Pesta Nikah di Sragen Berujung Petaka
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-6)   |   COMPOSITE 6289.65 (-101.9)   |   DBX 1346.19 (-23.99)   |   I-GRADE 181.205 (-2.47)   |   IDX30 507.3 (-8.33)   |   IDX80 137.13 (-2.75)   |   IDXBUMN20 404.453 (-9.69)   |   IDXESGL 139.923 (-2.31)   |   IDXG30 143.928 (-2.34)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-6.89)   |   IDXQ30 145.336 (-1.96)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-5.68)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-9.49)   |   IDXV30 137.088 (-4.35)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.02)   |   Investor33 435.377 (-5.2)   |   ISSI 184.679 (-3.76)   |   JII 634.506 (-14.59)   |   JII70 224.071 (-5.04)   |   KOMPAS100 1224.8 (-20.93)   |   LQ45 952.541 (-16.27)   |   MBX 1705.32 (-27.15)   |   MNC36 322.487 (-4.05)   |   PEFINDO25 325.966 (-4.48)   |   SMInfra18 310.375 (-7.63)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-4.83)   |  

Pesta Nikah di Sragen Berujung Petaka

Kamis, 12 November 2020 | 14:58 WIB
Oleh : Stefy Thenu / JAS

Sragen, Beritasatu.com – Edi Subagyo larut dalam duka. Kepala Desa Wonorejo, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen itu, merasa kehilangan tiga orang warganya, yakni LD (28), ibunya S (57) dan bapaknya SD (60), yang meninggal secara mendadak dan beruntun karena terpapar Covid-19.

Kepada Beritasatu.com, Kamis (12/11/2020) Edi Subagyo menjelaskan, kejadian yang menggemparkan kampungnya dan viral di media sosial itu, terjadi usai pesta nikah LD pada 24 Oktober 2020 lalu. Dua hari usai menggelar ijab kabul atau 26 Oktober 2020, LD mengalami sesak nafas, saat acara ngunduh mantu di rumah mertuanya di Wonogiri.

Edi menuturkan, tiga hari sebelum pernikahannya, LD sempat memeriksakan diri ke dokter karena merasa sesak napas. LD juga diketahui pernah perjalanan ke Jakarta.

"Saat periksa, oleh dokter disuruh opname, tapi dia menolak dengan alasan karena sebentar lagi mau menikah," ujar Edi.

Karena sesak napasnya tak kunjung sembuh, LD pun dirawat selama seminggu lebih di RSUD dr Moewardi Solo, sebelum akhirnya meninggal dunia pada 5 November 2020.

Meski belum diketahui positif virus corona atau tidak, sehari setelah kematian LD, sang ibu berinsial S (57) tiba-tiba jatuh sakit, dan meninggal dunia dengan status positif Covid-19 di RSUD Ngipang Solo.

Belum lagi air mata mengering, kabar duka kembali tersiar. Pada 9 November, giliran ayah LD, yakni SD (60) jatuh sakit dan meninggal dunia, juga dengan status positif Covid-19.

Edi Subagyo mengakui, jika almarhum pengantin perempuan yakni LD memiliki riwayat penyakit asma. Sedangkan bapak dan ibunya memiliki riwayat penyakit diabetes. Pascameninggalnya tiga anggota dalam satu keluarga itu, sebanyak 150 orang warga yang merupakan tamu dalam hajatan itu, menjalani tes rapid secara massal.

‘’Sekitar 150 orang warga semuanya di-rapid, dan hasilnya ada 3 orang yang dinyatakan positif setelah hasil rapid-nya reaktif. Kemudian dilakukan tes usap dan hasilnya positif,’’ papar Edi.

Kendati di kampungnya ditemukan klaster keluarga dan klaster pesta pernikahan, pihak pemerintah desa tidak melakukan lockdown.

"Tidak ah. Biasa saja, kami memutuskan tidak melakukan lockdown, warga bebas keluar masuk, yang penting disiplin 3 M," katanya.

Menurut Edi, tiga orang itu telah dikarantina di fasilitasi Pemkab Sragen. Untuk mempelai pria, yakni suami LD, juga telah menjalani tes swab, namun belum diketahui hasilnya.

Menanggapi klaster pesta pernikahan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sragen, Dedy Endriyatno menegaskan akan mengambil tindakan tegas dan akan membubarkan hajatan yang diselenggarakan masyarakat tanpa menerapkan protokol kesehatan. Pemkab Sragen akan menggelar rapat dengan Dinas Kesehatan menyusul adanya kasus itu.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Berjuang Menyembuhkan Negeri

Tiga pahlawan kesehatan RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran menceritakan perjuangan mereka menyembuhkan negeri dari pandemi COVID-19.

NASIONAL | 12 November 2020

Empat Desa Dilibatkan dalam Pilot Project SDGs Desa

Dari jumlah tersebut, dua desa di antaranya berada di Jawa Timur dan dua lainnya di Jawa Tengah.

NASIONAL | 12 November 2020

Bencana Longsor Terjadi di Tapanuli Selatan

Bencana tanah longsor terjadi di Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut), Kamis (12/11/2020).

NASIONAL | 12 November 2020

Polisi Telusuri Penyebar Pertama Video Syur Mirip Gisel

Penyidik Subdit Cyber Ditreskrimum Polda Metro Jaya, akan menelusuri dan mengejar pelaku yang pertama kali menyebar video mirip penyanyi Gisella Anastasia.

NASIONAL | 12 November 2020

Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur, KPK Periksa Wali Kota Banjar

KPK menjadwalkan memeriksa Wali Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih, Kamis (12/11/2020).

NASIONAL | 12 November 2020

Jelang Pergantian Kapolri, Ada 3 Pati Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang Tiga

Tiga Pati yang disebut-sebut akan naik menjadi bintang tiga adalah Kapolda Metro Jaya Irjen Nana, Kapolda Jateng Irjen Ahmad Lutfhi, dan Kapolda Jatim M Fadil.

NASIONAL | 12 November 2020

Mendes: Desa Peduli Anak Sudah Terangkum dalam SDGs Desa

Mendes PDTT mengatakan desa peduli anak tidak memiliki tujuan SDG tersendiri karena anak bersentuhan dengan berbagai SDGs Desa.

NASIONAL | 12 November 2020

Kasus Djoko Tjandra, Kabareskrim: Sejak Awal Kita Ajak KPK untuk Supervisi

Kabareskrim mengatakan sejak awal pihaknya selalu mengajak KPK untuk melakukan supervisi dalam pengusutan perkara skandal Djoko Tjandra.

NASIONAL | 12 November 2020

Kemdes PDTT Terus Kembangkan Model Studi Banding Antar Desa

Kemdes PDTT akan mendorong model studi banding antar desa untuk mendukung percepatan pencapaian tujuan SDGs Desa.

NASIONAL | 28 Oktober 2020

Kasus Beredarnya Video Syur Mirip Gisel dan Jessica Naik Penyidikan

Rencananya penyidik akan memanggil dua saksi dan ahli untuk dimintai keterangan, pada hari ini.

NASIONAL | 12 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS