KPK Pastikan Terus Usut Kasus Korupsi Asuransi Jasindo
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 512.005 (-6.84)   |   COMPOSITE 6248.46 (-48.82)   |   DBX 1360.69 (9.25)   |   I-GRADE 178.558 (-2.77)   |   IDX30 501.18 (-6.46)   |   IDX80 134.891 (-1.5)   |   IDXBUMN20 391.494 (-5.94)   |   IDXESGL 138.797 (-1.34)   |   IDXG30 140.594 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 444.842 (-5.97)   |   IDXQ30 144.61 (-1.81)   |   IDXSMC-COM 297.035 (-1.97)   |   IDXSMC-LIQ 354.776 (-3.84)   |   IDXV30 134.17 (-1.02)   |   INFOBANK15 1041.89 (-18.93)   |   Investor33 432.33 (-5.63)   |   ISSI 179.471 (-1.28)   |   JII 609.439 (-6.78)   |   JII70 215.337 (-2.24)   |   KOMPAS100 1204.27 (-15.92)   |   LQ45 940.235 (-12.38)   |   MBX 1689.01 (-17.61)   |   MNC36 320.772 (-4.37)   |   PEFINDO25 321.867 (-5.36)   |   SMInfra18 307.883 (-4.4)   |   SRI-KEHATI 367.45 (-5.83)   |  

KPK Pastikan Terus Usut Kasus Korupsi Asuransi Jasindo

Rabu, 11 November 2020 | 19:50 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan terus mengusut dan mengembangkan kasus korupsi pembayaran komisi kegiatan fiktif agen PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) dalam pengadaan asuransi minyak dan gas BP Migas-KKKS pada 2010-2012 dan 2012-2014.

Dalam kasus ini, mantan Dirut Jasindo, Budi Tjahjono telah divonis bersalah dan dihukum 7 tahun pidana penjara. Namun, dalam putusan Budi terdapat sejumlah pihak yang disebut dan diuntungkan dari korupsi tersebut. Salah satunya mantan Dirkeu dan Investasi PT Jasindo Solihah yang diperkaya lebih dari USD 198 ribu. Selain itu, terdapat nama Kiagus Emil Fahmy Cornain, selaku orang kepercayaan Kepala BP Migas yang diperkaya sebesar Rp 1,3 miliar; dan Soepomo Hidjazie selaku Direktur PT Bravo Delta Persada periode 2008-2012 yang diperkaya sebesar USD137 ribu.

"KPK memastikan akan melakukan pengembangan perkara terkait perkara jasa konsultansi bisnis asuransi dan reasuransi oil&gas pada PT Asuransi Jasa Indonesia tersebut," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (11/10/2020).

Dikatakan Ali, pihaknya segera mengumpulkan dan menguatkan bukti untuk mengembangkan perkara ini dan mengusut keterlibatan pihak lainnya dan menelusuri aliran uang haram kasus tersebut. Tak terutup kemungkinan, dari pengembangan kasus ini, KPK akan menjerat tersangka baru, termasuk menjerat pihak-pihak yang turut diperkaya dari korupsi tersebut.

"Saat ini fakta-fakta dan alat bukti akan segera kami kumpulkan," kata Ali.

Diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman 7 tahun pidana penjara dan denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan terhadap mantan Direktur Utama PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), Budi Tjahjono. Tak hanya pidana penjara dan denda, Majelis Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar Rp 6 miliar dan US$ 462.795 dikurangi dengan uang yang telah dikembalikan saat proses penyidikan sebesar Rp 1 miliar.

Majelis Hakim menyatakan Budi Tjahjono telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersama-sama melakukan korupsi terkait pembayaran kegiatan fiktif agen PT Jasindo dalam asuransi minyak dan gas di BP Migas atas kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) tahun 2010-2012 dan 2012-2014 yang ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp 16 miliar.

Budi Tjahjono bersama-sama mantan Direktur Keuangan dan Investasi PT Asuransi Jasindo, Solihah, dan Kiagus Emil Fahmi Cornain yang disebut sebagai orang kepercayaan Raden Priyono selaku Kepala BP Migas terbukti merekayasa kegiatan agen dan komisi yang diberikan kepada agen PT Asuransi Jasindo seolah-olah sebagai imbalan jasa kegiatan agen atas penutupan asuransi aset dan kontruksi pada BP Migas-KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) tahun 2010-2012 dan 2012-2014.

Perbuatan Budi dilakukan dengan cara PT Asuransi Jasindo sebagai konsorsium seolah-olah menggunakan jasa agen, KM Iman Tauhid. Sedangkan dalam pengadaan jasa aset industri, Sumur dan aset LNG BP Migas-KKKS tahun 2012-2014, dan penutupan konsorsium asuransi proyek kontruksi KKKS 2012-2014, PT Asuransi Jasindo seolah-olah menggunakan jasa agen Supomo Hidjazie. Padahal, KM Iman Tauhid Khan dan Supomo Hidjazie sebagai agen tidak melakukan kegiatan yang semestinya terkait dengan penutupan asuransi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jaksa Minta Hakim Tak Terima Eksepsi Andi Irfan Jaya

Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta tidak menerima eksepsi yang disampaikan Adi Irfan Jaya dan Tim kuasa hukumnya

NASIONAL | 11 November 2020

Kasus Kebakaran Gedung Kejagung, Penyidik Periksa Konsultan Perencana Pengadaan ACP

Penyidik Polri telah menetapkan delapan tersangka terkait kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung.

NASIONAL | 11 November 2020

Damai Hari Lubis: Ganti Kerusakan Ditolak Bandara

Ketua Aliansi Anak Bangsa yang juga mujahid 212 Damai Hari Lubis angkat bicara terkait kerusakan sejumlah fasilitas di Bandara Soekarno-Hatta

NASIONAL | 11 November 2020

Jadi Tersangka Penerima Suap Rp 100 Juta, Irgan Ditahan 20 Hari

Irgan diduga menerima suap sebesar Rp 100 juta dari Bupati Labuhan Batuutara, Khairuddin Syah Sitorus.

NASIONAL | 11 November 2020

KPK Pastikan Cermati Persidangan Skandal Djoko Tjandra

KPK memastikan terus memantau dan mencermati jalannya proses persidangan yang terkait skandal Djoko Tjandra yang menjerat Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

NASIONAL | 11 November 2020

Muhadjir Effendy Dianugerahi Bintang Mahaputra Adipradana

Ia menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputra Adipradana atas jasa-jasanya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) periode 2016-2019.

NASIONAL | 11 November 2020

Suami Ungkap Anita Kolopaking Murung Usai Terima USD 50.000 dari Pinangki

Wyasa Santosa Kolopaking, suami Anita Kolopaking mengungkapkan hal tersebut dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (11/11/2020).

NASIONAL | 11 November 2020

KPK Tersangkakan Mantan Anggota DPR Irgan Chairul Mahfiz

Irgan dijerat dalam kasus korupsi pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBNP 2017 dan APBN 2018 untuk Kabupaten Labuhanbatu Utara.

NASIONAL | 11 November 2020

Ketum TP PKK Sosialisasikan Protokol Kesehatan di Batam

Ketum PKK Tri Tito Karnavian mendatangi beberapa rumah warga di Batam untuk mensosialisasikan protokol kesehatan.

NASIONAL | 11 November 2020

Cak Imin: Lepi Layak Dicalonkan sebagai Bupati Cianjur

Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar percaya pada kapasitas Lepi Ali Firmansyah untuk Calon Bupati Cianjur.

NASIONAL | 11 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS