Pemerintah Terus Dukung Wirausahawan Usaha Mikro
Logo BeritaSatu

Pemerintah Terus Dukung Wirausahawan Usaha Mikro

Kamis, 19 November 2020 | 17:38 WIB
Oleh : Kunradus Aliandu / KUN

Jakarta, Beritasatu.com - Program bantuan presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro (BPUM) senilai Rp 2,4 juta kepada pelaku UMKM memberi hasil positif untuk mempertahankan bahkan mengembangkan usaha para pelakunya. Program yang diluncurkan pada Agustus 2020 ini sudah tersalurkan 100% pada Oktober 2020 kepada 9 juta target penerima manfaat yakni, pengusaha mikro yang utamanya belum tersentuh layanan perbankan.

Program ini cepat terserap dengan dukungan Bank Himbara, Koperasi, Pemda, dan kementerian lembaga (K/L) yang melakukan pendampingan. Pemerintah pun menambah jumlah pelaku usaha mikro penerima manfaat BPUM tersebut hingga total keseluruhannya menjadi 12 juta UMKM.“Alhamdulillah setelah adanya bantuan (BPUM), saya bisa memperlebar tempat atau meja untuk usaha tambahan. Kemudian saya menambahkan usaha gorengan. Saya memanfaatkan sayur yang ibu saya jual agar tidak terbuang sia-sia”, terang Iis Suminar, pelaku usaha pecel karedok dan gado-gado, penerima manfaat BPUM.

Iis menyampaikan rasa syukurnya mendapat bantuan tersebut pada acara Dialog Produktif bertema Pejuang Ekonomi Garis Depan Wirausahawan Usaha Mikro, yang diselenggarakan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), baru-baru ini. Bantuan Rp 2,4 juta diterima Iis pertama kali pada Oktober 2020. Sebagai seorang pedagang gado-gado, Iis tidak pernah menggunakan ATM sebelumnya. Lantas demi mendapatkan BPUM ini, Iis memberanikan diri untuk menanyakan ke pihak desa dan berkunjung ke bank demi memenuhi persyaratan yang dibutuhkan. Awalnya Iis ragu untuk mendatangi bank. “Saya menanyakan ke security bank perihal dana UMKM. Karena saya mendapat informasi ini pertama kali lewat media sosial,” ujar Iis.

Selain sebagai penerima BPUM Iis juga mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Super Mikro. Bantuan stimulus usaha ini merupakan program dengan suku bunga 0% hingga 31 Desember 2020, dengan diberikan tambahan subsidi bunga KUR 6% sampai dengan 31 Desember 2020 dan 6% setelah 31 Desember 2020. Batas maksimum kreditnya adalah sebesar Rp 10 juta.

Tidak hanya Iis yang bersyukur dan berkembang setelah menerima bantuan tersebut. Suwanti, pengusaha kerajinan cindera mata berbahan dasar limbah, juga sangat merasakan efek positifnya. Ia mengakui, selama pandemi Covid-19, omset usahanya mengalami penurunan drastis. Terlebih dengan pelarangan diadakan pesta-pesta pernikahan di masa PSBB berlangsung beberapa waktu lalu, semakin menekan usahanya. Padahal kegiatan pesta adalah sumber utama pemasukannya.
“Bantuan senilai Rp 2,4 juta ini bagi saya seperti mendapatkan air minum di padang pasir,” ujar Suwanti.

Suwanti mendapatkan akses BPUM melalui informasi di grup UMKM yang telah diikutinya. Pada awalnya, Suwanti ragu akan informasi tersebut, namun tetap mengurus syarat-syaratnya di dinas Pemda Bogor. “Kami mengajukan pada 20 September dan bantuan cair pada 25 September. Bantuan ditransfer langsung di rekening bank BRI saya”, jelasnya.

Sama seperti Iis, Suwanti juga mendapatkan bantuan stimulus usaha KUR Super Mikro senilai Rp 10 juta, yang ia manfaatkan untuk membeli meja kerja dan alat cat semprot. Tentu tidak ada artinya bantuan tanpa semangat untuk berjuang. Suwanti dan Iis tidak mau menyerah. Kegigihan membuat mereka mampu bertahan dengan dukungan dari pemerintah. Iis pun secara khusus menyampaikan terima kasihnya kepada Presiden Joko Widodo pada kesempatan tersebut.“Saya berterima kasih kepada bapak Jokowi, usaha saya bisa terbantu, karena selama pandemi itu sempat menurun. Alhamdulillah setelah mendapatkan bantuan itu semakin meningkat. Mudah-mudahan ke depannya jadi lebih baik dan lebih maju lagi,”ujarnya.

Sementara itu, Suwanti menyampaikan kepada masyarakat agar mendukung UMKM Indonesia. “Untuk teman-teman semua berkenan memakai barang-barang produksi UMKM agar lebih maju ke depan. Kemudian terima kasih kepada bapak Jokowi yang telah memberikan dukungan untuk UMKM, kami-kami para pelaku UMKM sangat terbantu dengan bantuan seperti ini sehingga usaha kami bisa menggeliat lagi”, tutup Suwanti.



Sumber: PR


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Identitas Jasad Ditemukan Tercor di Rumah Kontrakan Terungkap

Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka, antara lain cedera memar di dada serta sejumlah gigi rontok akibat pukulan benda tumpul.

NASIONAL | 19 November 2020

Warga Depok Geger Ditemukan Mayat Tercor di Rumah Kontrakan

Penemuan mayat ini pertama kali ditemukan sang pemilik kontrakan yang curiga melihat ubin kamar berbeda warna.

NASIONAL | 19 November 2020

Usut Pelanggaran Protokol Kesehatan, Polri: Bentuk Kehadiran Polisi

Mabes Polri menegaskan jika urusan penegakan protokol kesehatan Covid-19 bukan hanya urusan pemerintah daerah.

NASIONAL | 19 November 2020

KPK Sebut Kehadiran Stafsus untuk Gantikan Penasihat

Staf Khusus KPK gantikan fungsi penasehat KPK.

NASIONAL | 19 November 2020

Selama 2020, Kejari Jaksel Tuntut Mati 7 Pelaku Kejahatan Narkotika dan Pembunuhan Berencana

Dari 7 terdakwa yang dituntut hukuman mati, lima dikabulkan majelis hakim, dan 2 lainnya dihukum seumur hidup.

NASIONAL | 19 November 2020

KPK: Perubahan Struktur untuk Akselerasi Pemberantasan Korupsi

Perubahan tersebut membuat struktur organisasi KPK menjadi gemuk lantaran terdapat sekitar 19 posisi atau jabatan baru yang tadinya tidak ada.

NASIONAL | 19 November 2020

PTFI dan KMBL Resmikan Pusat Grosir di Otakwa dan Manasari

Dibangunnya pusat grosir dan kios ini diharapkan bisa membantu masyarakat setempat memenuhi kebutuhan ekonomi mereka.

NASIONAL | 19 November 2020

Ditjen Hubdat Anggarkan Rp 25 M untuk Bangun Kapal Ro-Ro di Banyuasin

Pembangunan Kapal Penyeberangan Penumpang Ro-Ro 150 GT Lintas Seri Menanti–Karang Baru ditargetkan akan selesai pada November 2021 mendatang.

NASIONAL | 19 November 2020

Pengamanan Pilkada 2020, Polres Serang Terjunkan 1.114 Personel Gabungan

Polres Serang akan menerjunkan sebanyak 1.114 personel gabungan untuk pengamanan pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020.

NASIONAL | 19 November 2020

Bermula dari Seorang ASN Cuti, 11 Pegawai Pemda DIY Terpapar Covid-19

Ini berawal seorang ASN yang melakukan swab mandiri setelah merasa kurang enak badan selepas bepergian keluar kota.

NASIONAL | 19 November 2020


TAG POPULER

# Penganiayaan Perawat


# Reshuffle Kabinet


# Vaksinasi Covid-19


# Larangan Mudik


# Vaksin Nusantara



TERKINI

Diversifikasi Produk Ekspor Harus Lebih Dioptimalkan

EKONOMI | 4 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS