Hakim Putuskan Sidang Brigjen Prasetijo Utomo Dilanjutkan ke Pemeriksaan Saksi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.47 (0.2)   |   COMPOSITE 6359.21 (11.43)   |   DBX 1342.2 (24.41)   |   I-GRADE 184.288 (-0.3)   |   IDX30 516.126 (-0.7)   |   IDX80 138.807 (-0.33)   |   IDXBUMN20 408.536 (-2.89)   |   IDXESGL 142.044 (-0.25)   |   IDXG30 145.076 (0.14)   |   IDXHIDIV20 455.222 (-0.88)   |   IDXQ30 147.857 (-0.01)   |   IDXSMC-COM 298.089 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 362.717 (-1.32)   |   IDXV30 136.649 (-0.85)   |   INFOBANK15 1071.96 (1.29)   |   Investor33 444.599 (-0.31)   |   ISSI 184.85 (-0.31)   |   JII 633.797 (-1.51)   |   JII70 223.435 (-0.51)   |   KOMPAS100 1241.07 (-1.94)   |   LQ45 967.658 (-1.31)   |   MBX 1728.33 (-1.73)   |   MNC36 329.04 (-0.3)   |   PEFINDO25 326.697 (0.91)   |   SMInfra18 315.108 (-1.73)   |   SRI-KEHATI 378.138 (-0.15)   |  

Hakim Putuskan Sidang Brigjen Prasetijo Utomo Dilanjutkan ke Pemeriksaan Saksi

Selasa, 27 Oktober 2020 | 20:40 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memutuskan tidak menerima eksepsi atau nota keberatan terdakwa pembuatan surat jalan palsu, Brigjen Prasetijo Utomo. Hakim memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar perkara tersebut dilanjutkan pada tahap pemeriksaan saksi-saksi.

"Mengadili, menyatakan keberatan penasihat hukum tidak diterima. Memerintahkan penuntut umum melanjutkan pemeriksaan perkara atas ini," kata Ketua Majelis Hakim Muhammad Sirad saat membacakan putusan sela di PN Jakarta Timur, Selasa (27/10/2020).

Dalam pertimbangannya, Majelis Hakim menilai, surat dakwaan JPU telah menjelaskan secara rinci terkait perbuatan Brigjen Prasetijo dalam pembuatan surat jalan palsu untuk terpidana perkara pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali, Djoko Tjandra. Untuk itu, Hakim menyebut, nota keberatan Prasetijo tidak beralasan.

"Dakwaan penuntut umum telah merumuskan secara rinci dan tegas tentang fakta perbuatan materiel dan bagaimana terdakwa melakukan perbuatannya. Menimbang bahwa eksepsi terdakwa tidak beralasan untuk hukum," tegas Hakim Sirad.

Diketahui, dalam eksepsinya, Brigjen Prasetijo keberatan didakwa membuat dokumen palsu untuk Djoko Tjandra. Mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri itu pun tidak mengakui menyuruh anggotanya Dodi Jaya agar membuat surat jalan ke Pontianak untuk kepentingan Djoko Tjandra. Menurut Prasetijo dan tim kuasa hukumnya, Jaksa Penuntut Umum telah mengetahui hal tersebut dan terungkap dalam surat dakwaan.

"Dari narasi yang disusun Tim Jaksa Penuntut Umum tersebut, sesungguhnya Jaksa Penuntut Umum telah sangat mengetahui dan mengerti bahwa yang membuat surat jalan adalah Dodi Jaya," kata tim kuasa hukum, Iran Sahril Siregar, membacakan eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Irjen Napoleon Cs Jalani Sidang Kasus Red Notice Djoko Tjandra 2 November

Iran menyebut, surat palsu yang didakwakan kepada kliennya hingga perkara ini dilimpahkan ke Pengadilan Negari JakartaTimur barang buktinya tidak ditemukan. Untuk itu, surat dakwaan jaksa tidak relevan.

"Tidak ditemukan surat yang dibuat oleh Dodi Jaya dan Sri Rejeki Ivana Yuliawati sebagai barang bukti. Sehingga pembuktian tentang adanya surat palsu yang dibuat oleh terdakwa atau oleh Dodi Jaya atau Sri Rejeki tidak akan dapat dilakukan," kata Iran.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Periksa Saksi Ahli, Polisi Lengkapi Berkas Gus Nur

Gus Nur menyampaikan kepada penyidik bila banyak terjadi perubahan pada NU.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

LPSK Gandeng Australia Kembangkan Program Perlindungan Saksi dan Korban

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menjalin kerja sama dengan pemerintah Australia.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Tjahjo Tidak Setuju Hak Politik ASN Dicabut

Menteri PAN dan RB Tjahjo Kumolo tidak setuju dengan wacana adanya pencabutan hak politik aparatur sipil negara (ASN).

NASIONAL | 27 Oktober 2020

ASN Diminta Tidak Manipulasi Fasilitas Negara untuk Kepentingan Paslon

Aparatur sipil negara (ASN) diminta tidak memanipulasi fasilitas negara untuk kepentingan pasangan calon (paslon) dalam pemilihan kepala daerah (pilkada).

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Keberatan Djoko Tjandra Terkait Perkara Surat Jalan Ditolak Hakim

Dengan demikian, Hakim memerintahkan agar sidang perkara dugaan surat jalan palsu dengan terdakwa Doko Tjandra dilanjutkan.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Pemprov Sumut Siapkan Skema Vaksinasi Covid-19

Pemberian vaksin Covid-19 diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, anggota TNI, Polri, Satuan tugas (Satgas) dan Penanganan Covid-19.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Penataan di TN Komodo Patuhi Kaidah Konservasi

Penataan sarana prasarana (sarpras) di Lembah Loh Buaya Pulau Rinca Taman Nasional Komodo sudah mematuhi kaidah konservasi.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Pelecehan dengan Coblos Udel, Rahayu Saraswati Minta Diusut Tuntas

Patut diduga sebagai kampanye politik hitam dan kampanye jahat

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Kasus Kekerasan terhadap Perempuan Meningkat, Ini Pesan Susi Pudjiastuti

Pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak dan Komnas Perempuan mencatat peningkatan kasus kekerasan pada perempuan sebesar 75% sejak pandemi.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Merapi Mulai Menunjukkan Gejala Erupsi

Menunjukkan erupsi berikutnya sudah semakin dekat

NASIONAL | 27 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS