53.599 Petugas Penyelenggara Pilkada di Bengkulu Jalani Rapid Test Covid-19
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-5.79)   |   COMPOSITE 6258.57 (-56.46)   |   DBX 1209.79 (-1.54)   |   I-GRADE 185.201 (-1.44)   |   IDX30 531.719 (-6.43)   |   IDX80 142.034 (-1.29)   |   IDXBUMN20 420.424 (-5.86)   |   IDXESGL 146.593 (-1.21)   |   IDXG30 145.132 (-1.32)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-4.47)   |   IDXQ30 151.699 (-1.64)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-2.95)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-2.49)   |   IDXV30 142.342 (-1.61)   |   INFOBANK15 1078.54 (-18.53)   |   Investor33 455.425 (-4.76)   |   ISSI 183.228 (-0.83)   |   JII 646.305 (-1.31)   |   JII70 225.666 (-0.56)   |   KOMPAS100 1262.11 (-10.58)   |   LQ45 987.949 (-11.42)   |   MBX 1725.55 (-17.65)   |   MNC36 336.055 (-3.58)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.21)   |   SMInfra18 316.891 (-0.91)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-4.55)   |  

53.599 Petugas Penyelenggara Pilkada di Bengkulu Jalani Rapid Test Covid-19

Selasa, 24 November 2020 | 13:01 WIB
Oleh : Usmin / JEM

Bengkulu, Beritasatu.com - Sebanyak 53.599 petugas penyelenggara Pilkada Serentak 2020 di Provinsi Bengkulu, menjalani pemeriksaan rapid test untuk memastikan mereka tidak terpapar virus corona atau Covid-19.

"Ada sebanyak 53.599 petugas penyelenggara Pilkada Serentak 9 Desember 2020 di Bengkulu, segera menjalani rapid test untuk memastikan mereka tidak terjangkit Covid-19. Petugas pilkada sebanyak ini tersebar di 10 kabupaten dan kota di Bengkulu," kata Komisioner KPU Provinsi Bengkulu, Eko Sugianto, di Bengkulu, Selasa (24/11/2020).

Petugas pilkada tersebut terdiri dari petugas anggota PPK sebanyak 645 orang, Sekretatis PPK 516 orang, PPDP sebanyak 4.341 orang, petugas PPS sebanyak 4.539 orang, petugas sektretariat sebanyak 4.539 orang dan petugas KPPS dan Linmas sebanyak 39.069 orang.

Selanjutnya anggota dan sektretariat KPU Provinsi Bengkulu sebanyak 35 orang, ditambah anggota dan sekretariat KPU kabupaten dan kota se- Bengkulu sebanyak 57 orang.

Rapid test petugas penyelenggara Pilkada Serentak 2020 di Bengkulu tersebut, dilaksanakan di kabupaten dan kota masing-masing, karena biaya rapid test sudah dianggarkan di KPU di wilayah masing-masing.

KPU Provinsi Bengkulu, sudah berkoordinasi dengan Dinkes setempat terkait petugas kesehatan yang akan melakukan rapid test terhadap petugas penyelenggara Pilkada Serentak 2020 tersebut.

"Jadi, sekarang tinggal melaksanakan saja rapid test para anggota penyelenggara pilkada di Bengkulu, karena anggaran sudah ada dan petugas pelaksana rapid test sudah disiapkan Dinkes kabupaten dan kota. Kita berharap tidak ada penyelenggara pilkada yang terpapar virus corona," ujarnya.

Mantan anggota KPU Bengkulu Utara ini menambahkan, jika dari hasil rapid test yang reaktif, maka akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan uji swab di laboratorium PCR di RSU Yunus Bengkulu untuk memastikan mereka tidak terpapar virus corona.

Namun, jika hasil swab menyatakan anggota penyelenggara pilkada positif terpapar virus corona, maka yang bersangkutan harus menjalani isolasi di rumah atau perawatan di rumah sakit maksimal 14 hari atau sampai dinyatakan sembuh.

Anggota yang terpapar tersebut, jika sampai waktu penyelenggara pilkada masih menjalani perawatan, maka yang bersangkutan diganti dengan orang lain. "Kita berharap tidak ada petugas penyelenggara Pilkada Serentak di Bengkulu, terpapar virus corona," ujarnya.

Untuk mengantisipasi petugas pilkada di Bengkulu, terpapar virus corona, Eko mengatakan, pihaknya mengimbau para petugas pilkada dalam menjalankan tugas wajib menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, rajin mencuci tangan pakai sabun di air mengalir dan menerapkan jaga jarak bila berkomunikasi dengan orang lain.

"Saya kira jika mereka taat menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan tugas sebagai menyelenggara pilkada di Bengkulu, akan terhindar dari terpapar virus corona," ujarnya.

Pilkada Serentak 2020 di Bengkulu, selain melaksanakan pilgub juga melaksanakan pilbup di 8 kabupaten, yakni Kaur, Seluma, Bengkulu Selatan, Kepahiang, Rejang Lebong, Lebong, Bengkulu Utara, dan Kabupaten Mukomuko.

DPT Pilgub Bengkulu sebanyak 1,3 juta jiwa lebih dengan jumlah TPS sebanyak 4.031 unit, tersebar di 10 kabupaten dan kota di daerah ini.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Diduga Curi Star Kampanye, Paslon Cagub Sumatera Barat Dilaporkan ke Bareskrim

"Kami sudah melaporkan hal ini ke Gakkumdu di Bawaslu dan diarahkan ke Bareskrim Polri agar perkara ini ditindaklanjuti dan diproses hukum," kata Maulana.

NASIONAL | 24 November 2020

Pemda DIY dan BP Jamsostek Sepakat Lindungi Hak Pekerja

Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyatakan, Pemda DIY menyelenggarakan Penghargaan Sidhakarya di tiap tahun genap.

NASIONAL | 24 November 2020

Cegah Kerumunan, Pemkab Tanjungjabung Timur Tak Izinkan Pesta Pernikahan

Kegiatan pesta pernikahan di daerah itu, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 daerah itu akan membubarkannya.

NASIONAL | 24 November 2020

Pjs Wali Kota Semarang Tegaskan Hak Anak-anak dalam Situasi Rentan Tetap Dijamin

UPKSAI ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah Kota Semarang dalam memberikan layanan kepada anak-anak di Kota Semarang.

NASIONAL | 24 November 2020

Pemuda Penghina Brimob di Medsos Terancam 6 Tahun Penjara

Meski sudah meminta maaf, polisi tetap menjerat dengan UU ITE.

NASIONAL | 24 November 2020

Agustinus Woro Kembali Panjat Baliho di Kebayoran Baru

Agustinus beberapa kali melakukan aksi panjat reklame dan baliho di Jakarta.

NASIONAL | 24 November 2020

Sekolah Tunggu Instruksi Gubernur DKI untuk Pembelajaran Tatap Muka

Pihak sekolah sudah tentu mempersiapkan protokol kesehatan Covid-19

NASIONAL | 24 November 2020

Kejaksaan Tangkap Buronan Korupsi Dana Desa

Akibat perbuatannya, Kepala Desa Bulungihit, Sumatera Utara itu, merugikan keuangan negara hingga Rp 960 juta.

NASIONAL | 23 November 2020

Istri Gus Ipul Sekeluarga Terpapar Covid-19

Istri mantan Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf, Fatma Syaifullah Yusuf terpapar Covid-19 dn dirawat di RSU Dr Soetomo, Surabaya.

NASIONAL | 23 November 2020

KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Ternak di Kemtan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta mengusut tuntas kasus dugaan korupsi terkait pengadaan sapi, kambing, dan pakan ternak di Kementerian Pertanian (Kemt

NASIONAL | 23 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS