Bansos Khusus Dampak Pandemi Akan Dilanjutkan Tahun Depan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.108 (1.69)   |   COMPOSITE 6251.05 (45.58)   |   DBX 1329.86 (13.9)   |   I-GRADE 180.794 (0.74)   |   IDX30 506.396 (2.29)   |   IDX80 136.709 (0.83)   |   IDXBUMN20 403.084 (3.64)   |   IDXESGL 140.339 (0.51)   |   IDXG30 143.133 (0.8)   |   IDXHIDIV20 446.039 (2.41)   |   IDXQ30 145.232 (0.5)   |   IDXSMC-COM 293.729 (3.47)   |   IDXSMC-LIQ 360.142 (3.27)   |   IDXV30 135.556 (1.72)   |   INFOBANK15 1043.56 (0.9)   |   Investor33 435.417 (1.35)   |   ISSI 183.035 (1.89)   |   JII 629.726 (7.08)   |   JII70 221.943 (2.65)   |   KOMPAS100 1220.71 (7.29)   |   LQ45 950.717 (4.52)   |   MBX 1696.63 (11.06)   |   MNC36 322.327 (1.27)   |   PEFINDO25 325.87 (1.81)   |   SMInfra18 306.901 (3.33)   |   SRI-KEHATI 370.644 (0.9)   |  

Bansos Khusus Dampak Pandemi Akan Dilanjutkan Tahun Depan

Rabu, 4 November 2020 | 21:33 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Bantuan sosial (bansos) khusus dampak pandemi Covid-19 akan kembali dikucurkan tahun depan selama enam bulan dari Januari hingga Juni 2020. Presiden Joko Widodo menginstruksikan klaster perlindungan sosial ini langsung tancap gas untuk menjaga konsumsi nasional dan berkontribusi dalam pemulihan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu (4/11/2020).

"Untuk program bansos reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Sembako, indeks dan targetnya sama," ucapnya.

Mensos menyebut, sementara itu terkait bansos khusus akan dikaji dan bersifat fleksibel melihat kondisi yang ada dan bisa disesuaikan untuk diluncurkan kembali.

Dalam pemulihan ekonomi nasional, klaster perlindungan sosial mendapatkan anggaran Rp 128,84 triliun. Perlindungan sosial ini meliputi program bansos reguler yakni PKH dan Kartu Sembako yang merupakan transformasi dari Bantuan Pangan Non Tunai. Selain itu ada pula bansos khusus dampak Covid-19 berupa bansos sembako dan bansos tunai.

"Untuk penanganan dampak pandemi Covid-19 dimulai Maret sampai November ini semua program perlindungan sosial reguler dan khusus terselenggara atas kerja sama yang baik antara kementerian lembaga dan pemerintah daerah," kata Mensos.

Realisasi bansos reguler dan khusus pun ada yang hampir mencapai 100%. Untuk program bansos reguler PKH, dari 10 juta target keluarga penerima manfaat (KPM) sudah tercapai target dengan anggaran Rp 36,7 triliun.

Sedangkan kartu sembako yang menjangkau 20 juta KPM target ini adalah perluasan dari 15,2 juta KPM. Perluasan 4,8 juta KPM ini sesuai dengan perintah presiden pada Maret lalu.

Dari anggaran kartu sembako sebesar Rp 43,12 triliun hingga November 2020 sudah terserap Rp 37,31 triliun atau 86,52 %. Sisanya akan dicairkan pada November dan Desember sehingga mencapai 100%.

Selain ada penambahan KPM, pada April lalu ada kenaikan indeks bantuan dari Rp 150.000 menjadi Rp 200.000 per KPM per bulan untuk program ini. "Kita akan teruskan tahun depan dengan indeks yang sama untuk seluruh KPM," imbuhnya.

Selama pandemi Covid-19, untuk mendorong penguatan KPM PKH dan Kartu Sembako, pemerintah juga memberikan tambahan bansos.

Untuk 10 juta KPM PKH diberikan bansos beras selama tiga bulan dari Agustus hingga Oktober hasil kerja sama dengan Bulog sebanyak 450.000 ton. Sedangkan untuk 20 juta KPM Kartu Sembako diberikan bansos tunai Rp 500.000 per bulan selama periode yang sama dengan anggaran Rp 4,5 triliun yang ditransfer ke rekening KPM melalui Himpunan Bank Negara (Himbara).

"Dari pagu pemulihan ekonomi nasional yang ada di Kemsos sebesar Rp 128,92 triliun, sudah terserap sekitar Rp 112,7 triliun. Artinya, sisanya sudah dijadwalkan pencairan di November dan Desember," tutur Mensos.

Bansos Khusus
Selain bansos reguler, pemerintah untuk membuat program atau bansos khusus. Untuk warga Jabodetabek berupa program bansos sembako dengan target penerima manfaat 1,9 juta KPM dan bansos tunai non-Jabodetabek sebanyak 9 juta KPM.

Anggaran untuk program khusus bansos sembako Jabodetabek akan selesai di Desember. Hingga saat ini realisasinya mencapai Rp 5,65 triliun dari Rp 6,84 triliun atau sekitar 82,59%.

Sedangkan bansos tunai juga akan berlangsung hingga Desember. Saat ini sudah terealisasi Rp 25,86 triliun dari Rp 32,5 triliun atau 79,80%.

"Insyaallah ini tidak ada kendala dalam penyalurannya hingga 100%," ucapnya.

Untuk bansos khusus dampak pandemi, 1,9 juta KPM di Jabodetabek pada periode pertama mendapat bantuan dengan indeks nilai sembako Rp 600.000 per bulan pada April-Juni 2020. Selanjutnya pada Juli-Desember 2020 ada penyesuaian nilai bansos sembako menjadi Rp 300.000 per bulan per KPM.

"Karena Juli kita ketahui ada tambahan program baru dari pemerintah yang melengkapi program perlindungan sosial yang sudah berjalan," paparnya.

Banyaknya skema bantuan sejak Juli menjadi pertimbangan penyesuaian indeks bantuan sembako menjadi Rp 300.000.

Sedangkan untuk warga terdampak di luar Jabodetabek mendapat bansos tunai hasil kerja sama dengan PT Pos dan Himbara. Indeks bantuan bagi 9 juta KPM pada gelombang pertama Rp 600.000. Namun Juli hingga Desember mengalami penyesuaian menjadi Rp 300.000. Dari anggaran Rp 6,84 triliun sudah terealisasi Rp 5,65 triliun atau 82,59%.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Disiplin 3M Masih Rendah Karena Masyarakat Yakin Sembuh dari Covid-19

Survei Indo Barometer menemukan bahwa 57 persen responden meyakini kecil kemungkinan terinfeksi virus corona

NASIONAL | 4 November 2020

DPR: Sikap Presiden Jokowi ke Macron Mewakili Muslim Indonesia

Langkah strategis Jokowi sebagai pemimpin Negara Muslim terbesar di dunia akan sangat didengar oleh negara-negara di Eropa, khususnya Prancis.

NASIONAL | 5 November 2020

DPR: Kesalahan Ketik Lakukan Legislative Review

Polemik UU Cipta Kerja masih berlanjut.

NASIONAL | 4 November 2020

Kejaksaan Tangkap Buronan Kasus Penyalahgunaan Anggaran Kanwil Departemen Agama Sulsel

Kejaksaan berhasil mengamankan terpidana yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atas nama Ahmad Rasyidi yang telah buron selama empat tahun.

NASIONAL | 4 November 2020

Ganjar Tak Ingin Terapkan PSBB

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak mau melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayahnya.

NASIONAL | 4 November 2020

Zudan: Ada Tata Nilai Baru dari Jokowi

Ada tata nilai baru yang dilahirkan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

NASIONAL | 4 November 2020

Prabowo Disebut Menteri Jokowi Paling Berkinerja Bagus

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dinilai sebagai menteri yang memiliki kinerja paling baik di pemerintahan Presiden Joko Widodo

NASIONAL | 4 November 2020

6 Tahun Pemerintahan Jokowi, Dukungan di Sektor Pertahanan Belum Maksimal

Enam tahun pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), sudah ada cukup banyak kemajuan yang diperoleh.

NASIONAL | 4 November 2020

Kunjungi Sekolah di Palu, Mendikbud Disambut Curhat Guru

PJJ bukan kebijakan yang diinginkan, namun kebijakan ini terpaksa dilakukan untuk menjaga keselamatan semua pihak.

NASIONAL | 4 November 2020

Survei Indo Barometer: Mayoritas Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi

Mayoritas masyarakat Indonesia mengaku merasa puas dengan setahun kinerja Presiden Joko Widodo pada periode kedua.

NASIONAL | 4 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS