Logo BeritaSatu

Limbah Pabrik Belum Ditangani Serius

Sabtu, 14 November 2020 | 10:19 WIB
Oleh : Heriyanto / HS

Jakarta, Beritasatu.com - Maraknya limbah medis yang tidak ditangani dengan baik terus mencuat sejak merebaknya wabah Covid-19. Namun, persoalan limbah secara umum juga masih menyimpan banyak pekerjaan rumah, terutama di kawasan Jabodetabek. Salah satunya adalah pencemaran yang dilakukan sejumlah industri atau pabrik.

Beberapa informasi yang dihimpun SP menyebutkan sejumlah pabrik atau industri dari skala kecil hingga besar menyebabkan pencemaran di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Kasus terakhir di Bogor dan Depok yang sempat terpantau adalah limbah pabrik tahu dan pabrik makanan atau pengolahan daging. Pekan lalu, warga Desa Desa Leuwinutug, Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor, mengeluhkan pencemaran Sungai Gudang yang diduga berasal dari sebuah pabrik bakso dan sosis. “Warga mengeluhkan pencemaran yang menyebabkan bau dan aroma seperti bangkai hewan,” ujar salah seorang warga.

Seperti diketahui, Sungai Gudang mengalir sepanjang 2 kilometer lalu bermuara ke Sungai Cileungsi yang akan berlanjut ke Kali Bekasi. Pada Juli lalu, warga melaporkan tiga kasus pencemaran Sungai Cileungsi ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kemitraan DLH Kabupaten Bogor Endah Nurmayati mengakui adanya pengaduan warga tersebut dan sudah menurunkan tim ke lapangan untuk memeriksa sampel air sungai.

Di Depok, pernah dilaporkan warga Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, yang mengeluhkan bau tak sedap dari air limbah dan suara bising mesin pabrik bakso di wilayah tersebut. Keluhan warga Mekarsari itu hanya memperkuat banyaknya aktivitas pabarik atau usaha yang tidak mengatur instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dengan baik. Di sisi lain, tidak sedikit perusahaan di wilayah tersebut tidak memperbaharui instalasi standar pengolahannya sesuai peningkatan skala produksi yang di lakukan. Akibatnya hanya sebagian limbah yang diolah sebelum dibuang ke sungai sementara sebagian lainnya di biarkan tanpa melewati proses penyaringan.

Dalam survey yang dilakukan Wali Kota Bogor Bima Arya bersama tim menyebutkan cukup banyak aktivitas pabrik, khususnya pabrik tahu, yang membuang limbah di Sungai Ciliwung.
"Ada limbah yang dibuang langsung ke sungai, kebanyakan pabrik tahu. Dari Bogor sampai Depok ada 11 (pabrik tahu), dari Depok sampai Jakarta ada belasan juga,” katanya kata Bima Arya.
Akibat pencemaran dan vegetasi yang berkurang, Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) mengkhawatirkan kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung dalam kondisi kritis.

Dilaporkan
Kondisi yang sama juga terjadi di Tangerang Selatan yang bermuara di Sungai Cisadane. Calon wakil walikota Tangsel Rahayu Saraswati yang menyusuri Sungai Cisandane pekan lalu mendapatkan salah satu pabrik membuang limbah secara sembarangan ke sungai. Adapun limbah tersebut diduga berasal dari pabrik tisu yang ditengarai sudah beberapa kali membuang limbah sembarangan dan meresahkan warga sekitar pabrik tersebut.

Komunitas Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci) menjelaskan pencemaran dari pabrik-pabrik tersebut sudah berlangsung lama dan sudah sering juga dilaporkan ke pihak yang berwenang.
Selain di sekitar DAS Cisadane, pencemaran juga terjadi sentra-sentra industri lainnya. Warga Desa Telaga Sari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, juga mengeluhkan sebuah pabrik coklat di kawasan tersebut yang dianggap melakukan pencemaran atau perusakan lingkungan.

Sedangkan di Bekasi, pencemaran pabrik di beberapa aliran sungai sudah sering terjadi. Salah satunya adalah pencemaran di Kali Bekasi yang terhubung dari Bogor dengan Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas. Belum lama ini, Kali Bekasi dipenui buih atau busa yang cukup banyak dengan aroma tidak sedap dan sangat menyengat hidung.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengeluhkan hal tersebut dan sudah melaporkan kondisi tersebut ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk membantu mengatasinya.
Rahmat menuding sumber pencemaran berasal dari sejumlah industri di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor. Sebab, hasil penelusuran limbah sudah ada di wilayah perbatasan tak jauh dari Curug Parigi (perbatasan) yang sekarang menjadi destinasi wisata alam di Bekasi.

"Saya yakin itu limbah bukan dari hulu-hulu banget dari Hambalang itu tidak. Paling di kawasan pabrik-pabrik saja yang dari Cileungsi sana," kata Rahmat saat itu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Berkas Perkara Dinyatakan Lengkap Polri Serahkan Sambo Cs ke Jaksa

Ferdy Sambo dan 11 tersangka lain kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J dan obstruction of justice segera diserahkan ke jaksa.

NEWS | 29 September 2022

Kasus dan Kematian Covid-19 Jakarta sampai 28 September 2022

Infografik tentang data kasus dan jumlah kematian Covid-19 di Jakarta sampai tanggal 28 September 2022.

NEWS | 29 September 2022

Jumlah Penerima Vaksin Covid-19 sampai 28 September 2022

Infografik tentang data jumlah penerima vaksin Covid-19 di Indonesia sampai dengan tanggal 28 September 2022.

NEWS | 29 September 2022

Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia sampai 28 September 2022

Infografik tentang data dan tren kasus aktif Covid-19 di Indonesia sampai dengan tanggal 28 September 2022.

NEWS | 29 September 2022

Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi pada 28 September 2022

Infografik tentang data angka prevalensi Covid-19 di 10 provinsi di Indonesia pada tanggal 28 September 2022.

NEWS | 29 September 2022

Partai Demokrat Tetap Ingin AHY Ikut Pilpres 2024

Koordinator Juru bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menegaskan partainya terbuka mengusung Anies Baswedan sebagai capres.

NEWS | 29 September 2022

Puan Tanam Padi Bareng Petani dan Borong Sayur-Mayur di Bali

Dalam kunjungan kerjanya di Bali, Ketua DPR Puan Maharani meninjau lokasi pertanian di Kabupaten Badung. Ia juga ikut menanam padi bersama petani.

NEWS | 29 September 2022

Puan Maharani Tegaskan PDIP Siap Usung Calon Presiden Sendiri

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menyatakan partainya siap mengusung calon presiden (capres) sendiri pada Pilpres 2024.

NEWS | 29 September 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 28 September 2022

Infografik tentang data positivity rate Covid-19 di Indonesia sampai dengan tanggal 28 September 2022.

NEWS | 29 September 2022

Tim Putri BIN O2C Berpeluang ke Babak Kedua Livoli

Tim putri BIN O2C Bandung dan PLN Batam berpeluang ke babak delapan besar kompetisi bola voli Livoli Divisi I.

NEWS | 28 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tiongkok Tolak Keras Perbandingan Ukraina dengan Taiwan

Tiongkok Tolak Keras Perbandingan Ukraina dengan Taiwan

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings