Menjaga Masa Depan Berkelanjutan Bisa Dilakukan dari Hal Kecil
INDEX

BISNIS-27 537.873 (-1.54)   |   COMPOSITE 6307.13 (-48.56)   |   DBX 1215.21 (-5.42)   |   I-GRADE 185.638 (-0.44)   |   IDX30 533.814 (-2.1)   |   IDX80 142.76 (-0.73)   |   IDXBUMN20 425.411 (-4.99)   |   IDXESGL 147.067 (-0.47)   |   IDXG30 144.927 (0.21)   |   IDXHIDIV20 469.552 (-2.43)   |   IDXQ30 151.508 (0.19)   |   IDXSMC-COM 286.952 (-2.83)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (-1.26)   |   IDXV30 144.532 (-2.19)   |   INFOBANK15 1076.36 (2.19)   |   Investor33 457.615 (-2.19)   |   ISSI 184.91 (-1.68)   |   JII 650.972 (-4.67)   |   JII70 227.363 (-1.7)   |   KOMPAS100 1270.4 (-8.29)   |   LQ45 991.58 (-3.63)   |   MBX 1739.82 (-14.27)   |   MNC36 337.819 (-1.76)   |   PEFINDO25 325.262 (6.76)   |   SMInfra18 322.474 (-5.58)   |   SRI-KEHATI 391.563 (-2.01)   |  

Menjaga Masa Depan Berkelanjutan Bisa Dilakukan dari Hal Kecil

Selasa, 24 November 2020 | 18:58 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Selain dikenal sebagai penyanyi, Andien kini menjadi salah satu pegiat gaya hidup ramah lingkungan. Dia secara konsisten terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga lingkungan. Dia mengakui bahwa aksi untuk menjaga masa depan berkelanjutan ini, dimulainya dari hal-hal kecil sejak tahun 2018.

Andien mulai berpikir untuk berperan dan bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan setelah menyadari banyaknya kerusakan yang disebabkan oleh gaya hidup kita sendiri.

"Di keluarga aku sering travelling. Kita sesekali justru refreshing-nya bersihin sampah, aku ajak anakku, jadi membuat itu jadi sesuatu yang menyenangkan. Di rumah pilih-pilih sampah juga, sudah mengkompos itu sudah dua tahun, mengurangi penggunaan plastik," ujar Andien dalam webinar katadata yang digelar pada Selasa (24/11/2020).

Selain aksi kecil dalam keluarganya, Andien juga mendirikan Yayasan Setali. Bersama yayasan tersebut, ia mengampanyekan penggunaan produk fashion yang merupakan barang daur ulang.

Menurut Pendiri Komunitas Zero Waste Indonesia, Maurilla Imron, saat ini kesadaran serupa yang dirasakan oleh Andien ini sudah mulai berkembang luas di tengah masyarakat, khususnya generasi milenial. Maurilla mengatakan, berdasarkan surveinya sudah lebih dari 50% generasi milenial yang saat ini merasa bertanggung jawab atas lingkungan.

"Hampir 3 tahun ini bisa terlihat dari tren yang ada di masyarakat mengenai gaya hidup berkelanjutan. Ada sebuah kebanggaan tersendiri mereka melakukan itu, sekarang juga sudah jauh lebih banyak influencer bahkan juga bisnis yang membahas hidup berkelanjutan," ujar Maurilla.

Upaya Unilever

Bicara soal andil dunia bisnis, Unilever sebagai salah satu Fast Moving Consumers Goods (FMCG), di mana produknya digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, sudah mulai memperkuat konsep keberlanjutan dan meningkatkan produksi produk ramah lingkungannya.

Upaya ke sana, kata Home Care Director PT Unilever Indonesia Veronika Utama, diwujudkan melalui lima pilar utama yang diperhatikan perusahaan dalam proses produksi.

"Salah satu perwujuduan nyata ini yaitu Home Care, di mana September lalu kita menegaskan produk kami dengan transisi bahan baku yang tadinya 100% carbon, secara parsial kami mulai transisi ke bahan baku terbarukan," tutur Veronika.

Kemudian mereka juga melakukan transisi produk berjejak karbon rendah. Serta pembuatan produk dengan upaya menghemat penggunaan air, kemasan hasil daur ulang, hingga transisi produk berbahan kimia ke produk yang diformulasikan dengan cermat untuk konsumen.

Upaya yang dilakukan perusahaan ini, menurut Produk Development R&D Manager Home Care Unilever Indonesia, Effendi Yonathan, bertujuan untuk mengajak konsumen bisa lebih bijak dalam memilih produk yang digunakan sehari-hari.

Ia memberi tips, agar para konsumen bisa lebih jeli dalam memilih barang-barang yang dipakai.

"Pertama yang kita bisa lihat produk rumah tangga yang biasa kita temuin, yang baik adalah sudah melalui izin registrasi Kemenkes. Dari sana secara regulasi sudah memenuhi minimum persyaratan," ujar Effendi.

Lebih lanjut, konsumen kata dia, juga bisa mengacu pada lima pilar yang diterapkan Unilever. Mulai dari penggunaan kemasan yang bisa dilihat apakah berbahan karbon atau plant base, hingga dari segi instruksi penggunaan air.

Dengan lebih meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, minimal dari langkah kecil sebagai konsumen ini, ia yakin upaya menjaga bumi agar lebih bersih di masa depan, akan lebih mungkin untuk terealisasi.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BNN Malut Amankan Oknum Polri Terlibat Peredaran Narkoba

Oknum Bripka H yang menjadi DPO diberi waktu 3 x 24 jam untuk menyerahkan diri.

NASIONAL | 24 November 2020

Jaksa Agung: Agar Ada Efek Jera, Penegakan Hukum Harus Follow The Asset

Tidak sedikit pelaku korupsi yang siap masuk penjara, karena dia dan keluarganya masih akan tetap hidup makmur dari hasil korupsi.

NASIONAL | 24 November 2020

KPK Minta Cakada Jujur Laporkan Sumbangan Kampanye

Korupsi kepala daerah, berhubungan erat dengan kecenderungan membalas jasa atas dukungan dana dari donatur.

NASIONAL | 24 November 2020

Ganjar Usulkan Libur Bersama Akhir Tahun Ditiadakan

Ganjar menerangkan, pada tanggal 10-12 November lalu, peningkatan kasus positif di Jawa Tengah naik drastis dan diduga akibat libur panjang sebelumnya.

NASIONAL | 24 November 2020

Edy Rahmayadi: Pembukaan Sekolah Tidak Boleh Gegabah

Pemprov Sumut akan meminta masukan pakar kesehatan sebelum memutuskan untuk membuka kembali sekolah di masa pandemi Covid-19.

NASIONAL | 24 November 2020

Jelang Akhir Tahun, Polri Harus Mewaspadai Munculnya Kembali Aksi Terorisme

Dikhawatirkan dengan meluasnya aksi-aksi kerumunan orang dan gerakan intoleransi belakangan ini mereka kembali bermanuver dan melakukan aksi teror.

NASIONAL | 24 November 2020

Bantu Pelaku UMKM, Vokasi UI Luncurkan Aplikasi Konsultasi Pajak

Aplikasi E-Taxaction menyediakan fitur konsultasi pajak gratis dalam mendukung UMKM memahami pajak.

NASIONAL | 24 November 2020

Gempa di Laut Selatan DIY, Merapi Masih Tenang

BPPTKG Yogyakarta, belum merilis keterangan dampak dari terjadinya gempa di pantai Selatan Gunungkidul tersebut dengan aktivitas Gunung Merapi.

NASIONAL | 24 November 2020

KPK Buka Penyidikan Baru Kasus Korupsi Jasindo

KPK telah membuka penyidikan baru dugaan korupsi pembayaran komisi kegiatan fiktif agen PT Jasindo dalam pengadaan asuransi minyak dan gas BP Migas-KKKS.

NASIONAL | 24 November 2020

Personel TNI/Polri dan Satpol PP Turunkan Baliho Rizieq Syihab di Serang

Kapolres Serang AKBP Mariyono menegaskan, penertiban spanduk dan baliho bertujuan untuk menjaga estetika lingkungan serta menjaga keamanan dan ketertiban.

NASIONAL | 24 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS