Sindikat Penjualan Madu Palsu di Banten Diduga Mengeksploitasi Komunitas Badui
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sindikat Penjualan Madu Palsu di Banten Diduga Mengeksploitasi Komunitas Badui

Rabu, 11 November 2020 | 11:15 WIB
Oleh : Laurens Dami / JEM

Serang, Beritasatu.com - Pengungkapan kasus pembuatan dan penjualan madu palsu oleh Polda Banten, sangat melegakan. Sebab, penjualan madu palsu di wilayah Banten dan di luar wilayah Banten diduga mengeksploitasi komunitas adat Badui. Seolah-olah madu palsu itu adalah madu asli asal Badui.

“Kami sangat mengapresiasi langkah konkrit yang diambil Polda Banten. Sebab sindikat ini jelas telah mengeksploitasi Komunitas Adat Kanekes (Badui),” ujar pemerhati Komunitas Adat Badui, Uday Suhada, Selasa (10/11/2020).

Uday mengungkapkan, berdasarkan hasil investigasi yang cukup panjang, ditemukan berbagai fakta dan data yang menunjukkan adanya produksi dan peredaran madu palsu dengan membawa nama Komunitas Adat Badui itu. Mengenai alat bukti dalam perkara ini tentu pihak Polda Banten sudah mengantonginya.

“Sebagai orang yang selama ini turut menghormati dan mencintai Badui, kami merasa perlu menyampaikan bahwa brand image Baduy yang terkenal jujur, mengedepankan kesederhanaan, memuliakan kehidupan, justru dimanfaatkan oleh sekelompok oknum semata untuk kepentingan bisnisnya, tanpa memikirkan keselamatan jiwa konsumen.,” tegas Uday.

Menurut Uday, cairan berbentuk mirip madu itu diproduksi di pabriknya yang dimasukkan ke jeriken, kemudian dibawa ke Kanekes (Badui). Sindikat ini memanfaatkan generasi muda Badui yang sudah akrab dengan handphone android.

“Cairan itu dikemas ke dalam botol dan dibalut dengan pelepah pisang (agar terkesan alami) tanpa keterangan apa pun. Tidak tertera perizinan dari BPOM, sertifikat halal, perizinan dari kementerian kesehatan dan semacamnya, pada botol madu tersebut. Dibuat seolah-olah madu asli. Kemudian anak-anak muda Badui itu menjualnya, baik secara langsung maupun online dengan memanfaatkan media sosial,” ujarnya

Uday menegaskan, perbuatan ini jelas telah mencoreng nama baik dan citra Badui dan merupakan perbuatan penipuan terhadap konsumen yang mengancam kesehatan masyarakat di berbagai pelosok tanah air.

Karena itu, lanjut Uday, pihaknya mendorong pihak Polda Banten untuk menegakkan hukum seadil-adilnya.

“Kami mendesak dan mengawal Polda Banten untuk segera menindak tegas para pelaku utama (pemilik dan pengelola pabrik madu palsu dan bandar pengedarnya). Sebab warga Badui adalah pihak yang dikorbankan,” tegasnya.

Uday juga menghimbau masyarakat Indonesia untuk lebih berhati-hati dalam membeli madu yang mengatas namakan Badui. Sebab madu asli dari Badui sangat terbatas.

“Kami juga menghimbau para penjual madu palsu atas nama Badui tanpa legalitas di berbagai daerah di tanah air, untuk menghentikan aktivitas bisnisnya. Sebab hal ini sangat membahayakan kesehatan manusia,” ujarnya.

Udaya Suhada menegaskan, dalam persoalan ini pihaknya hanya ingin menjaga marwah Badui dari eksploitasi dan menyelamatkan kesehatan konsumen madu di berbagai pelosok tanah air.

Untuk diketahui, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten berhasil mengungkap kasus pembuatan dan penjualan madu palsu dengan omset satu ton per hari atau sekitar Rp 673.200.000 per bulan atau Rp 8.078.400.000 per tahun.

Ada tiga tersangka dalam kasus madu palsu tersebut yakni AS (24) ditangkap di depan Alfamart di Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Tersangka lain berinisial TM (35) dan MA (47) ditangkap di Kantor CV Yatim Berkah Makmur di Joglo Kembangan, Jakarta Barat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Mengenang Ki Ageng Gribig Leluhur Airlangga Hartarto, Penasihat Sultan Agung dan Pejuang Islam

Ki Ageng Gribig atau yang bernama asli Wasibagno Timur adalah ulama besar yang menyebarkan Islam di Desa Krajan, Jatinom, Klaten, dan sekitarnya.

NASIONAL | 24 September 2021

Passing Grade P3K Ketinggian, P2G Minta Pemerintah Pertimbangkan Afirmasi untuk Guru

Seleksi kompetensi untuk pengadaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) Guru akan segera digelar

NASIONAL | 7 September 2021

Presiden Nyeker dan Naik Sampan di Cilacap, Begini Penampakannya

Presiden Jokowi nyeker alias berjalan tanpa alas kaki saat melepasliarkan tukik ke laut, di Pantai Pantai Kemiren, Cilacap, Jateng, Kamis (23/9/2021).

NASIONAL | 23 September 2021

MRPTNI: PTM Terbatas untuk Cegah Learning Loss

Jamal Wiwoo mengatakan, menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas adalah untuk mencegah learning loss

NASIONAL | 23 September 2021

Angkat Produk Papua, Sandiaga Uno Disebut Pemimpin Masa Depan

Mama Marice yang merupakan penjual es krim sagu tersebut menyambut kedatangan Menparekraf Sandiaga.

NASIONAL | 23 September 2021

Polres Yahukimo Periksa ASN Diduga Pemasok Senjata KKB

Barang bukti yang diamankan di antaranya 26 butir amunisi 5,6 5TJ, 8 Butir amunisi 38 SPC, satu magazine M-16, satu pasang pakaian loreng KNPB,

NASIONAL | 23 September 2021

Presiden Jokowi Tanam Mangrove untuk Pemulihan Lingkungan dan Mitigasi Iklim

Keberadaan ekosistem mangrove yang baik di kawasan pesisir juga dapat meningkatkan ketahanan masyarakat.

NASIONAL | 23 September 2021

KPK Buka Kemungkinan Jerat Bupati Banjarnegara dengan Pasal Pencucian Uang

KPK membuka kemungkinan untuk menjerat Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono dengan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) sepanjang ditemukan bukti yang cukup.

NASIONAL | 23 September 2021

Ketua MPR Imbau Penyelenggara Negara Penuhi Kewajiban Sampaikan LHKPN

Ketua MPR Bambang Soesatyo atau disapa Bamsoet mengimbau para penyelenggara negara berkomitmen memenuhi kewajiban untuk menyampaikan LHKPN.

NASIONAL | 23 September 2021

Surpres Calon Panglima TNI Diprediksi Dikirim Usai PON Papua

Tubagus Hasanuddin memprediksi surat presiden (surpres) calon panglima TNI akan dikirim usai PON Papua.

NASIONAL | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Kontrak Bantargebang Segera Berakhir, DPRD Minta Pemprov DKI Serius Kelola Sampah

Kontrak Bantargebang Segera Berakhir, DPRD Minta Pemprov DKI Serius Kelola Sampah

MEGAPOLITAN | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings