Pimpinan KPK Kini Punya Staf Khusus
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.524 (-11.32)   |   COMPOSITE 6376.76 (-85.96)   |   DBX 1366.47 (-4.13)   |   I-GRADE 184.394 (-4.05)   |   IDX30 516.608 (-10.51)   |   IDX80 138.726 (-2.53)   |   IDXBUMN20 405.249 (-8.22)   |   IDXESGL 142.142 (-2.59)   |   IDXG30 145.757 (-3.33)   |   IDXHIDIV20 455.745 (-7.55)   |   IDXQ30 148.268 (-2.8)   |   IDXSMC-COM 300.72 (-2.17)   |   IDXSMC-LIQ 363.064 (-5.5)   |   IDXV30 136.038 (-1.55)   |   INFOBANK15 1074.63 (-26.5)   |   Investor33 444.938 (-9.47)   |   ISSI 184.203 (-2.63)   |   JII 631.94 (-13.58)   |   JII70 222.617 (-4.41)   |   KOMPAS100 1239.85 (-24.1)   |   LQ45 968.215 (-19.75)   |   MBX 1728.57 (-26.45)   |   MNC36 329.564 (-6.33)   |   PEFINDO25 328.624 (-5.07)   |   SMInfra18 313.805 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 378.364 (-8.61)   |  

Pimpinan KPK Kini Punya Staf Khusus

Kamis, 19 November 2020 | 10:06 WIB
Oleh : Fana Suparman / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengubah struktur organisasi melalui Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi (Perkom) Nomor 7 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja (Ortaka) KPK. Melalui aturan itu, pimpinan KPK akan memiliki staf khusus. Ketentuan mengenai staf khusus tercantum dalam Bab IX pada Pasal 75 dan 76.

"Staf khusus merupakan pegawai yang memiliki keahlian khusus, yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada pimpinan," demikian bunyi Pasal 75 ayat (1) Perkom 7 Tahun 2020 yang dikutip, Kamis (19/11/2020).

Staf khusus berjumlah paling banyak lima orang dengan keahlian, meliputi bidang teknologi informasi, sumber daya alam dan lingkungan, hukum korporasi dan kejahatan transnasional, manajemen dan sumber daya manusia, eknomi dan bisnis, dan/atau keahlian lain sesuai kebutuhan KPK. Staf khusus diangkat dan diberhentikan oleh sekretaris jenderal KPK.

Sementara Pasal 76 ayat (1) menyebutkan staf khusus mempunyai tugas memberikan telaah, rekomendasi, dan pertimbangan terkait isu strategis pemberantasan korupsi sesuai bidang keahliannya. Dalam Pasal 76 ayat (2) disebutkan, dalam melaksanakan tugas tersebut, staf khusus menyelenggarakan tiga fungsi.

Pertama, penalaran konsepsional suatu masalah sesuai bidang keahlian dan pemecah persoalan secara medndasar dan terpadu untuk bahan kebijakan pimpinan.

Kedua, pemberian bantuan kepada pimpinan dalam penyiapan bahan untuk keperluan rapat, seminar atau kegiatan lain yang dihadiri oleh pimpinan.

Ketiga, pelaksanaan tugas-tugas lain dalam lingkup bidang tugasnya atas perintah pimpinan.

"Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), staf khusus didukung oleh sekretariat pimpinan," demikian bunyi Pasal 76 ayat (3).

Staf khusus merupakan satu dari 19 posisi dan jabatan baru dalam Perkom 7/2020 lantaran tidak tercantum pada perkom sebelumnya, yakni Perkom Nomor 3 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja KPK. Belasan posisi dan jabatan baru itu, yakni Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat, Direktorat Jejaring Pendidikan, Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi.

Kemudian, Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat, Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi, Sekretariat Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat. Selain itu terdapat Direktorat Antikorupsi Badan Usaha, Deputi Koordinasi dan Supervisi, Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah I-V, Sekretariat Deputi Koordinasi dan Supervisi. Selanjutnya, Direktorat Manajemen Informasi, Direktorat Deteksi dan Analisis Korupsi, Staf Khusus, Pusat Perencanaan Strategis Pemberantasan Korupsi, dan Inspektorat.

Selain menambah belasan posisi dan jabatan baru, melalui Perkom 7/2020, KPK menghilangkan tiga jabatan dan posisi, yaitu Deputi Bidang Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat, Direkorat Pengawasan Internal, dan Unit Kerja Pusat Edukasi Antikorupsi atau Anti-Corruption Learning Center (ACLC).

Mantan Komisioner KPK, Bambang Widjojanto mengkritik keras perubahan struktur organisasi lembaga antikorupsi ini. BW, sapaan Bambang Widjojanto mengatakan, struktur baru KPK ini tidak berpijak pada struktur organisasi manajemen modern. BW menduga hal ini disebabkan pembentukan struktur baru KPK tidak berbasis pada kajian dari naskah akademik dan riset yang akuntabel serta meniadakan prinsip kaya fungsi, miskin struktur.

BW mencontohkan dengan munculnya posisi staf khusus pada struktur baru KPK. BW meyakini kehadiran staf khusus merupakan cara pimpinan KPK membuat legalisasi masuknya pihak yang kredibilitasnya tidak pernah diuji.

BW yang merupakan pimpinan KPK jilid III menegaskan organ staf khusus tidak ada dalam tradisi KPK. Dalam banyak kasus, katanya, kehadiran staf khusus justru menimbulkan kekacauan. Struktur yang gemuk dan tidak kaya fungsi akan membuat rentang pengendali pengawasan makin luas. Hal tersebut akan menimbulkan kerumitan dan kesulitan serta berpotensi memunculkan fraud dan korupsi.

"Struktur gemuk juga menciptakan potensi tumpang tindih sehingga menimbulkan 'kekacauan' lainnya. Lihat saja ada Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat dan Direktorat Jejaring Pendidikan, tetapi juga ada Direktorat Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Instansi dan Komisi yang urusannya juga dengan masyarakat," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

SR Desa dan BUMDes Percepat Keberhasilan SDGs Nasional

SR yang disusun harus mengulas terkait emisi gas rumah kaca, penggunaan energi, konsumsi air hingga kebijakan anti korupsi.

NASIONAL | 19 November 2020

Kecakapan Bahasa Inggris SDM Indonesia Dinilai Masih Rendah

Indonesia berada di peringkat 74 dari 100 negara dalam kecakapan Bahasa Inggris.

NASIONAL | 19 November 2020

Vaksin Meningkatkan Imunitas Tubuh

Dengan tujuan meningkatkan rasio kesembuhan, mulai 4 November, obat penanganan Covid-19 ini sudah didistribusikan ke 34 Dinas Kesehatan Provinsi dan 779 rumah sakit di seluruh Indonesia

NASIONAL | 19 November 2020

Josua Bantah Jual Batu Meteor Rp 26 Miliar ke Warga AS

Batu meteor yang menimpa rumahnya, memiliki berat 1,8 kilogram.

NASIONAL | 19 November 2020

Gubernur Lampung Pantau Ketersediaan Daging Sapi di Lampung Timur

PT Austasia Stockfeed merupakan satu-satunya produsen daging Wagyu di Indonesia

NASIONAL | 19 November 2020

Banjir Bandang juga Terjadi di Lokasi Wisata Sembahe Deli Serdang

Banjir bandang terjadi karena Sungai Betimus tidak mampu lagi menampung tingginya curah hujan.

NASIONAL | 19 November 2020

Pilkada 2020 Harus Jalan Terus

Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) telah mengatur protokol kesehatan Covid-19 dalam pelaksanaan pilkada.

NASIONAL | 19 November 2020

Rekening Nasabah Maybank di Solo Dibobol, Puluhan Juta Raib

Nasabah Maybank di Solo mengaku kehilangan uang tabungannya. Nasabah bernama Candraning Setyo itu kehilangan uang Rp 72.653.000 dan hanya tersisa Rp 80.000.

NASIONAL | 18 November 2020

Pakar Prediksi Putusan Banding Bakal Kuatkan Vonis Terdakwa Kasus Jiwasraya

Pakar hukum pidana dan tindak pidana pencucian uang Yenti Garnasih memperkirakan hakim pengadilan tinggi akan menguatkan vonis awal terhadap terdakwa Jiwasraya.

NASIONAL | 18 November 2020

Aku Pintar Jawab Tantangan Pendidikan di Era Kenormalan Baru

Konsep pameran virtual menjadi inovasi di tengah kenormalan baru bagi pengelola sekolah dan lembaga pendidikan.

NASIONAL | 18 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS