pesawat udara. Jika tersangkut pada cockpit pesawat, maka dapat mengganggu sensor-sensor pada pesawat udara seperti sensor ketinggian dan sensor cuaca, serta mengakibatkan pesawat udara tidak dapat mendarat,” papar Pramintohadi melalui keterangan tertulis, Senin (26/10/2020).

AirNav Indonesia, tambah dia, kembali mengeluarkan imbauan ini menyusul kejadian menyangkutnya layang-layang berukuruan 50 cm pada pesawat Citilink QZ-1107 rute Halim Perdanakusuma (HLP) – Bandara Adi Sutjipto (JOG) pada, Jumat (23/10/2020) lalu.

“Beruntung pesawat berjenis ATR tersebut masih bisa mendarat dengan selamat. Pada saat kejadian, ATC yang bertugas di menara pemandu lalu lintas Bandara Adi Sutjipto sebelumnya telah memperingatkan pesawat yang akan mendarat untuk waspada terhadap layang-layang yang diterbangkan di sekitar area bandara,” ungkapnya.

Dijelaskannya, para petugas menara pemandu lalu lintas telah bekerja sesuai dengan standar operasinal prosedur (SOP) yang berlaku. “Saat ada pilot report yang melaporkan melihat layang-layang di sekitar bandara, prosedurnya kami akan memberikan peringatan kepada pilot lain, terutama yang akan mendarat di area bandara tersebut. Selain peringatan kepada pilot, bahkan setelah kejadian kami melakukan penyisiran dan sosialisasi kepada warga di sekitar Bandara Adi Sutjipto berkolaborasi dengan TNI AU dan Angkasa Pura I,” ujar Pramintohadi.

Sosialisasi yang disampaikan kepada masyarakat, menurut Pramintohadi, antara lain adalah mengenai laranga menerbangkan balon udara dalam radius 5 mil (8.045 m) dari setiap bandar udara, seperti yang terdapat pada Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KM 9 tahun 2009 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 101 tentang Balon Udara yang Ditambatkan, Layang-Layang, Roket Tanpa Awak dan Balon Udara Bebas Tanpa Awak.

“Kami juga menyampaikan sanksi bagi penerbang layang-layang yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan adalah tiga tahun penjara dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sembuh dari Covid 19, Arief Budiman Kembali Pimpin KPU

Setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, Arief Budiman kembali bertugas sebagai Ketua KPU mulai Selasa (27/10/2020) besok.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Legislator: Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme Harus Sesuai UU Induknya

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menilai Perpres tentang Pelibatan TNI dalam menanggulangi aksi terorisme harus sesuai dengan UU 34/2004 dan UU 5/2018.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Kejaksaan Lakukan Penyelidikan 1.477 Perkara

Dari rekapitulasi upaya penyelidikan tersebut¬łada sebanyak upaya penyidikan sebanyak 986 perkara.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

99% Kebutuhan Darah di Jateng Terpenuhi oleh Pendonor Sukarela

Pendonor darah sukarela menjadi benteng terkuat pemenuhan kebutuhan darah di Jawa Tengah.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Jokowi Sebut Angka Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Lebih Tinggi Dibanding Dunia

Saat ini rata-rata angka kesembuhan di Indonesia sudah mencapai 80,51 persen.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Teman Bus Telah Layani 1 Juta Perjalanan Pelanggan

Teman Bus, layanan angkutan perkotaan berbasis aplikasi dari Kementerian Perhubungan (Kemhub), telah melayani 1 juta perjalanan pelanggan.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

UU Ciptaker Buka Peluang Ketersediaan Lapangan Kerja

Omnibus Law UU Cipta Kerja bisa menjadi solusi dalam menghadapi sulitnya perekonomian global akibat pandemi Covid-19.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Erupsi Gunung Merapi Diprediksi Tidak Bakal Sebesar 2010

BPPTKG menyebutkan bahwa erupsi yang diperkirakan akan terjadi di Gunung Merapi ke depan tidak akan sebesar erupsi pada 2010.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Jateng Antisipasi Bencana dan Libur Panjang

Tim Gabungan Kesiapsiagaan Bencana akan pro aktif dengan memulai mengolah data prediksi dari BMKG, membuat peta bencana, termasuk infrastruktur.

NASIONAL | 26 Oktober 2020

Ratusan Kasus Pidana Selesai Secara Restoratif, Kinerja Kejagung Diapresiasi

Kinerja Kejaksaan Agung menyelesaikan lebih dari 100 kasus pidana ringan dengan cara restoratif atau jalan damai dipandang memenuhi rasa keadilan masyarakat.

NASIONAL | 26 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS