PDIP Gelar Wayang Kulit, Berharap Pemuda Makin Optimistis Hadapi Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Peringati Sumpah Pemuda

PDIP Gelar Wayang Kulit, Berharap Pemuda Makin Optimistis Hadapi Covid-19

Selasa, 27 Oktober 2020 | 23:14 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Kebudayaan Nasional (BKN) Pusat PDI Perjuangan menggelar wayang kulit secara virtual dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Selasa (27/10/2020) malam. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengharapkan pagelaran ini bisa memacu semangat pemuda dalam berbagai aspek.

Pagelaran wayang kulit ini didalangi oleh Ki Seno Nugroho dengan lakon Sirnaning Pedhut Ngamartha itu. Temanya ialah "Kuatkan Semangat Gotong Royong dan Optimisme Pemuda Mengatasi Pandemi Covid-19". Acara ini juga diramaikan oleh pelawak seperti Cak Lontong, Akbar, Marwoto, dan Tatok.

Pagelaran wayang kulit ini sendiri dibuka Ketua BKN Pusat PDI Perjuangan Aria Bima dan politisi Rano Karno dengan orasi. Dalam orasinya, mereka mengisahkan bahwa pemuda zaman dulu bersatu dan menolak terbelah, mengatakan tidak ada perpecahan. Pada 28 Oktober 1928, ikrar Sumpah Pemuda disuarakan dan janji setia kepada Indonesia diucapkan dengan lantang.

“Hari itu kita bertekad bersumpah menjunjung setinggi langit, bertumpah darah satu, berbangsa satu, berbahasa satu, Indonesia,” kata Rano.

Rano dalam orasinya menyebut, setelah itu sumpah tersebut kadang menemui jalan berbelok. Namun, para pendiri bangsa memberikan teladan betapa pun perbedaan itu ada, tak semestinya membuat Indonesia tercerai berai.

Oleh karena itu, Rano mengharapkan Sumpah Pemuda tak boleh diperingati hanya sebatas ritus tahunan. Sumpah Pemuda tak boleh hanya dikenal dengan slogan yang dikumandangkan dengan gemuruh tetapi berangsur-angsur kehilangan gairah.

“Sumpah Pemuda lahir dari pergulatan panjang, bertolak dari kesadaran membangun Indonesia merdeka, Indonesia yang bebas dari bentuk semua kolonialisme, penindasan, dan kemiskinan. Dari sana kita menyusun cita-cita agung tentang Indonesia adil, sentosa. Indonesia yang berdiri untuk semua,” kata Rano.

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto di tengah pagelaran memberi sambutan dengan menyampaikan pesan Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri.

"Pada malam hari ini, saya menyampaikan salam dari Ibu Ketum Megawati Soekarnoputri. Beliau menitipkan salam bagi para pemuda Indonesia. Salam penuh optimisme, salam penuh semangat bahwa Indonesia hanya akan maju apabila orang-orang muda Indonesia, kaum muda Indonesia, terus menggembleng diri dengan penuh semangat mengusai ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemajuan Indonesia Raya kita," kata Hasto.

Di samping itu, Hasto mengharapkan, pagelaran wayang ini bisa menggelorakan semangat Sumpah Pemuda kepada setiap warga Indonesia. Dengan Sumpah Pemuda, lanjut Hasto, masyarakat bisa bersatu, rukun dan maju sebagai negara.

"Kita dapat mempersatukan berbagai macam suku, bangsa, agama, dalam satu kesatuan jiwa sebagai bangsa merdeka. Untuk itu, Sumpah Pemuda telah mengajarkan kepemimpinan, kepeloporan kaum muda Indonesia bagi kemajuan bangsanya," kata Hasto.

"Kami persembahkan wayang kulit ini yang semakin menambahkan optimisme gerak kaum muda Indonesia dalam menghadapi Covid-19," tutup Hasto.

Aria Bima menambahkan melalui wayang kulit, diharapkan, spirit rakyat kembali untuk menerapkan Sumpah Pemuda yang saat ini sangat relevan dalam melawan Covid-19.

"Kita ingin Sumpah Pemuda dalam konteks hari ini tetap menjadi suatu yang harus kita kembangkan, harus kita wujudkan dalam kehidupan yang nyata. Pendekatan kebudayaan adalah pendekatan roso (rasa, red) adalah pendekatan untuk menggugah kemanusiaan kita. Bukan perbedaan, tetapi kebersamaan kita, terutama dalam kondisi situasi saat ini," kata Bima.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemuda Bersatu dan Bangkit di Tengah Krisis Pandemi

Hari Sumpah Pemuda mengandung pesan untuk generasi muda sebagai harapan suatu bangsa yang juga berperan penting melawan Covid-19.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

BNPT Deklarasi Kesiapsiagaan Pencegahan Terorisme

BNPT mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mencegah tindak pidana terorisme.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

UU Cipta Kerja Mendorong Investasi Ramah Lingkungan

Investasi ramah lingkungan dinilai penting untuk mewujudkan ekonomi berkelanjutan.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Satgas Covid-19 Minta Daerah Antisipasi Daerah Wisata saat Libur Panjang

Satgas Covid-19 mengimbau masyarakat untuk berada di rumah saat libur panjang.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Tahun Depan, Kemsos Kaji Perpanjangan Bansos Covid-19

Saat ini Kemsos masih konsentrasi pada penyaluran bansos tahun ini dengan alokasi Rp 134 triliun.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Pendekatan Militer Diyakini Tak Akan Selesaikan Masalah Papua

Pendekatan militer dinilai hanya mereproduksi kekerasan demi kekerasan.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Eksepsi Tak Diterima, Djoko Tjandra Minta Sidang Surat Jalan Palsu Digelar Offline

Dalam putusan sela, Majelis Hakim memerintah Jaksa Penuntut Umum melanjutkan pemeriksaan perkara dengan menghadirkan saksi-saksi di persidangan selanjutnya.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

MPR Harap Museum Mampu Jawab Tantangan Kebangsaan

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat berharap museum mampu menjawab tantangan kebangsaan.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Pemprov Sumut Siaga Bencana

Pemprov Sumut sudah menyiapkan 140 orang personil untuk diturunkan ke daerah yang mengalami bencana.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

DPR Tegaskan UU Ciptaker Permudah Perizinan Usaha

Pemerintah dan DPR telah menyusun dan mengesahkan UU Cipta Kerja (Ciptaker) dengan berbagai tujuan positif yang berpihak pada rakyat.

NASIONAL | 27 Oktober 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS