Diperintah Suami Pinangki, Anggota Polisi Ini Buang Bukti Transfer
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-4)   |   COMPOSITE 5975 (-54)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-17)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (-0)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-16)   |   IDXHIDIV20 416 (-2)   |   IDXINDUST 956 (-20)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-4)   |   IDXPROPERT 877 (-10)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-2)   |   IDXTECHNO 3348 (-19)   |   IDXTRANS 1056 (-5)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-10)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-2)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Diperintah Suami Pinangki, Anggota Polisi Ini Buang Bukti Transfer

Rabu, 18 November 2020 | 20:52 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Polri, Benny Sastrawan mengaku pernah beberapa kali diminta oleh mantan atasannya, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf yang merupakan suami Pinangki Sirna Malasari untuk menukarkan mata uang asing atau valuta asing (valas) di money changer. Yogi kemudian memerintahkan Benny untuk membuang bukti transfer setelah melakukan penukaran valas di money changer.

Benny mengaku diminta menukarkan uang sebanyak empat hingga lima kali dengan sekali penukaran bernilai lebih dari Rp 100 juta. Hal itu disampaikan Benny saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan penerimaan suap, pencucian uang dan pemufakatan jahat dengan terdakwa Pinangki di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (18/11/2020).

"Betul Saudara Benny pernah diminta tukar Valas oleh Terdakwa (Pinangki)," tanya Jaksa Penuntut Umum, KMS Roni kepada Benny di ruang persidangan.

"Tidak pernah diperintah langsung karena pimpinan saya, pak Yogi. Saya diminta tukar Valas atas perintah pimpinan saya langsung. Atas perintah pak Yogi, karena pak Yogi beliau dapat sms dari Pinangki, " jawab Benny.

"Kronologi bagaimana?" cecar Jaksa.

"Setelah saya dapat perintah saya tanya pak ini ke mana, katanya ke Pakubuwono. Terus saya ketemu pak Sugiarto (Sopir Pinangki) bertemu di pinggir jalan. Di situ serahkan Valas, " terangnya.

Benny mengklaim tak mengetahui jumlah uang asing yang diserahkan Sugiarto. Hal ini lantaran uang tersebut dibungkus dalam amplop.

"Berapa kali?," tanya Jaksa lagi.

"Seingat saya 4 atau 5," jawab Benny.

Penukaran uang asing itu dilakukan pada 20 April 2020, 18 Mei 2020, 26 Mei 2020, dan 7 Juli 2020. Benny mengaku mata uang yang ditukar adalah Dollar Amerika Serikat dan Dollar Singapura. Biasanya Benny menukarkannya di sebuah Money Changer di kawasan Melawai, Jakarta Selatan.

Jaksa kemudian mengonfirmasi sejumlah uang yang ditukarkan oleh Benny. Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) disebutkan Benny menukarkan USD 10 ribu dengan jumlah Rp 147.130.000. Uang tersebut kemudian ditransfer ke Pungki Primarini adik Pinangki. Kemudian, Benny juga menukarkan USD 14.780 yang ditransfer ke Pinangki, lalu USD 17.600 dollar AS dan 10 ribu senilai Rp 143.600.000 yang ditransfer ke Pinangki. Benny membenarkan rincian jumlah uang yang disebutkan Jaksa.

"Ketika empat kali penukaran tadi itu saudara perintahnya bagaimana? Apakah tunai atau transfer ke rekening terdakwa atau transfer ke rekening adiknya?, " tanya Jaksa.

"Perintahnya satu transfer ke rekening ibu Pinangki. Kemudian seingat saya pas sudah di Pakubuwono. Jadi satu kantong Valas minta ditransfer sebagian ke adik Ibu, " terang Benny.

Namun Benny mengaku tidak memiliki bukti transfer. Benny menyebut saat itu, Yogi memerintahkanmya untuk membuang bukti transfer.

"BAP saya benar. Karena, setelah saya transfer, bukti transfer, saya kasih ke Pak Yogi, diperintah Pak Yogi buang. Ya saya buang, ketika ditunjukkan penyidik (bukti transfer) benar," kata Benny.

Jaksa pun mencecar Benny mengenai hal tersebut.

"Pertanggungjawaban bagaimana, " tanya Jaksa lagi.

Benny menegaskan, bukti transfer itu dibuangnya ke tempat sampah atas perintah Yogi.

"Saya kan ikuti perintah atasan saya. Saya buang di tempat sampah, " jawabnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Tak Taat Bisa Diberhentikan

Mendagri mengingatkan bahwa di UU 23/2014, memuat adanya kewajiban dan sanksi kepala daerah. Kewajiban salah satunya adalah mentaati seluruh aturan UU.

NASIONAL | 18 November 2020

Ahmad Ali: Tidak Semua Laporan Masyarakat Penuhi Unsur Pidana

Waketum Nasdem Ahmad Ali menilai, kewajiban dari aparat penegak hukum untuk menerima semua aduan masyarakat

NASIONAL | 18 November 2020

Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor Rapid Test Kerumunan Rizieq

Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor akan melakukan uji sampel rapid test bagi penduduk di Megamendung, Kabupaten Bogor.

NASIONAL | 18 November 2020

Pinangki Suruh Sopir Tukar Uang Asing untuk Pembayaran Mobil BMW X5

Pinangki Sirna Malasari kerap menyuruh sopirnya, Sugiarto untuk menukarkan mata uang asing atau valuta asing (valas).

NASIONAL | 18 November 2020

Usut Kerumunan di Bogor, Gubernur Jawa Barat Masuk Radar Polisi

Sejumlah saksi akan diundang untuk diklarifikasi termasuk Bupati Bogor Ade Yasin dan tak menutup kemungkinan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

NASIONAL | 18 November 2020

Menaker Dorong Perbaikan Regulasi Ekosistem Ketenagakerjaan

Dikatakan Menaker Ida Fauziyah, pemerintah melalui BNSP terus berusaha melakukan peningkatan kompetensi tenaga kerja.

NASIONAL | 18 November 2020

Forstrab Ingin Jokowi Ambil Langkah Strategis Hadapi Situasi Nasional

Presiden Jokowi diminta lebih cermat dan selektif dalam menerima informasi dan masukan dari para pembantu presiden.

NASIONAL | 18 November 2020

Perlunya Penanganan Covid-19 Secara Spesifik di Lingkungan Kerja

Penegakan protokol kesehatan di lingkungan kerja perlu ditingkatkan agar bisa membuat dunia usaha kembali bangkit.

NASIONAL | 18 November 2020

Soal Vaksinasi Covid-19, Nurdin Abdullah: Tunggu Pemerintah Pusat

Nurdin Abdullah mengaku siap jadi relawan pertama vaksin Covid-19 di Sulsel.

NASIONAL | 18 November 2020

KPK Tindaklanjuti Laporan Dugaan Korupsi 2 Elite Partai Nasdem

KPK memastikan bakal menindaklanjuti laporan dugaan korupsi yang diduga dilakukan dua elite Partai Nasdem

NASIONAL | 18 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS