Bahaya Laten Radikalisme Masih Perlu Diwaspadai
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bahaya Laten Radikalisme Masih Perlu Diwaspadai

Selasa, 27 Oktober 2020 | 16:05 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra mengatakan, gerakan radikalisme berbasis agama masih tetap menjadi bahaya laten dan perlu tetap diwaspadai. Untuk itu, Azyumardi meminta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Densus 88 Antiteror Polri untuk terus bekerja melakukan deradikalisasi dan kontra-radikalisasi.

"Ini tetap harus diwaspadai program deradikalisasi harus tetap jalan kontra-radikalisasi harus tetap berjalan," kata Azyumardi dalam webinar "92 Tahun Sumpa Pemuda: Mengatasi Bahaya Laten" yang digelar Beritasatu Media Holdings, Selasa (27/10/2020).

Azyumardi mengatakan gerakan radikalisme berbasis agama saat ini sedang dorman atau tidur. Saat ini yang tersisa hanya sel-sel kecil yang sedang diburu Densus 88.

Hal itu setidaknya tercermin dari minimnya aksi terorisme besar dalam beberapa tahun terakhir. Menurut Azyumardi hal ini tidak terlepas dari keberhasilan BNPT dan Polri dalam menjalankan program deradikalisasi, kontra-radikalisasi serta memburu sel-sel kelompok teroris.

Apalagi, sumber gerakan inspirasi kelompok radikal di Timur Tengah, seperti ISIS saat ini semakin lumpuh. Dengan demikian, kalaupun terdapat gerakan radikalisme, tidak sampai membahayakan dalam skala nasional.

"Menurut saya bahaya yang akan muncul tidak dalam skala nasional," katanya.

Selain bahaya laten radikalisme, Azyumardi menyatakan, saat ini Indonesia menghadapi bahaya laten lainnya, yakni kesenjangan sosial dan ekonomi sebagai dampak dari pandemi corona atau Covid-19. Sebelum pandemi, jumlah orang miskin di Indonesia sekitar 26 juta dan saat ini angkanya melonjak menjadi sekitar 40 juta.

Azyumardi mengingatkan pemerintah untuk segera menanggulangi persoalan ini agar tidak merembet menjadi kegaduhan politik.

"Saya kira harus diwaspadai pemerintah yang harus menempuh langkah-langkah untuk menenangkan masyarakat apalagi sekarang ditambah. Saya kira juga bahaya laten itu adalah kegaduhan politik," katanya.

Menurutnya, demo-demo yang berujung rusuh dapat menimbulkan instabilitas kondisi politik. Azyumardi khawatir jika gejolak sosial, ekonomi dan politik ini ditunggangi oleh kelompok-kelompok radikal, baik "kelompok kanan" maupun "kelompok kiri" untuk mencapai tujuan mereka. Untuk itu, Azyumardi meminta pemerintah untuk membuka dialog dengan berbagai kelompok elemen masyarakat secara serius dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang terjadi.

"Saya menyarankan kepada pemerintah sebetulnya ya, supaya dialog-dialog yang serius begitu jadi tidak hanya sekadar basa-basi supaya ini masalah bisa diselesaikan," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Anggota DPR Dukung Usaha Pemerintah Berangus KKB Papua

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Golkar Dave Laksono mendukung upaya pemerintah dalam memberangus KKB di Papua yang telah menyerang warga sipil hingga nakes.

NASIONAL | 23 September 2021

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polri: Kasusnya Sangat Kompleks

Teka-teki siapa pelaku pembunuh Tuti Suhartini (55) dan anaknya Amalia Mustika Ratu (23), di Subang, Jawa Barat, belum terpecahkan.

NASIONAL | 23 September 2021

LPEI Bantu Pemkab Samosir Percepat Herd Immunity

LPEI mendukung program vaksinasi yang sedang dijalankan Pemkab Samosir untuk mempercepat herd immunity.

NASIONAL | 23 September 2021

Setara Institute Nilai Pejabat Makin Alergi dengan Kritik dari Masyarakat

Setara Institute menilai para pejabat semakin alergi dengan kritik dari masyarakat. Hal ini tercermin dari pelaporan yang dilakukan pejabat terhadap masyarakat.

NASIONAL | 23 September 2021

Peserta Seleksi P3K Keluhkan Materi Sulit, Nadiem: Soal Disusun Guru

Mendikbudristek menyatakan, materi seleksi seleksi P3K Guru tahap I yang dikeluhkan sulit oleh peserta sebetulnya disusun oleh para guru

NASIONAL | 23 September 2021

Korban Mafia Tanah Kecewa Saat Salah Cegat Rombongan Presiden Jokowi

Unjuk rasa dan rencana mencegat rombongan Presiden Jokowi itu dilakukan Guru Besar IPB karena ingin ada kepastian terhadap kasus perampasan tanah miliknya.

NASIONAL | 23 September 2021

Satgas Harap PON Papua Tak Jadi Sumber Penularan Covid-19

Satgas berharap PON XX Papua tidak menjadi sumber penularan Covid-19, salah satunya adalah dengan memitigasi risiko penularan Covid-19

NASIONAL | 23 September 2021

Polisi Periksa 18 Saksi Terkait Kasus Napoleon Aniaya Muhammad Kace

Penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti untuk membuat terang kasus penganiayaan itu.

NASIONAL | 23 September 2021

Effendi Simbolon Nilai Labelisasi Teroris yang Dilakukan Mahfud MD Keliru

Anggota Komisi I DPR dari PDIP, Effendi Simbolon menilai labelisasi teroris gerakan referendum Papua yang dilakukan Menko Polhukam Mahfud MD hal yang keliru.

NASIONAL | 23 September 2021

Kemendikbudristek-DPR Bersepakat Tunda Pengumuman Hasil Seleksi P3K Guru

Kemendikbudristek dan Komisi X bersepakat menunda pengumuman hasil seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) Guru tahap I

NASIONAL | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
DKI Anggarkan Rp 1 Triliun untuk Normalisasi Sungai dan Waduk

DKI Anggarkan Rp 1 Triliun untuk Normalisasi Sungai dan Waduk

MEGAPOLITAN | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings