Sindikat Penjualan Madu Palsu Rusak Kehormatan Komunitas Adat Badui
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sindikat Penjualan Madu Palsu Rusak Kehormatan Komunitas Adat Badui

Senin, 23 November 2020 | 08:27 WIB
Oleh : Laurens Dami / JEM

Lebak, Beritasatu.com - Praktik sindikat pembuatan dan penjualan madu paslu yang mengatasnamakan madu asli asal Badui, telah merusak kehormatan komunitas adat Badui yang menjunjung tinggi nilai kejujuran.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Saija, pada saat konferensi pers, di Kantor Desa Kanekes, Kampung Kaduketug, Minggu (22/11/2020).

Saija, selaku tokoh adat Badui Luar, menegaskan, pihaknya mengutuk keras adanya praktik pembuatan madu palsu yang peredarannya mengatasnamakan madu asli Badui. Sebab, hal itu sangat bertentangan dengan prinsip hidup masyarakat Badui yakni kejujuran.

“Nama baik masyarakat adat Badui dimanfaatkan oleh sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab untuk kepentingan materi. Karena itu, kami mengutuk para pihak dalam hal ini yang memproduksi madu paslu atau otak kejahatan di balik pembuatan madu palsu. Mereka telah mencoreng nama baik masyarakat suku Badui,” tegas Saija.

Saija mewakili pemerintah Desa Kanekes dan masyarakat adat Badui menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Persoalan ini tanpa sepengetahuan pemerintah Desa Kanekes dan lembaga adat Badui. Karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat umum untuk teliti sebelum membeli dan mengkonsumsi madu,” ujarnya.

Saija mengungkapkan pihaknya bersama pemerintah Desa Kanekes dan warga Badui telah berhasil mengumpulkan madu palsu yang berada di lingkungan Badui.

“Kami telah berhasil mengumpulkan madu palsu yang beredar di lingkungan masyarakat Badui. Setelah dikumpulkan, kami langsung memusnahkan semuanya pada hari ini. Hal ini kami lakukan untuk membantu para aparat penegak hukum,” kata Saija.

Saija menegaskan pihaknya telah mengimbau kepada seluruh masyarakat adat Badui agar lebih berhati-hati sehingga tidak mudah dimanfaatkan oleh kelompok tertentu yang tidak bertanggungjawab hanya demi meraih keuntungan materi.

Sementara itu, pemerhati masyarakat adat Badui, Uday Suhada mengatakan, pihaknya mengapresiasi lembaga adat Badui yang turut membantu aparat penegak hukum untuk memberantas peredaran madu palsu di lingkungan Desa Kanekes.

“Mafia madu palsu ini merupakan kejahatan kemanusiaan. Posisi masyarakat adat Badui, jelas sebagai korban eksploitasi. Untuk itu, kami mendesak Polda Banten agar segera membongkar pabrik sejenis di tempat lain dan menangkap aktor intelektualnya,” tegasnya.

Untuk diketahui, pada tanggal 10 November 2020 lalu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten menggelar konferensi pers terkait keberhasilan mengungkap kasus pembuatan dan penjualan madu palsu di wilayah Banten yang beromset miliaran rupiah.

Dirreskrimsus Polda Banten Kombes Pol Nunung Syaifuddin, menyampaikan bahwa perusahaan yang melakukan kegiatan usaha pembuatan/produksi madu palsu tersebut adalah CV Yatim Berkah Makmur. Dalam sehari produksi madu palsu tersebut bisa mencapai satu ton atau bisa lebih tergantung pemesanan.

“Omset yang dihasilkan bisa mencapai miliaran rupaiah per tahun.

Satu liter madu palsu tersebut dijual dengan Rp22.000. Dalam satu hari dapat menghasilkan satu ton. Jadi dalam sebulan dapat menghasilkan omset sebesar Rp673.200.000. Dalam setahun omsetnya bisa mencapai Rp 8.078.400.000,” ujar Nunung Syaifuddin.

Ada tiga tersangka dalam kasus madu palsu tersebut yakni AS (24) ditangkap di depan Alfamart di Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Tersangka lain berinisial TM (35) dan MA (47) ditangkap di Kantor CV Yatim Berkah Makmur di Joglo Kembangan, Jakarta Barat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 

BERITA LAINNYA

Mahasiswa Indonesia Ikut Program ICT dengan MSU Malaysia

Sebanyak 40 mahasiswa dari empat universitas di Indonesia, termasuk Universitas BSI ikut program ICT dan MSU Malaysia.

NASIONAL | 16 September 2021

Wapres Tinjau Pelaksanaan PTM di SMA Negeri 19 Kabupaten Tangerang

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin melakukan tinjauan PTM yang diselenggarakan di SMA Negeri 19 Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (16/9/2021).

NASIONAL | 16 September 2021

Bantu Peternak, Mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto Ciptakan Aplikasi Dokter Ayam

Aplikasi Dokter Ayam dilengkapi dengan berbagai informasi penyakit ayam, cara pencegahan hingga pengobatan yang sudah tervalidasi oleh pakar.

NASIONAL | 16 September 2021


PN Jakpus Nyatakan Jokowi dan Melakukan Perbuatan Melawan Hukum Terkait Polusi Udara

PN Jakarta nyatakan Jokowi dan Anies Baswedan melakukan perbuatan melawan hukum terkait polusi udara.

NASIONAL | 16 September 2021

Kemkumham Tunggu Hasil Penyidikan Polri Untuk Renovasi Lapas Tangerang

Ditjenpas Kementerian Hukum dan HAM masih menunggu renovasi blok C2 yang berada di Lapas Kelas I Tangerang yang terbakar Rabu (8/9/2021) lalu.

NASIONAL | 16 September 2021

Sebelum Terbang, Almarhum Kopilot Rimbun Air Sempat Telepon Anaknya

‎Almarhum M Fajar Dwi Saputra (26) yang bekerja sebagai kopilot di maskapai Rimbun Air sempat menelpon anaknya melalui video call.

NASIONAL | 16 September 2021

Politikus PDIP: Perlu Ada Rising Star Calon Panglima TNI Lewati Pemilu 2024

Politikus PDIP Tubagus Hasanuddin menilai perlu ada rising star calon panglima TNI, melewati Pemilu 2024.

NASIONAL | 16 September 2021

Nakes Gabriella Tewas di Jurang dalam Insiden Serbuan KKB di Kiwirok, Papua

Serbuan KKB di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua pada Senin (13/9/2021) menewaskan seorang nakes bernama Gabriella Meilani.

NASIONAL | 16 September 2021

Polri Selidiki Laporan Moeldoko terhadap 2 Peneliti ICW

Polri terus menyelidiki laporan Moeldoko, terhadap dua peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Egi Primayogha dan Miftah soal dugaan pencemaran nama baik

NASIONAL | 16 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Cristiano Ronaldo


# Kebakaran Lapas Tangerang


# Anies Baswedan


# Rimbun Air



TERKINI
Mahasiswa Indonesia Ikut Program ICT dengan MSU Malaysia

Mahasiswa Indonesia Ikut Program ICT dengan MSU Malaysia

NASIONAL | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings