Merapi Siaga, Pengungsi Lansia Mulai Mengeluh Pusing dan Gangguan di Lambung
INDEX

BISNIS-27 538.843 (8.78)   |   COMPOSITE 6321.86 (82.97)   |   DBX 1200.53 (9.51)   |   I-GRADE 184.241 (4.83)   |   IDX30 532.439 (10.07)   |   IDX80 142.581 (2.97)   |   IDXBUMN20 424.518 (11.04)   |   IDXESGL 148.639 (1.81)   |   IDXG30 144.207 (2.95)   |   IDXHIDIV20 468.297 (8.38)   |   IDXQ30 151.63 (2.78)   |   IDXSMC-COM 289.047 (3.73)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (11.48)   |   IDXV30 145.782 (3.4)   |   INFOBANK15 1071.04 (20.7)   |   Investor33 457.812 (7.26)   |   ISSI 186.628 (2.17)   |   JII 657.942 (10.33)   |   JII70 230.141 (3.66)   |   KOMPAS100 1272.98 (22.45)   |   LQ45 989.051 (20.38)   |   MBX 1747.76 (24.33)   |   MNC36 338.242 (5.3)   |   PEFINDO25 338.749 (2.08)   |   SMInfra18 324.227 (4.94)   |   SRI-KEHATI 391.331 (6.09)   |  

Merapi Siaga, Pengungsi Lansia Mulai Mengeluh Pusing dan Gangguan di Lambung

Selasa, 17 November 2020 | 11:41 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / JEM

Yogyakarta, Beritasatu.com - Para pengungsi dampak erupsi Gunung Merapi di Sleman, DIY, mulai mengeluhkan gangguan kesehatan mereka seperti mengalami pusing kepala, gatal-gatal, gangguan lambung serta pencernaan . Mereka yang mengeluhkan kesehatannya adalah pengungsi kelompok rentan di barak pengungsian Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo, Senin (16/11) petang, membenarkan sejumlah pengungsi lansia mulai mengalami gejala sakit ringan.

“Sakit yang didera sejumlah pengungsi berupa keluhan ringan atau masalah gangguan kesehatan biasa. Kebanyakan pengungsi lansia yang mengeluh pegel linu, pusing, gatal, dan gangguan lambung,” katanya.

Menurutnya, petugas medis di posko setempat masih bisa menanggani, namun semua laporan langsung diteruskan ke Dinkes Sleman untuk evaluasi menyeluruh.

Untuk memastikan kondisi kesehatan para pengungsi, Dinkes Sleman sudah mendirikan Pos Kesehatan Darurat di barak pengungsian yang siaga dalam 24 jam. Pos kesehatan darurat tersebut dijaga oleh petugas paramedis juga tersedia ambulans yang setiap saat bisa digunakan untuk mengevakuasi kasus darurat.

Berdasarkan data di Pos Kesehatan Darurat di Barak Pengungsian Glagaharjo, lanjut Joko, tercatat sekitar 90 warga pengungsi yang memeriksakan kondisi kesehatannya. Namun petugas juga melakukan pengecekan kesehatan secara rutin dengan mengunjungi masing-masing barak.

"Petugas kesehatan yang ditempatkan di pos pengungsi berjaga dalam tiga sif dan tiap sif telah diwajibkan membuat laporan pemantauan kesehatan pengungsi. Sejauh ini tidak ada pengungsi yang sampai harus dirujuk ke Puskesmas maupun Rumah Sakit, namun semua sudah siap, " katanya.

Potensi Erupsi
Sementara itu, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Hanik Humaida menjabarkan potensi arah ancaman erupsi Gunung Merapi berdasar parameter seismograf kegempaan dan morfologi sumbatan-sumbatan di kawah Merapi.
Menurut Hanik, saat ini yang dapat memengaruhi ekstrusi magma ke permukaan, tidak terlalu kuat pascaerupsi 2010. Pasca

erupsi 2010, morfologi kawah Gunung Merapi jelas berubah sehingga memengaruhi arah ancaman bahaya saat ini dan erupsi-erupsi berikutnya yakni sesuai arah bukaan kawah yakni dominan ke arah selatan-tenggara.
Namun potensi arah ancaman tersebut tidak mutlak dan masih bergantung pada perkembangan munculnya kubah lava baru.

"Tapi kita melihat nanti pusat munculnya kubah lava ada di mana. Masih kita tunggu," katanya.
Namun, posisi magma saat ini sudah dapat diprediksi dari posisi hiposenter atau pusat terjadinya gempa dapat disimpulkan ada dua kantong magma (dapur magma) di perut Merapi.

Kantong magma dangkal pada kedalaman kurang lebih 1,5 hingga 2 km dari puncakdan kantong magma dalam yang berada sekitar kurang lebih 5 km dari puncak Merapi.

Hanik melanjutkan, gempa vulkanik dalam (VTA) Merapi terakhir muncul pada 25 September 2020. Hal ini mengindikasikan tidak ada suplai magma baru dari dalam.

"Pada aktivitas Merapi tahun 2020 ini gempa vulkanik dalam terakhir muncul tanggal 25 September 2020, hal ini mengindikasikan bahwa tidak ada suplai magma baru dari dalam. Hal ini juga menjadi salah satu indikator kemungkinan erupsi tidak seperti tahun 2010," ujar Hanik.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

2,2 Juta Penduduk Jambi Butuh Vaksin Covid-19

Jumlah penduduk di Jambi yang membutuhkan vaksinasi Covid-19 mencapai 2,2 juta orang dari 3,5 juta jiwa total penduduk Jambi.

NASIONAL | 17 November 2020

Pegawai Positif Covid-19, Kantor Disdukcapil Kota Serang Ditutup Sementara

Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan sterilisasi dan penyemprotan disinfektan.

NASIONAL | 17 November 2020

Pasar Berastagi di Tanah Karo Ludes Terbakar

Penyebab kebakaran masih diselidiki.

NASIONAL | 17 November 2020

Ketua MPR Ingatkan Pentingnya Uji Kompetensi Wartawan

Ketua MPR Bambang Soesatyo menyambut hangat pengurus Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) periode 2020-2022.

NASIONAL | 16 November 2020

Bertemu Presiden, Komnas HAM Diskusi Tren Intoleransi

Pertemuan Komnas HAM dan Presiden Joko Widodo turut mendiskusikan tren intoleransi.

NASIONAL | 16 November 2020

Komnas HAM Beri Masukan Untuk Pidato Presiden Saat Hari HAM Internasional

Komnas HAM bersama Jokowi membahas mengenai rencana dan usulan terkait pidato Presiden pada Hari HAM Internasional 10 Desember 2020.

NASIONAL | 16 November 2020

Baskara: Lindungi Rakyat, Pemerintah Harus Larang Adanya Pengumpulan Massa

Baskara akan mendukung sepenuhnya semua program pemerintah, khususnya terkait sosialisasi penerapan protokol kesehatan Covid-19.

NASIONAL | 17 November 2020

KPK Sesalkan Sikap Unnes Terhadap Mahasiswa Pelapor Dugaan Korupsi Rektor

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyesalkan sikap Universitas Negeri Semarang (Unnes) terhadap mahasiswanya, Frans Josua Napitu.

NASIONAL | 17 November 2020

Pjs Gubernur Kepri Dorong Gerakan Pilkada Sehat

Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin meyakini Pilkada 2020 harus tetap berjalan di tengah pandemi Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

NASIONAL | 16 November 2020

Sambut MotoGP 2021, Menpora Tumbuhkan Minat Berwirausaha Pemuda Mandalika

Menurut Menpora, menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan pemuda Mandalika penting dalam rangka menyambut perhelatan MotoGP 2021 di Mandalika.

NASIONAL | 16 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS