Jelang Akhir Tahun, Polri Harus Mewaspadai Munculnya Kembali Aksi Terorisme
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

Jelang Akhir Tahun, Polri Harus Mewaspadai Munculnya Kembali Aksi Terorisme

Selasa, 24 November 2020 | 18:04 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Pihak kepolisian, terutama jajaran intelijen, Densus 88, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) harus tetap mewaspadai aksi terorisme di Indonesia. Sebab dengan maraknya aksi kerumunan orang dan meluasnya gerakan intoleransi akhir-akhir ini, membuat kalangan radikal dan jaringan terorisme seakan mendapat angin untuk beraksi, terutama menjelang akhir tahun.

"Dari pendataan Indonesia Police Watch (IPW), simpatisan ormas yang sering melakukan kerumunan orang pernah ada yang terlibat dalam aksi terorisme," ujar Ketua IPW Neta S Pane kepada Beritasatu.com, Selasa (24/11/2020).

Menurut Neta, di tahun 2017 jumlah mereka yang ditangkap Polri mencapai 37 orang dari berbagai daerah, mulai dari Aceh, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, dan lainnya. Beberapa di antaranya sempat ditahan di Nusa Kambangan, Gunung Sindur Bogor dan LP lainnya. Keterlibatan mereka dalam aksi terorisme mulai dari menyembunyikan buronan terorisme hingga melakukan aksi teror itu sendiri.

Namun kini mereka sudah bebas dan tidak terlacak keberadaannya, begitu juga di Poso, Sulteng masih ada sekitar 11 orang yang bersembunyi di hutan.

Dikhawatirkan dengan meluasnya aksi-aksi kerumunan orang dan gerakan intoleransi belakangan ini mereka kembali bermanuver dan melakukan aksi teror.

Saat ini jumlah narapidana terorisme yang tersebar di sejumlah lembaga pemasyarakat lebih dari 500 orang. Napi terorisme yang sudah bebas dan selesai menjalani hukuman dibina pemerintah melalui program deradikalisasi. "Namun para mantan napi yang tidak terlacak keberadaannya memang perlu diwaspadai agar tidak bermanuver untuk melakukan aksi teror kembali," ujar Neta.

Neta mengatakan Kabaintelkam Polri perlu bekerja ekstra keras mencermati hal ini agar jajaran kepolisian tidak kecolongan. Sebab dalam kerumunan massa akhir-akhir ini, Baintelkam Polri seperti kecolongan. Aksi-aksi kerumunan massa seperti terbiarkan dan tidak terantisipasi sehingga tidak hanya melanggar protokol kesehatan tapi aksi kerumunan massa itu sempat mengganggu jadwal penerbangan di Bandara Soetta dan kemacetan parah di berbagai tempat.

"Jelang akhir tahun ini Baintelkam Polri perlu memetakan situasi dan kondisi yang ada sehingga situasi Kamtibmas benar benar terkendali," pungkas Neta.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bantu Pelaku UMKM, Vokasi UI Luncurkan Aplikasi Konsultasi Pajak

Aplikasi E-Taxaction menyediakan fitur konsultasi pajak gratis dalam mendukung UMKM memahami pajak.

NASIONAL | 24 November 2020

Gempa di Laut Selatan DIY, Merapi Masih Tenang

BPPTKG Yogyakarta, belum merilis keterangan dampak dari terjadinya gempa di pantai Selatan Gunungkidul tersebut dengan aktivitas Gunung Merapi.

NASIONAL | 24 November 2020

KPK Buka Penyidikan Baru Kasus Korupsi Jasindo

KPK telah membuka penyidikan baru dugaan korupsi pembayaran komisi kegiatan fiktif agen PT Jasindo dalam pengadaan asuransi minyak dan gas BP Migas-KKKS.

NASIONAL | 24 November 2020

Personel TNI/Polri dan Satpol PP Turunkan Baliho Rizieq Syihab di Serang

Kapolres Serang AKBP Mariyono menegaskan, penertiban spanduk dan baliho bertujuan untuk menjaga estetika lingkungan serta menjaga keamanan dan ketertiban.

NASIONAL | 24 November 2020

Pemkot Jambi Perpanjang Jam Malam dan Belajar Daring

Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi memperpanjang pemberlakuan jam malam hingga 9 Desember 2020 menyusul masih tingginya kasus Covid-19 di kota itu.

NASIONAL | 24 November 2020

Bobby Nasution Percayakan Ibu Rumah Tangga Jadi Juru Kampanye

Bobby Nasution memberikan kesempatan kepada seorang ibu rumah tangga (IRT) menjadi juru kampanye dalam silaturahmi dengan warga di Jalan Medan Tenggara.

NASIONAL | 24 November 2020

Jalinsum di Kabupaten Madina Tertimbun Longsor

Bencana longsor terjadi akibat tingginya curah hujan.

NASIONAL | 24 November 2020

Ratusan Rumah di Kota Bengkulu Terencam Banjir

Ratusan rumah warga di Kota Bengkulu, terendam banjir setinggi 0,5 meter, menyusul hujan lebat melanda daerah ini lebih dari 2 jam, Senin (23/11/2020) malam.

NASIONAL | 24 November 2020

Jateng Sudah Terapkan Belajar Tatap Muka di 34 Sekolah

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menerapkan uji coba pembelajaran tatap muka di 34 sekolah.

NASIONAL | 24 November 2020

Penyusunan Prolegnas 2021 Dinilai Harus Realistis

Pemerintah dan DPR sebaiknya dapat mengidentifikasi RUU yang dianggap dapat menopang kebijakan penanggulangan pandemi.

NASIONAL | 24 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS