Josua Bantah Jual Batu Meteor Rp 26 Miliar ke Warga AS
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (-1.14)   |   COMPOSITE 6258.75 (-10.28)   |   DBX 1361.34 (-0.65)   |   I-GRADE 179.18 (-0.62)   |   IDX30 502.509 (-1.33)   |   IDX80 134.874 (0.02)   |   IDXBUMN20 393.542 (-2.05)   |   IDXESGL 138.721 (0.08)   |   IDXG30 140.869 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 444.908 (-0.07)   |   IDXQ30 144.657 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 296.3 (0.74)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (3.56)   |   IDXV30 132.413 (1.76)   |   INFOBANK15 1051.36 (-9.47)   |   Investor33 433.839 (-1.51)   |   ISSI 179.41 (0.06)   |   JII 608.801 (0.64)   |   JII70 214.954 (0.38)   |   KOMPAS100 1205.85 (-1.58)   |   LQ45 941.363 (-1.13)   |   MBX 1692.14 (-3.13)   |   MNC36 321.868 (-1.1)   |   PEFINDO25 321.871 (0)   |   SMInfra18 304.318 (3.57)   |   SRI-KEHATI 368.746 (-1.3)   |  

Josua Bantah Jual Batu Meteor Rp 26 Miliar ke Warga AS

Kamis, 19 November 2020 | 08:48 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / WBP

Tapanuli Tengah, Beritasatu.com - Josua Hutagalung (33), pemilik batu meteor di Dusun Sitahan Barat, Desa Satahi Mauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sabtu (1/8/2020) membantah telah menjual batu meteor seharga Rp 26 miliar. Sebelumnya batu yang disebut-sebut meteor itu jatuh menimpa di atap rumahnya.

Pembuat peti mati ini mengaku terkejut atas pemberitaan media yang sudah mengganggu ketenangan dan kenyamanan keluarganya. Apalagi menyebutkan dirinya sudah menjadi miliuner setelah batu meteor itu dibeli kolektor asal Amerika, Jared Collins. "Memang benar bahwa batu meteor itu sudah dijual kepada Jared Collins. Namun, harganya bukan Rp 26 miliar, melainkan saya jual Rp 200 juta. Atap seng rumah saya yang rusak akibat meteor itu juga dibeli seharga Rp 14 juta," ujar Josua, Kamis (19/11/2020).

Ayah tiga anak ini mengatakan, batu meteor yang menimpa rumahnya, memiliki berat 1,8 kilogram (kg). Setelah kejadian itu, dia mem-posting peristiwa langka ini ke media sosial (medsos). Postingan ini akhirnya membawa kehebohan. Termasuk Jared Collins yang menghubunginya.

"Jared Collins adalah orang yang pernah menawarkan batu sebesar Rp 200 juta. Setelah saya pikir-pikir, dan melihat orang asing itu mendatangi rumah di Dusun Sitahan Barat, saya akhirnya menjualnya," kata Josua.

Menurutnya, atap seng rumah yang bolong akibat dihantam batu meteor juga dibeli Jared seharga Rp 14 juta. Jared membeli batu meteor dan seng yang bolong secara kontan.

"Uang hasil penjualan batu meteor itu dibagi-bagikan kepada keluarga, anak yatim dan warga yang tinggal di Dusun Sitahan Barat dan Dusun Aek Nabali. Sebagian uang itu saya sumbangkan untuk pembangunan gereja. Selebihnya, saya pergunakan untuk merenovasi rumah peninggalan orangtua," jelasnya.

Meski batu meteor itu menghasilkan uang cukup banyak, Josua menyebutkan kehidupan keluarganya masih seperti dulu, tidak kaya mendadak. Kehidupan keluarganya tidak berubah, dan dia masih tetap menekuni profesinya sebagai pembuat peti mati dan bertani.

Seperti diketahui, masyarakat di Kabupaten Tapanuli Tengah dihebohkan dengan penemuan batu misterius berwarna hitam yang dikabarkan jatuh dari langit. Batu yang bentuknya tidak beraturan itu disebutkan memiliki berat sekitar 1,8 kg.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Gubernur Lampung Pantau Ketersediaan Daging Sapi di Lampung Timur

PT Austasia Stockfeed merupakan satu-satunya produsen daging Wagyu di Indonesia

NASIONAL | 19 November 2020

Banjir Bandang juga Terjadi di Lokasi Wisata Sembahe Deli Serdang

Banjir bandang terjadi karena Sungai Betimus tidak mampu lagi menampung tingginya curah hujan.

NASIONAL | 19 November 2020

Pilkada 2020 Harus Jalan Terus

Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) telah mengatur protokol kesehatan Covid-19 dalam pelaksanaan pilkada.

NASIONAL | 19 November 2020

Rekening Nasabah Maybank di Solo Dibobol, Puluhan Juta Raib

Nasabah Maybank di Solo mengaku kehilangan uang tabungannya. Nasabah bernama Candraning Setyo itu kehilangan uang Rp 72.653.000 dan hanya tersisa Rp 80.000.

NASIONAL | 18 November 2020

Pakar Prediksi Putusan Banding Bakal Kuatkan Vonis Terdakwa Kasus Jiwasraya

Pakar hukum pidana dan tindak pidana pencucian uang Yenti Garnasih memperkirakan hakim pengadilan tinggi akan menguatkan vonis awal terhadap terdakwa Jiwasraya.

NASIONAL | 18 November 2020

Aku Pintar Jawab Tantangan Pendidikan di Era Kenormalan Baru

Konsep pameran virtual menjadi inovasi di tengah kenormalan baru bagi pengelola sekolah dan lembaga pendidikan.

NASIONAL | 18 November 2020

Ketua Umum PBNU: Lawan Musuh Bangsa yang Ganggu NKRI

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menyerukan persatuan kepada seluruh elemen bangsa Indonesia.

NASIONAL | 18 November 2020

Mendagri Beberkan Langkah Penegakan Protokol Kesehatan Saat Pilkada

Mendagri Tito mengatakan, hingga sejauh ini, pelanggaran terhadap protokol kesehatan dalam tahapan Pilkada tidak terlalu signifikan.

NASIONAL | 18 November 2020

Kenaikan Kasus Covid-19 Dampak Kerumunan Baru Terlihat Dua Pekan Lagi

Peningkatan kasus positif Covid-19 baru akan terlihat 2-3 minggu pascakerumunan terjadi.

NASIONAL | 18 November 2020

Penyandang Disabilitas Masih Alami Diskriminasi

Pemerintah memberikan peluang dan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik dan produktif.

NASIONAL | 18 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS