Fahri Hamzah: Isu Politik Dinasti Sengaja Diembuskan Rival Bobby Nasution
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Fahri Hamzah: Isu Politik Dinasti Sengaja Diembuskan Rival Bobby Nasution

Kamis, 19 November 2020 | 22:04 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JAS

Medan, Beritasatu.com - Politik identitas dan dinasti politik menjadi mainan segelintir oknum untuk menjegal elektabilitas Bobby Nasution yang kian memuncak. Isu itu sengaja diciptakan untuk memecah belah masyarakat menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Medan.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah dalam diskusi bersama Ketua Umum Partai Gelura Anis Matta dan Bobby Nasution di Studio Kolabirasi Medan Berkah, menyebutkan, isu politik dinasti itu sengaja diembuskan rival Bobby Nasution.

"Kita ada di dalam negara yang berdemokrasi. Dalam demokrasi itu memberikan ruang untuk semua orang terlibat. Demokrasi menghapus tuduhan bahwa dinasti itu masih ada. Dalam demokrasi semua punya peluang. Ada wali kota anaknya bagus maka didukung dan seterusnya," ujar Fahri Hamzah, Kamis (19/11/2020) malam.

Fahri menambahkan, dalam proses demokrasi tidak bisa melarang siapapun maju dalam kontestasi pilkada. Selain tidak ada hukum yang dilanggar, undang-undang (UU) juga mengatur di dalamnya. Sebaliknya, kehadiran Bobby Nasution-Aulia Rahman dalam kontestasi pilkada di Medan, sudah pasti akan menguntungkan masyarakat.

"Keuntungan yang bakal diperoleh masyarakat di Medan karena Mas Bobby memiliki hubungan kedekatan dan bisa berkolaborasi dengan pemerintah pusat. Ini merupakan nilai plus dari pasangan Bobby-Aulia, yang mungkin tidak dimiliki pasangan calon lain dalam pilkada serentak di Indonesia," ungkapnya.

Menurutnya, kolaborasi daerah dengan pusat itu menjadi salah satu faktor penenti kemajuan pembangunan. Pemerintah kota itu jika main sendiri maka tidak akan sanggup memajukan daerah. Sehingga, perlu bantuan dari pusat. "Jika malah berantem sama pusat, efeknya infrastruktur Medan berantakan," ungkap Fahri Hamzah.

Bagi kubu tertentu yang antipemerintah pusat, Fahri Hamzah justru pesimistis akan mampu membenahi Kota Medan. Sebab, bagaimana kota perlu bantuan dari pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur. "Itu yang anti pusat kalau pun menang bakal susah karena tak harmonis," kata Fahri.

Provokasi anti pemerintahan pusat di Pilkada Medan, kata Fahri, sebaiknya tidak usah ditanggapi. Masyarakat harus fokus untuk memenangkan pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rachman. Dengan demikian, Kota Medan cepat dibenahi, dan mengejar ketertinggalan.

"Ini negara kesatuan bukan negara federal. Negara kesatuan itu pemerintahan pusat membentuk pemerintah daerah lewat UU. Kita harus bina hubungan baik dengan pemerintah pusat, gak bisa pemda buruk hubungan dengan pusat. Ini pilkada dibenturkan ke pusat, menang pun susah itu nanti. Masyarakat Medan jangan mau terprovokasi," pungkas Fahri.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jadi Tersangka Suap, Bupati Kuansing Dibawa KPK ke Jakarta

KPK membawa Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra ke Jakarta, Rabu (20/10/2021).

NASIONAL | 20 Oktober 2021

Tangkap 2 Kader Golkar, KPK Tegaskan Tak Berpolitik

Penegasan tak berpolitik disampaikan Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar saat dikonfirmasi mengenai langkah KPK menetapkan Bupati Kuansing Andi Putra.

NASIONAL | 20 Oktober 2021

Jokowi: Daerah Harus Fokus pada Produk Unggulan, Jangan Latah

Ketika ada daerah lain yang menanam karet, maka semua daerah ramai-ramai menanam karet.

NASIONAL | 20 Oktober 2021

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Jokowi Minta Bupati Kontrol Lapangan di Sekolah dan RS

Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta para bupati di seluruh Indonesia terus-menerus melakukan kontrol lapangan terutama di sekolah dan di rumah sakit.

NASIONAL | 20 Oktober 2021

Video: Ribuan Burung Pipit Mati Mendadak Diduga Akibat Cuaca Ekstrem

Belum lama ini, masyarakat dihebohkan dengan matinya burung pipit yang berjatuhan di kawasan Gianyar Bali. Kejadian serupa terjadi di lingkungan Pemkot Cirebon.

NASIONAL | 20 Oktober 2021

Hari Santri, Kemenag Gelar Wayang Virtual Semar Bangun Pesantren

Gelaran ini diharapkan dapat menjadi refleksi bagi santri dan masyarakat umum dalam memperkuat harmoni antara agama dan budaya.

NASIONAL | 20 Oktober 2021

Terima Audiensi Apkasi, BPK Bahas Pengelolaan Keuangan Negara

BPK menekankan, tidak menjadi alasan bagi siapapun baik bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk melanggar ketentuan perundang-undangan.

NASIONAL | 20 Oktober 2021

BMKG: Sejumlah Daerah di Indonesia Berpotensi Hujan Lebat

BMKG memprakirakan sejumlah daerah di Indonesia mengalami hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

NASIONAL | 20 Oktober 2021

Jateng Terapkan Aplikasi “Mangan Mendoane Rini” Cegah Praktik Korupsi Obat di RS

Inovasi "Mangan Mendoane Rini" diterapkan RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Banyumas, Purwokerto untuk menghilangkan praktik kolusi dan korupsi pengadaan obat.

NASIONAL | 20 Oktober 2021

Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

Pengadilan Niaga pada PN Jakpus telah menjatuhkan status PKPU terhadap perusahaan pengembang apartemen Gayanti, PT BPI.

NASIONAL | 20 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Pinjol Ilegal


# Molnupiravir


# Liga Champions



TERKINI
MUI: Gunakan Wakaf untuk Penguatan UMKM

MUI: Gunakan Wakaf untuk Penguatan UMKM

EKONOMI | 21 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings