Gamifikasi di Tengah Pandemi, Solusi Bermain Sambil Belajar
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Gamifikasi di Tengah Pandemi, Solusi Bermain Sambil Belajar

Rabu, 18 November 2020 | 16:07 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pembelajaran jarak jauh (PJJ) kini bukan lagi hal asing di telinga masyarakat. Tren ini bahkan merebak ke seluruh penjuru dunia, bukan hanya di Indonesia. Pandemi Covid-19 telah menggeser hampir seluruh aktivitas sosial masyarakat. Tidak hanya anak sekolah yang dipaksa harus belajar dari rumah, para pekerja pun dituntut untuk tetap produktif menyelesaikan tugas-tugas kantornya selama working from home (WFH).

Namun, belajar secara daring ternyata bukan tanpa kendala. Selain sulitnya koordinasi, akses internet yang kurang memadai juga membuat proses pembelajaran jadi terasa makin sulit. Masalah bertambah ketika guru hanya mengandalkan media belajar iLearning yang itu-itu saja. Akibatnya, murid lama-lama merasa bosan.

PJJ secara tidak sadar juga telah 'merampas' kehidupan guru dan murid, bahkan orang tua. Akibatnya, engagement antara pengajar dan siswanya menurun drastis. Dengan tekanan yang cukup besar, bukan tidak mungkin hal ini akan menimbulkan rasa frustrasi bagi setiap pihak yang terlibat.

Dengan berbagai tantangan yang ada, guru dituntut untuk menghadirkan suasana pembelajaran jarak jauh yang tidak hanya efektif, tetapi juga menyenangkan. Beruntung, sekarang sudah banyak teknologi berbasis gamifikasi atau game based learning sehingga kegiatan PJJ bisa lebih maksimal.

Gamifikasi sendiri artinya penerapan prinsip-prinsip dan elemen struktural game atau permainan pada berbagai aktivitas. Dalam konteks pendidikan, game bisa menjadi wadah yang menarik bagi para murid untuk belajar banyak hal dengan cara yang menyenangkan.

Tidak sedikit game yang mempromosikan cara berkomunikasi, koordinasi, atau bahkan persaingan antarpemain. Sebagian lainnya bahkan mengandung narasi berkualitas yang secara tidak langsung akan mengasah daya kreativitas dan imajinasi pemain atau siswa.

Pendekatan belajar dengan menyelipkan unsur permainan seperti problem solving, mendongeng atau story telling, kompetisi, reward and punishment, dan sebagainya, terbukti telah meningkatkan minat belajar murid selama proses PJJ. Berkat gamifikasi, guru pun bisa lebih maksimal dalam menyampaikan materi dan mencapai tujuan belajar.

Salah satu contoh penerapan gamifikasi dalam dunia pendidikan adalah Kahoot! Platform ini memungkinkan guru dan murid terhubung dalam pembelajaran jarak jauh lewat media dan metode belajar yang seru dan tidak biasa.

Kahoot! memungkinkan murid belajar layaknya sedang bermain. Dengan fitur-fitur terbaiknya, tidak heran jika aplikasi ini menjadi andalan bagi jutaan guru dan murid di seluruh penjuru dunia selama distance learning.

Di Indonesia sendiri, penerapan gamifikasi masih menemui banyak kendala. Selain akses internet yang belum merata, SDM dengan kualifikasi di bidang ini juga terbilang masih sangat terbatas. Padahal SDM yang berkualitas adalah kunci sukses terwujudnya gamification di segala bidang, tak terkecuali pendidikan.

Melihat tantangan ini, Binus University sebagai universitas yang unggul di bidang teknologi informasi, turut berperan dengan menghadirkan program studi di bidang yang relevan, yakni Game Application and Technology.

Jurusan ini memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk menguasai pengetahuan dan keahlian solid, salah satunya seputar gamification, yang kelak akan sangat dibutuhkan di dunia industri.

Dekan School of Computer Science Binus University, Fredy Purnomo, mengatakan, program studi Game Application and Technology di Binus University tidak hanya fokus pada disiplin ilmu yang berkaitan dengan gaming.

"Mahasiswa juga akan dibekali dengan softskill lain seperti kemampuan berkomunikasi efektif, critical thinking, dan problem solving sehingga mereka dapat bersaing di level nasional maupun global," jelasnya.

Menurut Fredy, hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama antara BinusIN dengan China-ASEAN Mobile Internet Industry Alliance (CAMIA) sebagai salah satu industri game terbesar di dunia, untuk menyelenggarakan acara bertajuk Game Networking China Indonesia.

"Acara ini sangat positif, sebab Binus sebagai salah satu universitas yang membuka jurusan Game Application and Technology mendapat kesempatan untuk menjalin kerja sama dengan berbagai industri game dunia dan sekaligus mendapat kesempatan untuk memperlihatkan hasil karya mahasiswa di bidang game application pada ajang internasional,” pungkas Fredy Purnomo.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Soroti Kerumunan di Masa Pandemi, LPOI: Aparat Keamanan Harus Bertindak Tegas

Pandemi Covid-19 belum berakhir, untuk itu LPOI mengimbau kepada masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

NASIONAL | 18 November 2020

Jokowi Sebut Muhammadiyah Adalah Anugerah Allah SWT Bagi Bangsa Indonesia

Atas nama masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia, Jokowi mengucapkan selamat milad ke-108 kepada Persyarikatan Muhammadiyah.

NASIONAL | 18 November 2020

Resmikan ITS NU, Gus Ami Harapkan Pekalongan Jadi Pusat Pengetahuan

Di era teknologi saat ini keunggulan bisa tumbuh di mana pun, tinggal kaum muda pintar-pinter melihat potensi.

NASIONAL | 18 November 2020

22 Hari Operasi, Mabes Polri Bekuk 13 Tersangka Narkoba dari Lima Kasus

Dari penangkapan tersebut turut disita 34 kilogram sabu, 32.940 ekstasi, dan 6 kilogram ganja.

NASIONAL | 18 November 2020

Galon Sekali Pakai Dapat Didaur Ulang

Tidak benar galon sekali pakai atau kemasan plastik sekali pakai dengan kode daur ulang No.1 dapat menumpuk sampah plastik.

NASIONAL | 18 November 2020

Pakar: Satgas Khusus P3PTK, Bukti Keseriusan Jaksa Agung Berantas Korupsi

Jaksa Agung telah membentuk Satgassus P3TPK pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung untuk menuntaskan kasus tindak pidana korupsi.

NASIONAL | 18 November 2020

8 Vila dan Jembatan Hancur Disapu Banjir Bandang

Untuk sementara ini, laporan korban jiwa akibat bencana banjir bandang di Langkat belum ada.

NASIONAL | 18 November 2020

Pemkab Klungkung Raih Penghargaan Kemdagri dan BPK

Menurut Bupati Suwirta, kedua penghargaan tersebut menjadi pemacu untuk bekerja lebih keras lagi dalam membangun Kabupaten Klungkung.

NASIONAL | 18 November 2020

Ganjar Puji Habib Luthfi yang Undur Maulid Akbar

Ganjar juga mengapresiasi langkah Wali Kota Pekalongan dan Kapolresta Pekalongan yang juga turun tangan terkait rencana penyelenggaraan acara Maulid Akbar terse

NASIONAL | 18 November 2020

Banjir Bandang Landa Lokasi Wisata Landak River di Langkat, Sumut

Kepala BNPB Masih mendata kerusakan bangunan akibat banjir bandang yang melanda Rabu dinihari ini.

NASIONAL | 18 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS