Logo BeritaSatu

BNN: Waspada! Perang Asimetris Narkotika Incar Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2020 | 12:53 WIB
Oleh : Carlos Roy Fajarta / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengingatkan masyarakat Indonesia agar mewaspadai perang asimetris narkotika antarnegara yang salah satunya mengincar generasi muda Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Ketua Kelompok Ahli Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol (Purn) Ahwil Luthan dalam dialog webinar yang diselenggarakan Beritasatu Media Holdings (BSMH) dengan tema "92 Tahun Sumpah Pemuda: Mengatasi Bahaya Laten", di Jakarta, Selasa (27/10/2020).

BNN: Waspada! Perang Asimetris Narkotika Incar Generasi Muda

"Ada tiga bahaya laten: terorisme, narkotika, dan korupsi. Narkoba bisa digunakan oleh elemen bahaya laten lainnya. Ada studi komparatif yang menyebutkan narkoba dijadikan sebagai perang asimetris dengan menghancurkan karakter generasi muda," ujar Ahwil Luthan.

Ia menyebutkan narkoba merusak otak, terorisme mencuci otak, korupsi mengubah otak.

Para bandar narkotika mengincar generasi yang ada pada rentang usia kerja atau produktif karena mereka yang memiliki penghasilan.

Bahaya laten dari persoalan radikalisme, terorisme, narkotika mengancam 68% dari 274 juta penduduk Indonesia saat ini yang berada di usia produktif. Dari usia produktif tersebut jumlah generasi milenial sebesar 50%.

Berdasarkan dta BNN, angka prevalensi nasional mengalami peningkatan 0,03% pada 2019 karena penyalahgunaan NPS (narkoba sintetis atau jenis psikotropika baru). Namun angka prevalensi dari mantan pengguna turun dari 2,40% (4,53 juta penduduk) menjadi 1,80% (3,41 juta penduduk) atau turun 0,6% (1 juta penduduk).

Indonesia, menurut Ahwil Luthan, rawan darurat narkoba. Alasannya, letak geografis negeri ini terbuka. Dari sisi demografi, jumlah penduduk sangat besar sebagai pasar narkoba. Selain itu sistem penegakan hukum belum mampu memberikan efek jera dan modus operandi serta variasi jenis narkoba terus berkembang.

Ahwil bahkan menyebutkan kenyataan bahwa lapas kini bertransformasi menjadi pusat kendali peredaran gelap narkotika.

Untuk memudahkan koordinasi penanganan narkotika Presiden mengeluarkan Inpres No 2/2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika tahun 2020-2024 dengan melibatkan seluruh institusi dan pemegang jabatan.

BNN: Waspada! Perang Asimetris Narkotika Incar Generasi Muda

"Dengan adanya Inpres ini diharapkan antarinstansi dapat melaksanakan koordinasi, memiliki integritas, sinkronisasi, simplifikasi, dan sinergitas. Kita juga perlu memutus suplai, mengurangi permintaan, perawatan rehabilitasi yang dilaksanakan pemerintah dengan secara aktif melibatkan masyarakat mulai dari institusi keluarga, dan swasta," tandas Ahwil Luthan.

Ahwil Luthan mengungkapkan adanya ancaman teknologi informasi yang digunakan untuk peredaran narkotika melalui media sosial, website, deep web market, dan cryptomarket.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

2 Eks KPK Perkuat Tim Pengacara Sambo dan Putri Candrawathi

Dua eks pegawai KPK, yakni Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang, memperkuat tim pengacara Sambo dan Putri Candrawathi.

NEWS | 28 September 2022

Pakar Dukung Jokowi Lakukan Reformasi Hukum di Indonesia

Penegasan Presiden Jokowi mengenai perlu adanya reformasi hukum di Indonesia disambut baik oleh pakar hukum pidana.

NEWS | 28 September 2022

Rusia Usir Diplomat Jepang yang Dituduh Spionase

Rusia mengusir diplomat Jepang yang dituduh melakukan spionase. FSB telah menghentikan aktivitas spionase di Konsulat Jenderal Jepang di Vladivostok.

NEWS | 28 September 2022

Eks Pegawai KPK Rasamala Aritonang Jadi Pengacara Sambo, Ini Alasannya

Eks Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rasamala Aritonang menjadi kuasa hukum Ferdy Sambo

NEWS | 28 September 2022

Tim Pengacara Ferdy Sambo Janjikan Pembelaan yang Fair

Tim pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi janji bakal memberikan pembelaan yang fair (adil) sesuai prinsip peradilan, kepada kliennya

NEWS | 28 September 2022

Latihan Militer, AS Akan Kerahkan HIMARS ke Latvia

Amerika Serikat (AS) akan mengerahkan sistem roket HIMARS untuk latihan militer ke Latvia, negara tetangga Rusia.

NEWS | 28 September 2022

KPK Cecar Zumi Zola soal Uang ke Anggota DPRD Jambi

KPK memeriksa eks Gubernur Jambi Zumi Zola sebagai saksi, Selasa (27/9/2022) dugaan suap pada pembahasan RAPBD Jambi

NEWS | 28 September 2022

KPK Ungkap 3 Hal yang Dapat Buat Penyidikan Lukas Enembe Dihentikan

KPK memaparkan tiga hal yang dapat membuat penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi Gubernur Papua Lukas Enembe dihentikan.

NEWS | 28 September 2022

Jokowi Minta Penyaluran Bantuan Subsidi Upah Terus Dipercepat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) terus dipercepat, sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat.

NEWS | 28 September 2022

Sudah Berlarut-larut, ICW Desak KPK Jemput Paksa Lukas Enembe

ICW terus mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan upaya jemput paksa terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe

NEWS | 28 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kolaborasi Tya Ariestya dan BNB Kenalkan Brand <em>Fashion</em>

Kolaborasi Tya Ariestya dan BNB Kenalkan Brand Fashion

LIFESTYLE | 22 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings