DPD: Implementasi UU Otsus Tidak Tepat
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.662 (0.17)   |   COMPOSITE 6338.51 (22.59)   |   DBX 1329.17 (11.41)   |   I-GRADE 184.48 (-0.11)   |   IDX30 515.715 (0.85)   |   IDX80 138.838 (0.12)   |   IDXBUMN20 409.612 (-0.8)   |   IDXESGL 142.422 (-0.31)   |   IDXG30 145.816 (-0.71)   |   IDXHIDIV20 454.583 (0.86)   |   IDXQ30 147.765 (0.15)   |   IDXSMC-COM 298.595 (-0.45)   |   IDXSMC-LIQ 365.651 (-2.59)   |   IDXV30 136.758 (0.21)   |   INFOBANK15 1078.32 (-5.21)   |   Investor33 444.53 (0.41)   |   ISSI 183.756 (1.1)   |   JII 631.17 (2.72)   |   JII70 223.177 (0.34)   |   KOMPAS100 1240.03 (1.84)   |   LQ45 967.718 (0.61)   |   MBX 1724.61 (4.67)   |   MNC36 328.799 (0.44)   |   PEFINDO25 328.487 (-1.81)   |   SMInfra18 313.342 (2.15)   |   SRI-KEHATI 378.358 (0.03)   |  

DPD: Implementasi UU Otsus Tidak Tepat

Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:21 WIB
Oleh : Robertus Wardy / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komite I DPD dari Provinsi Papua Barat Filep Wamafma mengemukakan UU Otonomi Khusus (otsus) tentang Papua memiliki konsep yang sangat baik. Namun dalam praktiknya, UU ini tidak mampu menjawab persoalan mendasar di Papua.

“Selama 19 tahun berlangsungnya otsus masih menyimpan sejumlah masalah yang berdampak terhadap ketidakpercayaan rakyat terhadap UU tersebut. Oleh sebab itu, dengan adanya penolakan UU Otsus maka pemerintah seharusnya memberikan ruang untuk dialog agar sejumlah akar persoalan di Papua dapat diselesaikan,” kata Filep saat dihubungi Beritasatu.com, Rabu (28/10/2020).

Hal senada disampaikan Ketua Komite II DPD yang juga dari Provinsi Papua, Yoris Raweyai. Dia tidak setuju otsus gagal jika tidak ada kriteria atau barometer. Pasalnya, Otsus adalah kesepakatan politik untuk menyelesaikan persoalan di Papua.

“Tidak bisa semua disebut otsus gagal. Harus ada kriterianya dong. Kalau ada itu, baru kita bisa diskusi, mengapa gagal,” ujar Yoris.

Dia melihat sesungguhnya, kepedulian dan perhatian Presiden Jokowi terhadap Papua sudah sangat besar. Kebijakan dan arahan Jokowi sudah sangat bagus dalam menyelesaikan masalah Papua. Persoalannya implementasi di lapangan kadang tidak sesuai yang diperintahkan Jokowi.

“Ini yang harus diselesikan. Arahan-arahan pak Jokowi dan perhatiannya sudah sangat baik. Tapi pembantu-pembantu beliau kadang menterjemahkannya tidak pas,” tutur Yoris.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BNPT Dinilai Harus Tindak Intoleransi

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dinilai telah menjalankan kerjanya dengan baik.

NASIONAL | 28 Oktober 2020

Penceramah Agama Diusulkan Mendapat Penataran Kebangsaan

Paham radikalisme yang menjadi awal mula terjadinya aksi terorisme masih menjadi bahaya laten di Indonesia.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

DPR Segera Minta Penjelasan Pemerintah soal Pengadaan Vaksin Covid-19

Anggota Komisi IX DPR Darul Siska menegaskan pihaknya akan segera meminta keterangan pemerintah terkait pengadaan vaksin Covid-19.

NASIONAL | 28 Oktober 2020

Kejagung Kembali Periksa Saksi Kasus Dugaan Korupsi Jiwasraya

Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono menjelaskan, saksi-saksi yang diminta keterangannya yaitu saksi untuk tersangka korporasi PT OSO Management Investasi

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Melantik Pengurus PWI Jateng, Ganjar: Dibutuhkan Patriotisme Wartawan

Keterlibatan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam kegiatan PWI sebagai bentuk respek yang tinggi.

NASIONAL | 28 Oktober 2020

Kalemdiklat: Jadilah Brimob yang Profesional

Komjen Arief Sulistyanto memompa semangat 481 calon tamtama yang mengikuti pendidikan di Pusat Pendidikan (Pusdik) Brimob

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Gubernur Lemhannas: Ketahanan Ideologi Pancasila Kembali Diuji

Banyak ideologi alternatif merasuki ke dalam sendi-sendi bangsa melalui media informasi yang dapat dijangkau oleh seluruh anak bangsa

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Libur Panjang, Belasan Bus di Malang Tidak Layak Beroperasi

Petugas menemukan kondisi roda ban bus yang tidak layak pakai.

NASIONAL | 28 Oktober 2020

Libur Panjang, Tiket KA Jarak Jauh di Stasiun Malang Habis

Sebanyak 70% jumlah penumpang telah memenuhi kapasitas sesuai kuota yang ditetapkan selama pandemi Covid-19.

NASIONAL | 28 Oktober 2020

BPK: Keberhasilan Instansi Pemerintah Tidak Hanya Peraihan Opini WTP

BPK menegaskan keberhasilan instasi pemerintah tak hanya peraihan opini WTP, tetapi peningkatan kinerja dalam pelayanan publik dan pencapaian tujuan bernegara.

NASIONAL | 28 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS