Belajar Tatap Muka Diizinkan, Asal Patuhi Protokol Kesehatan
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Belajar Tatap Muka Diizinkan, Asal Patuhi Protokol Kesehatan

Minggu, 15 November 2020 | 21:49 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Rencana pembelajaran tatap muka di sekolah pada 2021 belum sepenuhnya mendapat lampu hijau dari berbagai pihak. Satu sisi berdasarkan survei ada sekitar 56% (959 orang) dari 1.712 orang tua yang mengaku jenuh selama PJJ. Namun di sisi lain apakah sekolah sudah siap melakukan tatap muka. Berdasarkan fakta di lapangan itulah Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan, Retno Listyarti menuturkan, sekolah diizinkan dibuka asal sesuai dengan standar protokol kesehatan.

Retno menuturkan, jika pemerintah hendak membuka sekolah di semua zona, maka KPAI merekomendasikan beberapa hal. Di antaranya, pemerintah pusat dan daerah harus fokus pada persiapan infrastruktur, protokol kesehatan, sosialisasi protokol kesehatan, dan sinergi antara dinas pendidikan dengan dinas kesehatan, serta Gugus Tugas Covid-19 di daerah.

"Jika sekolah belum mampu memenuhi infrastruktur dan protokol/SOP, maka tunda dahulu buka sekolah,” kata Retno dalam siaran pers diterima Suara Pembaruan, Minggu (15/11/2020).

KPAI juga mendorong buka sekolah tidak ditentukan zona, namun lebih ditentukan oleh kesiapan semua pihak. Dalam hal ini, pemerintah harus mengalokasikan anggaran untuk swab test. Sebelum memulai pembelajaran tatap muka di sekolah, swab test kepada guru dan peserta didik dapat dilakukan secara sampel, dengan biaya dibebankan pada APBD dan APBN anggaran 2020/2021.

"Daerah siap, sekolah siap, guru siap, orang tua siap dan siswa siap, kalau salah satu tidak siap, maka tunda buka sekolah meski pun zonanya berstatus hijau,” ujarnya.

Retno juga menuturkan, pemerintah harus mulai mengarahkan politik anggaran ke pendidikan, terutama persiapan infrastruktur buka sekolah demi mencegah sekolah menjadi klaster baru. Sebab, menyiapkan infrastruktur adaptasi kebiasaan baru (AKB) di sekolah membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

"Kalau daerah belum siap, maka tunda dahulu buka sekolah, meski di daerah itu zonanya hijau,”ucapnya.

Usulan Retno untuk sekolah buka asal dengan protokol kesehatan yang ketat juga mengacu pada hasil pengawasan persiapan buka sekolah yang dilakukan KPAI di 46 sekolah di 8 provinsi. Berdasarkan tinjauan lapangan ke 29 sekolah mulai dari jenjang SD, SMP sampai SMA/SMK menemukan fakta, banyak sekolah belum siap.

Selanjutnya, Retno juga menuturkan, sepanjang rangkaian pengawasan yang KPAI lakukan, ternyata status zona berubah berdasarkan penyesuaian Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, yang awalnya hanya di zona hijau dan menjadi zona hijau dan kuning, ternyata pada pelaksanaannya penentuan zona membuat aktivitas buka tutup sekolah terjadi berkali-kali.

Uji Coba
Kendati demikian, Retno menyebutkan, KPAI mendesak sekolah untuk tidak langsung pembelajaran tatap muka (PTM) dengan separuh jumlah siswa, tetap disarankan untuk memulai uji coba PTM dengan sepertiga siswa, baik siswa SMA/SMK/SMP dimulai dari kelas paling atas.

"Apabila peserta didik patuh pada protokol kesehatan, barulah menyelenggarakan simulasi untuk siswa di kelas bawahnya. Jangan memulai PTM tanpa uji coba terlebih dahulu,” ucapnya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kerumunan Massa di Tengah Pandemi Covid-19 Tanpa Tindakan Sanksi Pidana?

Polri yang juga merupakan bagian dari Satgas Covid-19 terkesan tidak berdaya menindak kerumunan massa, seperti yang dilakukan simpatisan Rizieq Syihab.

NASIONAL | 15 November 2020

Buntut Perseteruan dengan Ustaz Maheer, Laskar Nikita Mirzani Terbentuk

Laskar Nikita Mirzani ini terbentuk karena menilai apa yang dilakukan ustaz Maheer dan pendukungnya sudah kelewat batas.

NASIONAL | 15 November 2020

Petugas Kantor Pos Gorontalo Antar Langsung BST ke Rumah KPM

Kantor Pos Gorontalo memberlakukan sistem pengantaran langsung Bantuan Sosial Tunai (BST) ke rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

NASIONAL | 15 November 2020

Temu Komunitas MTR, Edukasi Warga Hentikan Kebiasaan Buruk Berutang

Kegiatan MTR ini menghadirkan pembicara para mantan pelaku utang miliaran yang berhasil melunasi utangnya dalam waktu cepat tanpa bayar bunga riba.

NASIONAL | 15 November 2020

GKI Satukan Pandangan Kebangsaan soal Kebinekaan

Kesadaran bela negara sebagai bentuk revolusi mental harus ditanamkan sedini mungkin.

NASIONAL | 15 November 2020

Kunjungi Samuda dan Hanaut, Sugianto Singgung Pembangunan Jalan hingga Kesehatan

Calon Gubernur Kalteng Nomor 2 sosialisasi masalah pembangunan di bidang pendidikan, infrastruktur, perkebunan hingga kesehatan.

NASIONAL | 15 November 2020

Jelang RDPU MRP, Kapolda Papua Keluarkan Maklumat untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Maklumat dikeluarkan untuk mencegah penyebaran Covid-19, karena dikhawatirkan rapat yang mengundang berkumpulnya orang dapat menimbulkan klaster baru.

NASIONAL | 15 November 2020

Suspect Covid-19 Dijamin Dapat Gunakan Hak Suara di Pilgub Bengkulu

KPU Bengkulu menyiapkan bilik khusus untuk masyarakat yang memiliki gejala Covid-19.

NASIONAL | 15 November 2020

4 Warga Rejang Lebong Diduga Miliki 28 Paket Sabu Diringkus

Sebanyak 28 paket sabu siap jual itu, terdiri atas 1 paket besar, 4 paket sedang dan sebanyak 23 paket kecil.

NASIONAL | 15 November 2020

Dinkes Bengkulu: Pesta Pernikahan Terbuka Wajib Terapkan Prokes

Saat ini Kota Bengkulu masih berada di zona merah penyebaran Covid-19 di Provinsi Bengkulu.

NASIONAL | 15 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS