Pemkot Serang Tolak Simpan Kasda di Bank Banten
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemkot Serang Tolak Simpan Kasda di Bank Banten

Minggu, 8 November 2020 | 19:04 WIB
Oleh : Laurens Dami / YUD

Serang, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menyatakan menolak untuk menyimpan dana kas daerah (kasda) atau mengalihkan rekening kas umum daerah (RKUD) dari Bank Jabar Banten (BJB) ke Bank Banten. Alasannya, Bank Banten hingga saat ini belumnya dinyatakan sehat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Wali Kota Serang Syafrudin menyatakan tidak akan mengalihkan pengelolaan RKUD Pemkot Serang dari BJB ke Bank Banten. Bank milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tersebut, dinilai belum sehat.

Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim mengajak kepada seluruh bupati dan wali kota di Banten untuk menanamkan sahamnya dan meniyampan kas daerah di Bank Banten.

“Jadi sekali pun ajakan gubernur masih dalam kajian, dan nampaknya belum sampai terpikir untuk berpindah dan menyimpan kasda di Bank Banten,” kata Syafrudin, Minggu (8/11/2020).

Syafrudin mengatakan, hingga saat ini OJK belum menyatakan bank bekas milik Sandiaga Uno itu sudah sehat. Pihaknya khawatir jika kas daerah disimpan di bank yang tidak sehat akan terjadi gagal bayar.

“Nanti kalau kita umpamanya nyimpen di situ lalu kita tidak bisa menggaji PNS kita bagaimana gitu ya,” tuturnya.

Syafrudin mengungkapkan, Gubernur Banten Wahidin Halim hingga saat ini belum melayangkan surat resmi terkait hal tersebut. Dia menganggap, apa yang telah disampaikan Gubernur Banten itu, hanya obrolan dan wacana biasa saja yang berkembang dan tidak ada keseriusan.

Kendati demikian dirinya menunggu kebijakan yang akan diambil oleh gubernur dalam rangka langkah penyelamatan Bank Banten.

“Saya juga belum lihat suratnya, instruksi gubernur itu kan harus berdasar, harus ada surat, selama ini hanya pembicaraan lisan saja,” katanya.

Untuk diketahui, Bank Banten saat ini telah mendapat sutikan modal senilai Rp 1,55 triliun dari Pemprov Banten sebagai sebagai pemegang saham pengendali terakhir (PSPT)

Sebelumnya Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa mengatakan, pihaknya akan menerbitkan nilai saham baru saham Seri C dengan nominal yang berbeda sesuai ketentuan yang berlaku.

Bank Banten berencana menerbitkan saham baru seri C dengan nominal Rp 50 per lembar saham.

Jumlah saham baru yang akan diterbitkan sebanyak-banyaknya 60.820.296.033 lembar saham pada saat Penawaran Umum Terbatas (PUT) VI. Nominal tersebut setara 90,46% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Sehingga, total dana yang akan diraih Bank Banten sebanyak-banyaknya Rp 3,14 triliun.

“Para pemegang saham seri A, seri B dan seri C nantinya akan memiliki hak dan kedudukan yang sama dan sederajat sesuai dengan peraturan pasar modal,” kata Fahmi melalui pers rilis.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ekonomi Sirkular Jadi Strategi Pembangunan Rendah Karbon

Ekonomi sirkular yakni model ekonomi yang bertujuan untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi dengan mempertahankan nilai barang & sumber daya selama mungkin.

NASIONAL | 28 September 2021

Wapres: Hak untuk Tahu Adalah Hak Asasi

Wapres Maruf Amin menyatakan hak untuk tahu adalah hak asasi manusia yang dilindungi konstitusi.

NASIONAL | 28 September 2021

Hamish Daud Jadi "Pemulung Modern"

Menurut Co-Founder Octopus, Hamish Daud, aplikasi ini dibentuk untuk membantu mengatasi masalah sampah kemasan bekas pakai untuk didaur ulang.

NASIONAL | 28 September 2021

Wapres Tekankan Pentingnya Ketepatan Informasi di Masa Pandemi

Melalui pelaksanaan keterbukaan informasi publik, pemerintahan desa diharapkan Wapres dapat berjalan secara demokratis, transparan, adil, efektif, dan efisien.

NASIONAL | 28 September 2021

Kepada BEM SI, La Nyalla Urai Konsep Ekonomi Pendiri Bangsa

Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan, ekonomi Indonesia layaknya kapal yang memiliki tiga palka yakni koperasi, BUMN, dan swasta.

NASIONAL | 28 September 2021

Kemensos Integrasikan Data PBI Jaminan Kesehatan dengan DTKS

Kemensos memberikan perhatian khusus pada akurasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang menjadi basis data program bantuan sosial pemerintah.

NASIONAL | 28 September 2021

Ketua DPD RI: Oligarki Penyebab Ketidakadilan Sosial

Dijelaskan La Nyalla, oligarki dibangun atas dasar kekuatan modal kapital yang tidak terbatas, sehingga mampu menguasai dan mendominasi simpul-simpul kekuasaan.

NASIONAL | 28 September 2021

Bersama Almamater, Alumni IPB Dorong Keberhasilan Pertanian, Peternakan dan Perikanan di NTT

Potensi alumni IPB dari berbagai profesi sangat bisa dioptimalkan untuk kesuksesan program pemerintah dari tingkat nasional hingga daerah seperti NTT.

NASIONAL | 28 September 2021

Waspadai 23 Wilayah Ini Akan Alami Cuaca Ekstrem

Cuaca ekstrem dengan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau badai petir, guntur dan peningkatan angin kencang patut diwaspadai.

NASIONAL | 28 September 2021

Kabar Baik, IPB dan BPI-BRIN Ciptakan Oxygen Concentrator Berbahan Baku Lokal

IPB University dan Balai Pengembangan Instrumentasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BPI-BRIN) berhasil menciptakan oxygen concentrator.

NASIONAL | 28 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# Pengganti Mangkunegara IX


# SBY



TERKINI
Gubernur Anies Pastikan Jakarta Ramah Hewan dengan Vaksinasi, Sterilisasi, dan Adopsi

Gubernur Anies Pastikan Jakarta Ramah Hewan dengan Vaksinasi, Sterilisasi, dan Adopsi

MEGAPOLITAN | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings