Ganjar: Input Delay Data Covid-19 Sebabkan Selisih 3.000-an Kasus
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Ganjar: Input Delay Data Covid-19 Sebabkan Selisih 3.000-an Kasus

Selasa, 24 November 2020 | 19:59 WIB
Oleh : Stefi Thenu / FMB

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan angka kasus aktif di Jateng tertinggi nasional dikarenakan delay input data di tingkat Satgas Covid-19 pusat. Ada data baru yang belum dimasukkan sehingga terdapat beda data hingga 3.000-an kasus.

Misalnya, berdasarkan rilis Satgas Covid-19 tercatat penambahan kasus aktif Covid-19 di Jateng per Senin (23/11) sebanyak 10.464 orang. Padahal, kasus aktif covid-19 di Jawa Tengah hingga Selasa (24/11/2020) hanya sebanyak 7.463 kasus.

“Makanya saya kaget, katanya kita paling tinggi. Kita belum sampai ke sana. Bayangkan, bedanya banyak sekali sampai 3.000 data. Kalau besok tiba-tiba dimasukkan dalam rilis angka 3.000 itu, pasti gede, pasti meningkat,” kata Ganjar usai rapat evaluasi Covid-19 di Kantor Pemprov Jateng, Selasa (24/11/2020).

Ganjar menyebut, dari pengecekan tanggal 1-10 November 2020, ada 809 data delay yang ditempelkan sebagai data tambahan. Bahkan, Ganjar juga menemukan ada 18 nama yang dites sejak bulan Juni, baru dimasukkan dalam rilis tersebut.

Pihaknya sudah berkomunikasi dengan pemerintah pusat terkait perbedaan data ini. Dirinya juga sudah memerintahkan jajarannya untuk melakukan clearance data dan berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar semua data bisa dicek dengan benar.

“Kita minta teman-teman untuk clearing data dengan pusat. Kalau ada data terlambat itu tidak apa-apa, tinggal ditambahkan. Iya, terpenting bisa ditambahkan atau dimasukkan agar publik atau masyarakat bisa tahu. Jadi itu karena delay, dan itu bukan data harian,” imbuhnya.

Target WHO
Meski demikian, ia tidak memungkiri adanya peningkatan angka kasus aktif Covid-19 di Jawa Tengah. Ganjar menyebut, tingginya kasus positif di Jateng karena tingkat tes juga tinggi. Sekarang, tes PCR di Jateng sebanyak 1.416 orang per 1 juta penduduk perminggu sudah melebihi target WHO sebanyak 1.000 orang per 1 juta penduduk.

"Misalnya saya sebutkan, pada minggu keempat Oktober tes PCR Jateng 625/1 juta penduduk, naik menjadi 809/1 juta penduduk pada Minggu 1 November dan sekarang mencapai 1.416/1 juta penduduk pada minggu ke-2 November. Meski kasus tinggi karena tes digencarkan, namun untuk tempat tidur, ICU masih aman. Beberapa rumah sakit juga melakukan penambahan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo membenarkan bahwa ada perbedaan data antara pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan pusat. Pihaknya mengatakan akan terus berkoordinasi untuk menyelesaikan persoalan itu.

Yulianto merinci, sebanyak 3.551 pasien terkonfirmasi covid-19 di Jawa Tengah dirawat di rumah sakit. Adapun 3.944 pasien menjalani isolasi mandiri.

Yuli menuturkan, ketersediaan ICU untuk pasien covid-19 masih mencukupi. Dari 402 ruang ICU untuk pasien covid-19, yang terpakai 253 ruangan (62,9%). Adapun total ruang isolasi RS Covid-19 sebanyak 5.124 dan baru terpakai 3.889 (75,9%).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

104 Tersangka Penyebar Hoax Pandemi Covid-19 Dibekuk

Tak kurang ada 104 tersangka yang telah dibekuk terkait kasus penyebaran hoaks terkait Covid-19 selama 30 Januari hingga 24 November 2020.

NASIONAL | 24 November 2020

Kepala Dinsos Yogyakarta dan 3 Pegawai BKPP Positif Covid-19

Saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) masih berupaya melakukan screening untuk melacak kontak erat dari Kepala Dinas Sosial dan ASN yang positif Covid-19.

NASIONAL | 24 November 2020

Kempora Serahkan Bantuan 14.442 Paket APD kepada KONI NTB

Paket APD ini terdiri dari masker, hand sanitizer dan vitamin.

NASIONAL | 24 November 2020

Satgas Sebut Kasus Kematian Covid-19 Mulai Turun

Keberhasilan menekan laju kasus kematian akibat Covid-19 berbanding terbalik dengan jumlah kasus aktif di tingkat nasional.

NASIONAL | 24 November 2020

Menjaga Masa Depan Berkelanjutan Bisa Dilakukan dari Hal Kecil

Berdasarkan survei Pendiri Komunitas Zero Waste Indonesia sudah lebih dari 50% generasi milenial yang saat ini merasa bertanggung jawab atas lingkungan.

NASIONAL | 24 November 2020

BNN Malut Amankan Oknum Polri Terlibat Peredaran Narkoba

Oknum Bripka H yang menjadi DPO diberi waktu 3 x 24 jam untuk menyerahkan diri.

NASIONAL | 24 November 2020

Jaksa Agung: Agar Ada Efek Jera, Penegakan Hukum Harus Follow The Asset

Tidak sedikit pelaku korupsi yang siap masuk penjara, karena dia dan keluarganya masih akan tetap hidup makmur dari hasil korupsi.

NASIONAL | 24 November 2020

KPK Minta Cakada Jujur Laporkan Sumbangan Kampanye

Korupsi kepala daerah, berhubungan erat dengan kecenderungan membalas jasa atas dukungan dana dari donatur.

NASIONAL | 24 November 2020

Ganjar Usulkan Libur Bersama Akhir Tahun Ditiadakan

Ganjar menerangkan, pada tanggal 10-12 November lalu, peningkatan kasus positif di Jawa Tengah naik drastis dan diduga akibat libur panjang sebelumnya.

NASIONAL | 24 November 2020

Edy Rahmayadi: Pembukaan Sekolah Tidak Boleh Gegabah

Pemprov Sumut akan meminta masukan pakar kesehatan sebelum memutuskan untuk membuka kembali sekolah di masa pandemi Covid-19.

NASIONAL | 24 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS