Unhan Harus jadi Center of Excellence Segala Hal Ikhwal Pertahanan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 479 (-2)   |   COMPOSITE 5975 (-12)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1396 (-0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-0)   |   IDX30 473 (-1)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1245 (-7)   |   IDXBUMN20 361 (0)   |   IDXCYCLIC 739 (-1)   |   IDXENERGY 741 (2)   |   IDXESGL 130 (-0)   |   IDXFINANCE 1328 (1)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1274 (2)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 965 (0)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 739 (-6)   |   IDXPROPERT 876 (-4)   |   IDXQ30 136 (-0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (0)   |   IDXTECHNO 3334 (15)   |   IDXTRANS 1040 (3)   |   IDXV30 127 (0)   |   INFOBANK15 957 (-1)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 408 (-1)   |   ISSI 176 (-0)   |   JII 579 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1135 (-3)   |   LQ45 890 (-2)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1594 (-3)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 303 (-1)   |   PEFINDO25 295 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (0)   |   SRI-KEHATI 342 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Unhan Harus jadi Center of Excellence Segala Hal Ikhwal Pertahanan

Sabtu, 14 November 2020 | 13:44 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Pentingnya peningkatan pertahanan Indonesia menjadi perhatian serius para mahasiswa S3 Cohort 3 Universitas Pertahanan (Unhan) saat melakukan tinjauan di atas kapal KRI Makasar-590 di Tanjung Priok, Sabtu, (14/11/2020).

“Kami sengaja hadir di KRI Makasar untuk menegaskan pentingnya laut sebagai halaman depan NKRI. Kesadaran sebagai Bangsa Maritim sangat penting. Semangat Jalesveva Jaya Mahe terus berkumandang, menjemput tugas sejarah Indonesia sebagai pemimpin di antara bangsa-bangsa,” ujar Hasto Kristiyanto, mahasiswa Doktoral Unhan.

Hasto menjelaskan mau tidak mau sebuah pengembangan ilmu pengetahuan teknologi akan mencapai tahap revolusi dan banyak yang dikembangkan dari paradigma security defense. “Salah satu tugas kelompok kami adalah Evaluating the Revolution in Military Affairs (RMA) Index of Armed Forces. Tugas tersebut sangat menarik. Menggambarkan bagaimana revolusi teknologi diterapkan di milter,” papar Hasto.

Lebih lanjut, Hasto berpandangan, tidak ada negara yang bisa survive (bertahan) tanpa sebuah kekuatan militer yang handal. Apalagi Indonesia telah memiliki konsepsi sistem pertahanan rakyat semesta.

Hal itu menurut Hasto harus menjadi motivasi, sebab Singapura saja sudah mengembangkan doktrin integrated knowledged-based command and control untuk meningkatkan pertahanannya.

Konsepsi pertahanan Indonesia, menurut Hasto, harus bertitik tolak dari pandangan geopolitik Indonesia untuk dunia, yang dijalankan secara terintegrasi antara diplomasi luar negeri dan pertahanan. Pada saat bersamaan konsolidasi industri pertahanan harus dijalankan, dengan mendorong akuisisi dan pengembangan teknologi pertahanan yang sesuai dengan kondisi geografis, sejarah, dan falsafah bangsa.

"Universitas Pertahanan harus menjadi center of excellence, pusat research pertahanan terkait dengan segala hal ikhwal keseluruhan aspek pertahanan, menjadi pusat kajian ilmu pertahanan khas Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia," tandas Hasto.

Sementara itu Komandan KRI Makassar-590 Letkol Laut (P) Hariono menyambut baik kunjungan para mahasiswa doktoral Unhan di kapal komandonya.

"Saya selaku komandan KRI Makassar-590 mengucapkan selamat datang dari perwira senior sekalian dari S3 Unhan, kehormatan bagi kami bisa dikunjungi. Perlu diketahui KRI Makassar-590 ini buatan Korea Selatan tahun 2007," kata Hariono.

Diawali dengan rapid test, Hasto dan rombongan diajak Hariono bersenam bersama di atas helipad KRI Makassar-590.

Meski cuaca mulai menyengat, semua bersemangat. Diawali dengan senam kesegaran jasmani diiringi musik yang mengiringi, populer disingkat SKJ yang terkenal di era 80-an.

"Senam jamannya Pak Hasto ini," rekan Hasto berceletuk. Sontak terdengar tawa membahana. Hasto pun tergelak atas candaan tersebut. Mengikuti instruktur senam, mereka lanjut dengan joget diiringi lagu Poco-poco. Sekitar 20 menit senam dan joget, diakhiri dengan dialog dan foto bersama.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mampu Lanjutkan Program Risma, Pengamat Sebut Masyarakat Akan Pilih Eri-Armuji di Pilkada Surabaya

Rasionalitas masyarakat diterjemahkan dengan memilih calon pemimpin yang dinilai mampu mengakomoir kepentingan mereka.

NASIONAL | 14 November 2020

Komunitas India Medan Sampaikan Keluhan kepada Bobby Nasution

Komunitas India Muslim Medan meminta Bobby memperhatikan kasus begal, narkotika, dan abrasi.

NASIONAL | 14 November 2020

BMKG: Panas Terik 2 Hari Terakhir Bukan Gelombang Panas

Cuaca panas karena gerak semu matahari yang terjadi pada November dan April dan dampak dari siklon tropis Vamco di Laut Cina Selatan.

NASIONAL | 14 November 2020

Limbah Pabrik Belum Ditangani Serius

Perusahaan tidak memperbaharui instalasi standar pengolahannya

NASIONAL | 14 November 2020

Bobby Nasution Diyakini Bisa Bangkitkan Peradaban Islam di Medan

Bobby Nasution mengusung sederet program keumatan, salah satunya adalah membangun Islamic Center.

NASIONAL | 14 November 2020

Kemdikbud Alokasikan Rp 350 Miliar untuk Program 3 Semester di Luar Kampus

Kegiatan mahasiswa belajar di luar kampus dan dibiayai pemerintah ini berlaku untuk kampus negeri maupun swasta.

NASIONAL | 13 November 2020

Kedaireka, Wadah Kolaborasi Reka Cipta Perguruan Tinggi dan Industri

Platform kedaireka telah diluncurkan sebagai bagian dari skema pendanaan matching fund pada acara Merdeka Belajar episode ke-6

NASIONAL | 14 November 2020

BSN Dorong Sektor Pariwisata Terapkan SNI dan Protokol Kesehatan

BSN mendorong pengelolaan pariwisata tetap menerapkan prinsip keberlanjutan

NASIONAL | 14 November 2020

Pendirian BUMDesma Tidak Dibatasi Zonasi

Dengan catatan kedua desa yang terlibat dalam BUMDesma saling menguntungkan satu sama lain.

NASIONAL | 14 November 2020

Mendes: Semua Permasalahan di Desa Bisa Tertangani Lewat SDGs

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menilai semua permasalahan seperti kemiskinan dan kelaparan akan mudah tertangani melalui SDGs Desa.

NASIONAL | 14 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS