KPK Duga Uang Hasil Korupsi Proyek di Kota Banjar Digunakan untuk Biayai Kampanye
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

KPK Duga Uang Hasil Korupsi Proyek di Kota Banjar Digunakan untuk Biayai Kampanye

Rabu, 11 November 2020 | 15:57 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Kota Banjar, Jawa Barat, tahun anggaran 2012 - 2017. Dalam proses penyidikan ini, KPK menduga terdapat sejumlah pihak yang turut kecipratan aliran dana dari kasus korupsi ini.

Bahkan, KPK menduga, mantan anggota DPRD Kota Banjar, Rosidin menggunakan aliran uang dari kasus ini untuk biaya kampanye. Tim penyidik mengonfirmasi hal tersebut saat memeriksa Rosidin sebagai saksi, Selasa (10/11/2020) kemarin.

"Rosidin (mantan Anggota DPRD Kota Banjar) dikonfirmasi terkait dugaan aliran dana untuk biaya kampanye," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (11/11/2020).

Selain Rosidin, terdapat tiga saksi lainnya kasus ini yang juga diperiksa penyidik kemarin. Salah satunya Asda II Setda Kota Banjar, Agus Eka Sumpena. Penyidik mendalami kesaksian Agus Eka soal proses pengelolaan anggaran di Pemkot Banjar.

Sementara seorang wiraswasta bernama Acep Iwan Nugraha dikonfirmasi penyidik terkait adanya aliran transaksi keuangan pada pihak tertentu. Diduga, aliran uang itu berkaitan dengan tindak pidana korupsi yang sedang diusut KPK.

Selanjutnya, Pengurus CV Mutiara Prima, Entus yang dicecar penyidik mengenai proyek yang dikerjakan oleh Dinas PUPR Pemkot Banjar. Sementara satu saksi yakni, UU Kusnahendar, mangkir alias tidak memenuhi panggilan KPK.

"UU Kusnahendar (Wiraswasta/Direktur PT Sentosa Ultra Gasindo Prima) tidak hadir dan akan dilakukan penjadwalan kembali," katanya.

Diberitakan, KPK sedang mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Kota Banjar tahun 2012-2017. Namun sejauh ini, KPK belum mengumumkan secara detail konstruksi kasus serta tersangka dalam kasus ini. Termasuk pihak yang telah menyandang status tersangka.

Saat ini, penyidik masih mengumpulkan alat bukti dengan memeriksa saksi dan melakukan kegiatan penggeledahan di beberapa tempat di Kota Banjar. Salah satu lokasi yang telah digeledah yakni pendopo Wali Kota Banjar.

"Kami saat ini belum dapat menyampaikan detail pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka karena sebagaimana telah kami sampaikan bahwa kebijakan pimpinan KPK terkait ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan telah dilakukan," kata Ali, beberapa waktu lalu.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Asabri Masuk Penyidikan, Polri: Kerugian Negara Tunggu Audit BPK

Polisi masih menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menentukan kerugian dalam kasus dugaan korupsi di PT Asabri.

NASIONAL | 11 November 2020

Bahrullah Akbar Saksikan Sertijab Kepala Perwakilan BPK Banten

Anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Bahrullah Akbar menyaksikan acara Serah Terima Jabatan (sertijab) Kepala Perwakilan BPK Provinsi Banten.

NASIONAL | 11 November 2020

DPRD Sambut Positif Kebijakan Pemkab Klungkung

Beberapa fraksi memberi masukan berkaitan dengan sejumlah kebijakan seperti program pembuatan Mal Pelayanan Publik.

NASIONAL | 11 November 2020

BNN Apresiasi Dukungan Pegadaian Bantu Korban Narkoba

BNN mengapresiasi dukungan Pegadaian yang konsisten dalam pelaksanaan program corporate social responsibility (CSR) untuk membantu korban narkoba.

NASIONAL | 11 November 2020

BPK Terus Berupaya Tingkatkan Kualitas Hasil Pemeriksaan

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terus berupaya untuk meningkatkan kualitas hasil pemeriksaan kualitas hasil pemeriksaan atas pengelolaan.

NASIONAL | 11 November 2020

Henry Yosodinigrat Minta Polri Tangani Laporannya soal Rizieq Syihab

Pada Januari 2017, Henry meminta Polri tidak ragu-ragu menangkap dan menahan Rizieq Syihab.

NASIONAL | 11 November 2020

Terima Bintang Mahaputera Utama, Khofifah: Saya Persembahkan kepada Kementerian Sosial

Tanda Bintang Mahaputera Utama yang didapat merupakan hasil kerja kolektif, proses sinergi, kerja keras dan kolaborasi bersama saat mengabdi di Kemsos.

NASIONAL | 11 November 2020

KPK Dalami Dugaan Penyimpangan Penganggaran Proyek Gereja di Mimika

Pendalaman mengenai hal itu dilakukan penyidik KPK saat memeriksa empat orang saksi kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 Tahap 1 2015.

NASIONAL | 11 November 2020

Pemberian Penghargaan Presiden Dibagi Dua, Ini Alasannya

Dalam pelaksanaan acara penyerahan tanda jasa dan kehormatan yang digelar hari ini, telah diterapkan protokol kesehatan ketat.

NASIONAL | 11 November 2020

Lihat Kursi Pelayanan Kosong, Gubernur Nurdin Abdullah Marah

Kepala Dinas PMPTSP Jayadi Nas terlambat hadir 30 menit. Jayadi datang beberapa saat sebelum Nurdin pulang.

NASIONAL | 11 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS