Warga Kota Malang Mengeluh, Air PDAM Tercemar Solar
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-4.16)   |   COMPOSITE 6289.65 (-83.65)   |   DBX 1346.19 (-24.1)   |   I-GRADE 181.205 (-2.01)   |   IDX30 507.3 (-6.33)   |   IDX80 137.13 (-2.24)   |   IDXBUMN20 404.453 (-7.79)   |   IDXESGL 139.923 (-1.71)   |   IDXG30 143.928 (-2.04)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-4.93)   |   IDXQ30 145.336 (-1.29)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-4.82)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-8.7)   |   IDXV30 137.088 (-3.6)   |   INFOBANK15 1041.31 (-1.87)   |   Investor33 435.377 (-3.85)   |   ISSI 184.679 (-3.13)   |   JII 634.506 (-12.53)   |   JII70 224.071 (-4.19)   |   KOMPAS100 1224.8 (-16.44)   |   LQ45 952.541 (-12.58)   |   MBX 1705.32 (-21.32)   |   MNC36 322.487 (-3.05)   |   PEFINDO25 325.966 (-3.53)   |   SMInfra18 310.375 (-6.77)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-3.26)   |  

Warga Kota Malang Mengeluh, Air PDAM Tercemar Solar

Jumat, 13 November 2020 | 18:50 WIB
Oleh : Didik Fibrianto / WBP

Malang, Beritasatu.com - Air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Malang yang dikelola Perumda Tugu Tirta sejak Kamis sore (12/11/2020) dikeluhkan warga Kota Malang karena berbau minyak solar. Kondisi ini menyebabkan ribuan pelanggan PDAM tidak bisa memanfaatkan air bersih untuk kebutuhan rumah tangganya.

"Air PDAM mengeluarkan bau solar," kata pelanggan PDAM asal Jalan Candi Jago, Blimbing, Kota Malang, Deni Rachmawan Jumat (13/11/2020).

Menurut Deni, sejak mengeluarkan bau solar, air yang dikonsumsi berubah berwarna cokelat dan tidak bisa digunakan untuk mandi dan minum. "Bau air sangat pekat dengan solar," keluhnya.

Sementara Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan penyebab air tercemar karena kondisi genset dan tandon air Wendit 3 Kabupaten Malang terkontaminasi. Ia menduga pencemaran tidak sekedar kelalaian, tapi unsur kesengajaan sehingga perlu dilakukan penyelidikan dari kepolisian.

Ia menjelaskan pengisian solar di genset itu melebihi kapasitas. Saat itu, petugas mengaku mengisi sekitar 3.000 liter solar. "Karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak, saya meminta Dirut dan jajarannya segera melakukan pendekatan pada siapa saja yang bertugas di sini, sebelum pihak kepolisian turun menyelidiki" tandasnya.

Setelah dilakukan pengecekan kondisi air di pusat tandon air di Wendit, dia memastikan air tidak berbau, jernih, dan layak didistribusikan kepada pelanggan. "Saat ini kondisi air sudah jernih meski masih berbau tapi itu akan segera hilang," ujarnya.

Ia menjelaskan jika kelalaian, maka durasi waktu pengisiannya tidak selama ini. Ada jeda 1 jam 35 menit untuk menghabiskan 3.000 liter solar

Terkait kasus ini, Sutiaji menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga. "Kami minta kepada pimpinan dari Perumda Tugu Tirta untuk selalu waspada. Masyarakat Kota Malang tidak usah khawatir, ini langsung sudah ada tindakan" katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Kota Malang, Muhlas, menyatakan akan menyelesaikan air bau solar tersebut. Pihaknya akan segera mendistribusikan air jernih ke wilayah terdampak. Saat ini petugas sudah melakukan flushing untuk menguras air-air yang mungkin masih tercemar di dalam pipa. "Setelah membuang air yang tercemar, air kembali normal dan tidak lagi terkontaminasi," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Kasus Kebakaran Kejagung, Tersangka Jadi 11 Orang

Ketiga tersangka dikenakan Pasal 188 KUHP juncto Pasal 55 huruf 1 ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

NASIONAL | 13 November 2020

Gubernur Sulteng Ingatkan Transparansi Pengelolaan Dana Covid-19

Longki mengingatkan bupati dan wali kota di Sulteng untuk transparan dalam mengelola dana Covid-19.

NASIONAL | 13 November 2020

Kerumunan di Acara Rizieq Berpotensi Timbulkan Cluster Baru Covid-19

Rizieq Syihab diminta menahan diri dari keinginan yang mengundang banyak orang yang berpotensi menimbulkan cluster baru Covid-19.

NASIONAL | 13 November 2020

250 Warga Binaan Rutan Bengkulu Selatan Jalani Swab Test

Rutan kelas IIB Manna Bengkulu Selatan sangat ketat menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

NASIONAL | 13 November 2020

Gunung Sitoli Kembali ke Zona Merah Covid-19

Penambahan kasus konfirmasi positif di Gunung Sitoli, terjadi karena masyarakat mulai kendor dalam menerapkan protokol kesehatan.

NASIONAL | 13 November 2020

8,2 Juta Vaksin Covid-19 Tiba di Sumut Akhir November

Dinas Kesehatan Sumut telah memberikan pelatihan cara penyuntikan vaksin Covid-19.

NASIONAL | 13 November 2020

59 Sekolah di Bengkulu Tengah Diizinkan Belajar Tatap Muka

Sebanyak 59 sekolah di Bengkulu Tengah, diizinkan untuk menggelar belajar tatap muka setelah 8 bulan belajar daring di rumah.

NASIONAL | 13 November 2020

Edy Rahmayadi: Protokol Kesehatan Senjata Utama Hadapi Covid-19

Edy meminta Satgas Penanganan Covid-19 lebih aktif melakukan sosialisasi protokol kesehatan.

NASIONAL | 13 November 2020

Ketua MPR: Waspadai Semakin Meningkatnya Klaster Covid-19 di Pesantren Jabar

Bambang Soesatyo meminta pimpinan pondok pesantren terkait untuk segera menyediakan ruang untuk isolasi dan pengobatan bagi santri yang terpapar.

NASIONAL | 13 November 2020

Stafsus Presiden: Proses Transisi Energi Sudah on the Track

Saat ini bauran energi baru terbarukan (EBT) sudah mencapai sekitar 14%, dan ditargetkan mencapai 23% pada 2025.

NASIONAL | 13 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS