Rekening Bermasalah, 153.220 Pekerja Belum Bisa Terima Bantuan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Rekening Bermasalah, 153.220 Pekerja Belum Bisa Terima Bantuan

Senin, 26 Oktober 2020 | 16:14 WIB
Oleh : Herman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), pemerintah salah satunya menggulirkan program Bantuan Subsidi Upah/Gaji (BSU) untuk pekerja peserta BPJamsostek dengan gaji di bawah Rp 5 juta. Subsidi ini diberikan dalam bentuk uang sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan.

Ada sebanyak 2,4 juta pekerja yang datanya telah selesai divalidasi oleh BPJamsostek sebagai penerima BSU. Sebagian besar sudah menerima bantuan tersebut, tetapi masih ada sebanyak 153.220 rekening yang bermasalah dan belum bisa disalurkan.

Direktur Kelembagaan dan Kerja Sama Hubungan Industrial Kementerian Ketenagakerjaan, Aswansyah mengungkapkan, dalam penyaluran BSU, ada beberapa kendala yang dijumpai. Antara lain adanya rekening penerima bantuan yang bermasalah seperti duplikasi, tutup, tidak valid, dibekukan,atau tidak sesuai NIK. Kendala lainnya adalah data yang dikirim BPJamsostek tidak valid.

“Untuk menyelesaikan kendala tersebut, kami terus berkoordinasi dengan BPJamsostek terkait validasi data penerima bantuan. Kami juga berkoordinasi dengan bank penyalur terkait rekening yang bermasalah, serta membuat posko pengaduan dan sistem cek data calon penerima online di portal Sisnaker,” kata Aswansyah dalam acara diskusi secara virtual, Senin (26/10/2020).

Hingga gelombang ke-6, Aswansyah mengungkapkan terdapat 153.220 rekening yang bermasalah, sehingga penyaluran BSU belum bisa dilakukan. “Kami masih menunggu pihak bank untuk menyalurkan hingga awal bulan Desember 2020,” jelasnya.

Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BPJamsostek, Irvansyah Utoh Banja mengungkapkan, BSU tadinya ditargetkan dapat menjangkau 15,7 juta pekerja dengan gaji di bawah Rp 5 juta berdasarkan data BPJamsostek. Tetapi dalam proses validasi data hingga 30 September 2020, yang berhasil dikumpulkan BPJamsostek sebanyak 14,8 juta data pekerja. Sisanya tidak masuk dalam data BPJamsostek lantaran pihak perusahan tidak memberikan nomor rekening pekerja sampai batas waktu yang ditentukan.

Kemudian setelah dilakukan verifikasi dan validasi kembali, didapatkan angka 12,4 juta data pekerja yang lolos sebagai penerima bantuan dan diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan untuk ditindaklanjuti.

“Data yang tidak bisa dilanjutkan ada sebanyak 2,4 juta. Antara lain karena tidak memenuhi kriteria yang diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 14 Tahun 2020. Ada juga yang tidak berhasil kami konfirmasi ulang karena berbagai sebab, antara lain nomor rekeningnya duplikasi, NIK-nya juga duplikasi, dan sebab-sebab lain. Ini juga sudah kami konfirmasi ke perusahaan tempat pekerja tersebut bekerja. Tetapi sampai 30 September 2020, kami tidak mendapatkan respon yang sesuai dengan kebutuhan,” kata Irvansyah.

Beberapa syarat penerima BSU antara lain Warga Negara Indonesia (WNI), terdaftar sebagai peserta aktif BPJamsostek, kepesertaan sampai dengan Juni 2020, upah terakhir di bawah Rp 5 juta, dan memiliki rekening bank yang aktif.

Sementara itu, Koordinator Advokasi BPJs Watch, Timboel Siregar mengkritisi jumlah penerima BSU yang hanya 12,4 juta pekerja, padahal targetnya sebanyak 15,7 juta pekerja. Menurut dia, seharusnya pemerintah bisa tetap menyalurkan bantuan subsidi upah kepada pekerja yang berhak, meskipun pekerja tersebut tidak memiliki rekening di bank.

“Bantuan Subsidi Upah ini sebetulnya sangat baik untuk membantu pekerja dengan penghasilan di bawah Rp 5 juta. Tetapi memang persoalannya yang baru bisa dieksekusi hanya 12,4 juta pekerja. ini yang waktu itu kami kritik terkait Permenaker 14/2020, karena faktanya kan banyak pekerja kita yang belum punya rekening. Jadi bagaimana kalau pemberian bantuan itu dikombinasi melalui kantor pos,” kata Timboel.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Menag Klarifikasi Pernyataan Kemenag Hadiah untuk NU

Menag Yaqut Cholil Qoumas memberi klarifikasi terkait pernyataannya menyebutkan Kementerian Agama (Kemenag) hadiah untuk Nahdlatul Ulama (NU).

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Kasus Suap Dodi Reza Alex Noerdin, KPK Sita Uang dan Dokumen di 2 Lokasi

KPK menemukan sejumlah uang dan dokumen terkait kasus dugaan suap sejumlah proyek yang menjerat Dodi Reza Alex Noerdin.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Sidang Suap Eks Penyidik KPK Hadirkan Azis Syamsuddin Jadi Saksi

Selain Azis Syamsuddin dalam persidangan hari ini, tim Jaksa KPK juga menghadirkan mantan Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Perluasan Ganjil Genap, Tiga Hari Pertama Pelanggar Hanya Diberi Teguran

Pelanggar ganjil genap hanya diberi teguran sampai hari Rabu, selanjutnya diambil tindakan tegas.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Sah, Ivan Yustiavandana Jabat Kepala PPATK

Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menyaksikan pengucapan sumpah Ivan Yustiavandana sebagai Kepala PPATK.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

7 Tips yang Membantu Anak dalam Masa Transisi dari TK ke SD

Masa transisi dari Taman Kanak-kanak ke Sekolah Dasar adalah langkah besar bagi seorang anak.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Presiden Jokowi Terima Surat Kepercayaan Sembilan Duta Besar Negara Sahabat

Jokowi secara berturut-turut menerima surat kepercayaan dari sembilan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara-negara sahabat.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori Meninggal Dunia

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Muhammad Hudori meninggal dunia, di Rumah Sakit MRCC Siloam Hospital Jakarta, Minggu malam

NASIONAL | 24 Oktober 2021

Penduduk Miskin Ekstrem di Karawang Capai 106.780 Jiwa

Bappeda Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyatakan, angka kemiskinan di kabupaten tersebut pada 2020 mencapai 195.410 jiwa

NASIONAL | 24 Oktober 2021

Kebakaran Terjadi di Pasar Sentral Wosi Manokwari

"Kobaran api terlihat besar sekira pukul 22.00 WIT, belum tahu persis sumber api," kata Alif.

NASIONAL | 24 Oktober 2021


TAG POPULER

# Tes PCR


# Greysia Polii/Apriyani Rahayu


# Cristiano Ronaldo


# PSIS


# Sekjen Kemendagri



TERKINI
PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp 13,48 Triliun per September 2021

PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp 13,48 Triliun per September 2021

EKONOMI | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings