Struktur Berubah, KPK Ditantang Bongkar Kasus di Sektor Keuangan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Struktur Berubah, KPK Ditantang Bongkar Kasus di Sektor Keuangan

Jumat, 20 November 2020 | 22:42 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengubah struktur organisasi melalui Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi (Perkom) 7/2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja (Ortaka) KPK. Dengan penambahan Kedeputian dan Direktorat dalam struktur yang baru, KPK ditantang tetap optimal memberantas korupsi, salah satunya di industri keuangan yang sedang marak terjadi kasus gagal bayar.

Pengamat ekonomi dan politik dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng mengatakan, bertambahnya jumlah Deputi dan Direktur di KPK sepatutnya diikuti dengan peningkatan kinerja lembaga antikorupsi dalam mengungkap skandal korupsi yang merugikan negara. Termasuk potensi adanya praktik korupsi sehubungan dengan merebaknya kasus gagal bayar di industri keuangan Indonesia.

“Selama ini KPK lebih jago tangkap tangan tapi KPK belum berbuat banyak pada pembenahan sektor keuangan. KPK harus memiliki pemahaman bahwa pembenahan sektor keuangan adalah kunci bagi penyelamatan ekonomi negara,” kata Salamuddin, Jumat (20/11/20).

Salamuddin menegaskan, dengan menindak kasus korupsi di industri keuangan, KPK berkontribusi pada kemajuan ekonomi negara. Hal ini mengingat, terdapat jutaan orang yang dirugikan akibat adanya dugaan kongkalikong antara pengusaha dengan sejumlah oknum pejabat, hingga otoritas pengawas.

Untuk itu, dengan struktur baru yang dinilai sebagian kalangan menggemuk, Salamudin berharap memiliki konsentrasi di dalam upaya pemberantasan korupsi demi membenahi sektor keuangan sekaligus turut berkontribusi dan berkolaborasi dalam reformasi sektor keuangan. Hal ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Apalagi, dalam struktur baru, terdapat sejumlah unit kerja yang berkaitan dengan industri keuangan seperti Direktorat Pelacakan Aset, Direktorat Antikorupsi Badan Usaha dan Pusat Perencanaan Strategis Pemberantasan Korupsi.

“Sekarang legistimasi KPK sedang turun, tapi dia dapat mengembalikan kepercayaan publik apabila KPK dapat membenahi sektor keuangan. Sekarang momentumnya untuk masuk dengan kondisi sektor keuangan yang serampangan begini,” tegasnya.

Berdasar informasi, terdapat belasan perusahaan di sektor keuangan yang mengalami masalah akibat adanya manipulasi hingga praktik korupsi. Presiden Joko Widodo pun pernah menginstruksikan agar segera dilakukan reformasi pada sektor keuangan demi menghentikan kerugian yang dialami masyarakat. Namun, jumlah kasus gagal bayar di industri keuangan kian bertambah akibat lambannya penanganan dan minimnya pengawasan. Untuk itu, Salamuddin mendesak KPK segera turun tangan membongkar kasus di sektor keuangan.

“Kalau KPK berhasil menata ini, tentu kredit poin bagi KPK karena sektor keuangan adalah kunci ekonomi negara. Jadi jangan cuma yang APBN yang diberesin, masih banyak uang lain yang beredar di perbankan, asuransi dan lembaga keuangan lainnya,” kata Salamuddin.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kolaborasi dengan Milenial, PDIP Sasar Pemilih Muda untuk Eri-Armuji

Tim pemenangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya, Eri Cahyadi-Armuji terus melakukan gerakan untuk memperkuat dukungan.

NASIONAL | 20 November 2020

DPR Prihatin Peredaran Narkoba Merajalela

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin prihatin dengan meningkatnya peredaran narkoba yang menyasar generasi muda di tengah pandemi Covid-19.

NASIONAL | 20 November 2020

Sahroni: Lawan Kelompok yang Merusak NKRI

Anggota MPR dari Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni mengajak seluruh pihak untuk melawan kelompok yang merusak keutuhan NKRI.

NASIONAL | 20 November 2020

Doa Kebencian Petinggi FPI, Lembaga Ta'mir Masjid NU: Sungguh Memalukan

Wakil Ketua Lembaga Ta'mir Masjid Nahdatul Ulama (NU), Zainal Arifin Na'im sangat menyayangkan adanya doa berisi ujaran kebencian.

NASIONAL | 20 November 2020

Usut Kerumunan Rizieq Syihab, Polisi Tepat Gunakan UU Kekarantinaan

Romli Atmasasmita mengaku malu dengan berbagai kerumunan yang diciptakan Rizieq Syihab sejak tiba di Indonesia.

NASIONAL | 20 November 2020

Apresiasi untuk Perjuangan Guru dan Kepala Sekolah

Sambut Hari Guru Nasional, puluhan guru dan kepala sekolah mendapat apresiasi.

NASIONAL | 20 November 2020

Sempat Kabur, Polres Simalungun Amankan Sopir Truk Pembawa Maut

Polres Simalungun telah mengamankan sopir truk penyebab kecelakaan beruntun 12 kendaraan di Jalan Asahan Kilometer 4, Simalungun.

NASIONAL | 20 November 2020

Ketua KPU: Pencoblosan di Indonesia Paling Transparan di Dunia

Ketua KPU menyatakan bahwa proses atau tahapan pencoblosan Pemilu atau Pilkada di Indonesia paling transparan di dunia.

NASIONAL | 20 November 2020

Masyarakat Tak Perlu Ragu Soal Vaksin Covid-19

uji klinis untuk vaksin Covid-19 sangat aman dan berhati-hati

NASIONAL | 20 November 2020

Tidak Hanya TNI, Radikalisme Harus Dilawan Seluruh Komponen Bangsa

Radikalisme dan ekstremisme di Indonesia memang harus dilawan oleh semua komponen bangsa.

NASIONAL | 20 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS