Langkah ICW Minta Jokowi Copot Jaksa Agung Dinilai Berlebihan
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Langkah ICW Minta Jokowi Copot Jaksa Agung Dinilai Berlebihan

Senin, 2 November 2020 | 14:56 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pakar Pidana dari Universitas Krisnadwipayana Indriyanto Seno Adji menilai langkah yang dilakukan Indonesia Corruption Watch (ICW) yang menyurati Presiden Joko Widodo guna memberhentikan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin berlebihan.

Menurut Indriyanto, masukan dan kritik memang diperlukan untuk kebaikan Korps Adhyaksa tersebut, namun penilaian ICW terhadap kinerja Jaksa Agung harus dilihat secara utuh.

“Saya menilai kritik dan masukan memang diharapkan, tapi tanpa bisa menilai secara utuh kinerja positif Kejaksaan justru tidak dapat dianggap sebagai masukan konstruktif yang solusif, sehingga penilaian subyektif untuk dicopot menjadi sangat tidak perlu diapresiasi dan berkelebihan,” ujar Indriyanto, Senin (2/10/2020).

Diketahui, Kejaksaan Agung (Kejagung) memaparkan sejumlah catatan dan kinerja selama satu tahun atau periode Oktober 2019 hingga 2020. Dari bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) telah melakukan penyelidikan sebanyak 1.477 perkara.

Dari rekapitulasi upaya penyelidikan tersebut¸ ada sebanyak upaya Penyidikan sebanyak 986 perkara. Dalam periode yang sama juga telah dilakukan upaya penuntutan perkara sebanyak 1.687 perkara, ksekusi sebanyak 1.523 perkara dan upaya hukum sebanyak 723 perkara.

Kemudian Kejaksaan juga telah melakukan penyelamatan keuangan negara lebih dari Rp 19 triliun yang dilakukan oleh bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan. Sedangkan di bidang Datun, telah berhasil melakukan penyelamatan keuangan negara lebih dari Rp 388 triliun.

Menurut Indriyanto, jika berkaca pada setahun kinerja Kejaksaan Agung dibawah ST Burhanuddin sudah menunjukan prestasinya dan patut diapresiasi, baik di bidang pencegahan maupun penindakan, apalagi diperkenalkan konsep dan ide progresif penegakan hukum melalui Peraturan Jaksa (PerJA) terkait pendekatan restorative justice telah diimplementasikan secara bertahap dengan batasan karakteristik penerapan deliknya.

“Konsep dan pola kinerja Kejaksaan wajar diapresiasi walau kerja keras 1 tahun ini dilakukan dengan cara golden silence, tanpa perlu kegaduhan publisitas, penindakan internal dilakukan secara tegas dalam menjaga integritas kelembagaan, bahkan penindakan ini dilakukan secara equal treatment tanpa memandang levelitas jabatan,” ungkapnya.

Indriyanto memberikan saran agar Kejaksaan dengan kinerja yang profesional sebaiknya tidak dalam kapasitas berpuas diri, sebab perbaikan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kejaksaan tetap harus menjadi fokus utama, agar Kejaksaan lebih berbasis profesional dan memiliki integritas dalam menjaga nama baik kelembagaan dan penegakan hukum yang terpercaya.

“Suatu public trust terhadap kinerja Kejaksaan sangat tergantung dari potensi SDM yang berintegritas, profesional dan memiliki kapabelitas moral yang baik, sehingga tetap ada kontinuitas dan konsistensi dalam menyelesaikan perkara besar. Public Trust terhadap Kinerja Kejaksaan hanya dapat terjaga bila ada peningkatan SDM Kejaksaan yang berintegritas dan capable,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Irjen Napoleon Didakwa Terima Suap Ratusan Ribu Dolar dari Djoko Tjandra

Irjen Napoleon Bonaparte selaku Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri menerima suap sebesar SGD 200.000 dan USD 270.000 dari Djoko Tjandra

NASIONAL | 2 November 2020

Besesandingon, Kearifan Lokal Orang Rimba untuk Jaga Jarak

Suku Anak Dalam eksodus ke hutan untuk membatasi kontak atau menjaga jarak dengan warga masyarakat umum di tengah meluasnya penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 2 November 2020

IPW: Polres Bukittinggi Jangan Mau Diintervensi

Penangguhan penahanan terhadap pengendara moge akan menimbulkan ekses negatif bagi Polres Bukittinggi dan bukan mustahil memunculkan kemarahan kawan korban.

NASIONAL | 2 November 2020

PPK Kejaksaan Tersangka Kebakaran Kejagung Mulai Diperiksa

NH diperiksa terkait paket pekerjaan jasa pemeliharaan kebersihan (cleaning service) gedung yang menggunakan pembersih yang tidak miliki izin edar.

NASIONAL | 2 November 2020

960 Orang Asli Papua Lulus Seleksi Bintara TNI Melalui Jalur Otsus

Seluruh tahapan tes peserta seleksi telah dilaksanakan dan hasilnya 960 peserta dinyatakan lulus.

NASIONAL | 2 November 2020

Alumnus FH Unpad Berikan Beasiswa 4 Mahasiswa

Beasiswa diberikan untuk memotivasi mahasiswa agar tetap giat belajar, sekaligus meringankan beban mahasiswa untuk membayar biaya kuliah.

NASIONAL | 2 November 2020

TNI Responsif Hadapi Perubahan Geostrategis

Perubahan Kogabwilhan menunjukkan TNI sangat responsif terhadap perubahan geostrategis yang ada," kata Rektor Unhan Amarulla Octavian.

NASIONAL | 2 November 2020

Pascalibur Panjang, Belum Ada Lonjakan Kasus Covid-19 di Sumut

Pemprov Sumut dan pemerintah kabupaten/kota sudah mengantisipasi lonjakan kasus penyebaran virus corona menjelang liburan panjang.

NASIONAL | 2 November 2020

1.222 Napi di Bengkulu Terdaftar Masuk DPT Pilkada 2020

DPT Pilgub Bengkulu tercatat sebanyak 1.374.430 pemilih, dan jumlah TPS sebanyak 4.037 unit, tersebar di 10 kabupaten dan kota di Bengkulu.

NASIONAL | 2 November 2020

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Puspeka Gelar Tapak Tilas Virtual Sejarah Pergerakan Kemerdekaan Indonesia

Kegiatan ini mengajak peserta untuk memahami sejarah kemerdekaan Indonesia dan pengorbanan para pejuang kemerdekaan.

NASIONAL | 2 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS