600.000 Hektare Hutan Mangrove di Tanah Air Rusak Berat
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-5.14)   |   COMPOSITE 6289.65 (-97.21)   |   DBX 1346.19 (-23.67)   |   I-GRADE 181.205 (-2.45)   |   IDX30 507.3 (-7.52)   |   IDX80 137.13 (-2.62)   |   IDXBUMN20 404.453 (-9.23)   |   IDXESGL 139.923 (-2.03)   |   IDXG30 143.928 (-2.19)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-6.07)   |   IDXQ30 145.336 (-1.71)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-5.41)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-9.36)   |   IDXV30 137.088 (-4.14)   |   INFOBANK15 1041.31 (-4.11)   |   Investor33 435.377 (-4.8)   |   ISSI 184.679 (-3.5)   |   JII 634.506 (-13.98)   |   JII70 224.071 (-4.76)   |   KOMPAS100 1224.8 (-19.73)   |   LQ45 952.541 (-15.22)   |   MBX 1705.32 (-25.46)   |   MNC36 322.487 (-3.78)   |   PEFINDO25 325.966 (-4.17)   |   SMInfra18 310.375 (-7.36)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-4.41)   |  

600.000 Hektare Hutan Mangrove di Tanah Air Rusak Berat

Senin, 9 November 2020 | 19:16 WIB
Oleh : Usmin / RSAT

Bengkulu, Beritasatu.com - Dirjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Hutan Lindung (PDASHL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hudoyo mengatakan 600.000 hektare dari 3,3 juta hutan mangrove atau hutan bakau yang tersebar di sejumlah daerah di Tanah Air saat kini dalam kondisi rusak berat.

"Hutan mangrove luasnya sekitar 3,3 juta hektare. Dari jumlah itu, sekitar 600.000 hektare dalam kondisi rusak berat dan perlu segera dilakukan rehabilitasi agar fungsi hutan bakau dapat berjalan baik," kata Hudoyo pada acara penanaman bersama mangrove sebagai rangkaian telah dilaksanakan program kegiatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) PKPM di Provinsi Bengkulu, di Bengkulu, Senin (9/11/2020).

Acara penanaman bibit tanaman mangrove dihadiri Plt Gubernur Bengkulu Dedy Ermasyah, Kepala Dinas LHK Bengkulu Sorjum Ahyar, Kepala BPDASHL Ketahun Bengkulu Irpana Nur, Kepala BPBD Bengkulu Rusdi Bakar, dan anggota DPD dapil Bengkulu Riri Damayanti, dan undangan lainnya.

Hudoyo mengatakan, menyadari luasnya kerusakan hutan bakau tersebut, dan untuk mencegah terjadinya resesi di Tanah Air akibat dampak Covid-19 terlalu dalam, maka pemerintah mengelontorkan padat karya mangrove.

Program padat karya mangrove ini kata Hudoyo melibat petani langsung dan pembayaran upah kerja mereka langsung ke rekening kelompok masing-masing, dan tidak melibatkan birokrasi sama sekali.

"Jadi, upah kerja petani yang terlibat dalam program mangrove padat karya ini langsung dikirim relalui rekening kelompok tani di BRI, sehingga tidak melibatkan birokrasi sama sekali, dan alhamdulilah saya mendapat laporan tadi pembayaran sudah mencapai 50%," ujarnya.

Hudoyo mengatakan, kenapa program padat karya Mangrove di Bengkulu, hanya 50 hektare, karena luas hutan mangrove di daerah ini sedikit sekali masih di bawah 2.000 hektare.

Provinsi Bengkulu lebih banyak hutan pantai, sehingga nomenklatur padat karya ke depan, akan kita masukan padat karya penanaman hutan mangrove dan hutan pantai, supaya Bengkulu mendapat lebih dan meningkat dua kali lipat dari yang dilaksanakan sekarang.

"Tentunya hal ini tidak akan terjadi jika hutan mangrove di Bengkulu, cukup luas. Makanya ke depan akan dilakukan program padat karya rehabilitasi hutan pantai di Bengkulu," ujarnya.

Dirjen PDASHL itu menambahkan, karena program padat karya mangrove merupakan program pemerintah, pihaknya meminta Gubernur Bengkulu dan jajaranya untuk menyukeseskan program tersebut. Sebab, program ini merupakan bantuan langsung pemerintah pusat dalam rangka pemulihan ekonomi rakyat di masa pandemi Covid-19.

"Jadi, sekali saya minta semua pihak di Bengkulu, untuk menjaga dan menyukseskan program padat karya mangrove, karena ini merupakan bantuan langsung dalam bentuk padat karya, dan saya kira program ini berdampak positif pada masyarakat," ujarnya.

Plt Gubernur Bengkulu, Dedy Ermansyah mengatakan, akibat dampak pandemi Covid-19, maka pertumbuhan ekonomi daerah ini mengalami penurunan minus 1%. Hal ini terjadi karena berbagai aktivitas ekonomi masyarakat tidak berjalan secara optimal akibat wabah Covid-19.

Karena itu, Pemprov Bengkulu menyambut baik program padat karya mangrove seluas 50 hektare dengan melibatkan ribuan petani di beberapa kabupaten dan kota sebagai pelaksana penanaman pohon mangrove tersebut.

Dengan adanya kegiatan program padat karya ini, katanya akan menambahkan penghasilam masyarakat, khusunya bagi mereka yang dilibatkan dalam program tersebut.

"Kita berharap luas program padat karya Magrove di Bengkulu, tahun depan ditingkatkan menjadi 100 hektare, sehingga masyarakat yang terlibat dalam program ini lebih banyak lagi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPDASHL Ketahun, Irpana Nur mengatakan, kegiatan padat karya mangrove di Bengkulu seluas 50 hektare melibatkan empat kelompok tani di Kota Bengkulu dan Kabupaten Seluma dengan jumlah orang hari kerja sebanyak 4.432.

Dijelaksan Irpana, anggota kelompok penerima PEN di Provinsi Bengkulu, tercatat sebanyak 88 orang, dimana kelompok dan anggota kelompok tersebut masing-masing dibuatkan rekening khusus secara terpusat melalui Dirjen PDASHL Kementerian LHK bekerja sama dengan BRI Pusat, sehingga aliran dana seluruhnya melalui account to account langsung ke kelompok dan masyarakat penerima.

"Jadi, biaya kegiatan padat karya mangrove di Bengkulu, seluas 50 hektare langsung disalurkan oleh Kementerian LHK ke rekening masing-masing anggota kelompok penerima program PEN di daerah ini," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Soal Hibah Tanah untuk Rachmat Yasin, KPK Konfirmasi Aktor Rudy Wahab

KPK memeriksa Rudy sebagai saksi untuk tersangka Rachmat dalam penyidikan kasus korupsi terkait pemotongan uang dan gratifikasi.

NASIONAL | 9 November 2020

970 Petugas Avsec Bandara Soetta Siap Kawal Kepulangan Rizieq Syihab

Petugas Avsec akan mengawal Rizieq Syihab mulai dari turun pesawat hingga meninggalkan Bandara Soetta.

NASIONAL | 9 November 2020

Mahfud: Rizieq Punya Hak dan Kewajiban Hukum di Indonesia

Begitu tiba di Tanah Air, Rizieq punya hak dan kewajiban hukum sama seperti masyarakat Indonesia lainnya.

NASIONAL | 9 November 2020

Densus 88 Kembali Tangkap 1 Terduga Teroris

Penangkapan terduga teroris merupakan langkah pencegahan yang dilakukan Densus 88 Antiteror Polri untuk mencegah aksi teror yang akan dilakukan mereka.

NASIONAL | 9 November 2020

Bupati Bengkalis Dihukum 6 Tahun Penjara

Bupati Bengkalis non aktif Amril Mukminin dijatuhi hukuman 6 tahun pidana penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan.

NASIONAL | 9 November 2020

Dana Rp 7 M Untuk “Petinggi Kita”, Polri: Belum Ada Buktinya

Pernyataan soal uang suap Rp 7 miliar untuk pihak yang disebut sebagai "petinggi kita" itu bukan datang dari Napoleon namun datang dari tersangka Tommy Sumardi.

NASIONAL | 9 November 2020

Pinangki Arahkan Saksi Saat Diperiksa Jamwas Soal Pertemuannya dengan "Joker"

Pinangki Sirna Malasari disebut sempat mengarahkan seorang saksi bernama Rahmat saat diperiksa oleh Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan (Jamwas) Kejagung.

NASIONAL | 9 November 2020

Pendiri NII: Terduga Teroris Lampung Ingin Lakukan Teror di Jawa

Salah satu pemicunya tindakan Presiden Perancis Emmanuel Macron yang dianggap menghina Islam.

NASIONAL | 9 November 2020

Aparat Gabungan Tingkatkan Patroli ke Zona Merah Sinabung

Petugas disiagakan di setiap pintu masuk menuju kaki Sinabung.

NASIONAL | 9 November 2020

Kuasa Hukum Sebut Perkara Suap Irjen Napoleon Rekayasa

Kuitansi atau bukti penerimaan uang dari Tjandra kepada pengusaha Tommy Sumardi tidak mencantum maksud penerimaan uang tersebut.

NASIONAL | 9 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS