Suami Ungkap Pinangki Rahasiakan Pertemuan dengan Djoko Tjandra
Logo BeritaSatu

Suami Ungkap Pinangki Rahasiakan Pertemuan dengan Djoko Tjandra

Senin, 16 November 2020 | 19:16 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - AKBP Napitupulu Yogi Yusuf mengungkapkan bahwa istrinya, jaksa Pinangki Sirna Malasari, merahasiakan pertemuannya dengan terpidana kasus korupsi cessie Bank Bali Djoko Tjandra.

"Saya tahu dia akan keluar negeri pada tanggal 19 dan 25 November. Dia sudah menyiapkan paspor di depan anak. Saya tanya mau ke mana, dia 'jawab bukan urusan kamu'. Saya tahu dia ke luar negeri. Tapi saat itu saya sudah dalam tahapan ngomong apa saja salah, apakagi pertanyaan ketemu Djoko Tjandra, saya tidak tahu sama sekali," kata Yogi dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin.

Napitupulu Yogi Yusuf menjadi saksi untuk istrinya, mantan Kepala Subbagian Pemantauan dan Evaluasi II Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung Pinangki Sirna Malasari.

Yogi pun baru tahu dari pemberitaan media massa soal pertemuan istrinya dengan Djoko Soegiarto Tjandra di Kuala Lumpur.

"Kehidupan Pinangki sebelum saya kenal juga sering ke luar negeri, saat jadi istri juga sering keluar karena mengobati orang tuanya di Singapura dari dulu begitu," kata Yogi.

Meski saat itu Yogi bertugas di Direktorat Tindak Pidana Khusus Bareskrim Mabes Polri, Yogi mengaku tidak dapat menggunakan kemampuan investigasinya terhadap Pinangki.

"Saya hanya tahu sebatas ketemu Djoko Tjandra diajak Rahmat, yang lain enggak paham karena saya polisi maka saya malah lebih baik tidak tahu," kata Yogi.

Yogi mengaku kenal Rahmat sebagai teman Pinangki.

"Pernah ketemu Rahmat saya dia datang ke ulang tahun anak saya Bima Sena pada bulan Maret 2020, dia datang bersama dengan cucunya, hanya sebentar saja," ungkap Yogi.

Yogi pun mengaku tidak kenal advokat Anita Dewi Kolopaking yang ikut bertemu dengan Djoko Tjandra bersama Pinangki.

Yogi kenal dengan Andi Irfan Jaya karena pernah bertemu dua kali.

"Dengan Andi Irfan Jaya saya ketemu dua kali, pertama saat makan di Rumah Makan Merah Delima pada tahun 2018, saat ngobrol-ngobrol saja. Pertemuan kedua pada bulan Agustus saat saya jemput Andi Irfan Jaya dari hotel di Kemang untuk bertemu Pinangki," kata Yogi.

Dalam perkara ini jaksa Pinangki didakwa dengan tiga dakwaan, yaitu pertama dakwaan penerimaan suap sebesar 500.000 dolar AS (sekitar Rp7,4 miliar) dari terpidana kasus cessie Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra.

Kedua, dakwaan pencucian uang yang berasal dari penerimaan suap sebesar 444.900 dolar atau sekitar Rp6.219.380.900,00 sebagai uang pemberian Djoko Tjandra untuk pengurusan fatwa ke MA.

Ketiga, Pinangki didakwa melakukan pemufakatan jahat bersama dengan Andi Irfan Jaya dan Djoko Tjandra untuk menyuap pejabat di Kejagung dan MA senilai 10 juta dolar AS.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pencopotan Kapolda Metro Jaya dan Jabar Disebut Bentuk Ketegasan Kapolri

Ketua Komisi III DPR, Herman Herry menyebut pergantian Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat (Jabar), bentuk ketegasan Kapolri.

NASIONAL | 16 November 2020

Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Sumut Meningkat

Menurut Whiko Irwan, angka kesembuhan tertanggal 15-16 November 2020, sebesar 81,84 persen meningkat 0,06 poin dibandingkan minggu sebelumnya 81,78 persen.

NASIONAL | 16 November 2020

Kemdes PDTT Targetkan 10.000 Desa Tertinggal Jadi Desa Berkembang

Kemdes PDTT telah menetapkan target capaian yakni 5.000 desa berkembang menjadi mandiri dan 10.000 desa tertinggal menjadi berkembang.

NASIONAL | 16 November 2020

Kabareskrim: Tegakkan Hukum Pada Pelanggar Protokol Kesehatan

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sujana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi yang dinilai abai dalam melaksanakan perintah pimpinan terkait kerumunan massa

NASIONAL | 16 November 2020

Kemdagri Minta Pemkab Manggarai Barat Tindak Tegas Pelanggar Prokes

Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Adwinistrasi Kewilayahan (Bina Adwil) meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk menindak tegas pelanggar protokol kesehatan.

NASIONAL | 16 November 2020

Copot Kapolda Metro dan Jabar, Kapolri Juga Ganti 6 Kapolda Lain

Total ada delapan Kapolda yang diganti sesuai dengan ST/3222/XI/KEP/2020 yang ditandatangani Asisten SDM Irjen Yudi Hermawan.

NASIONAL | 16 November 2020

Menangi Pilkada Surabaya, Eri-Armuji Akan Mantapkan Seluruh Capaian Risma

Puti Guntur Soekarno ingin memastikan kemenangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya nomor urut 1, Eri Cahyadi-Armuji.

NASIONAL | 16 November 2020

7.784 Nakes di Bengkulu Diprioritaskan Vaksinasi Covid-19

Meski jatah vaksin Covid-19 untuk Bengkulu, sampai kini belum jelas dari Kemkes, tapi nakes yang kita prioritaskan mendapatkan vaksinasi.

NASIONAL | 16 November 2020

Jokowi: Keselamatan Rakyat Menjadi Hukum Tertinggi

Perintah tersebut dinyatakan Jokowi menyusul adanya kegiatan yang dilakukan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab yang mengundang kerumunan massa.

NASIONAL | 16 November 2020

Polda Sulteng Musnahkan Sabu-sabu 8,5 Kilogram

Letak geografis dan banyaknya pintu masuk ke Sulteng dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

NASIONAL | 16 November 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS