Potensi Rokan Masih Jadi Andalan SKK Migas Menuju Produksi 1 Juta Barel

Potensi Rokan Masih Jadi Andalan SKK Migas Menuju Produksi 1 Juta Barel

Rabu, 25 November 2020 | 00:49 WIB
Oleh : Jaja Suteja / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Wilayah Kerja (WK) Rokan yang akan dikelola oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Pertamina Hulu Rokan pada Agustus 2021 masih memiliki potensi cadangan yang besar. Oleh karena itu, kesuksesan alih kelola blok tersebut, menjadi salah satu kata kunci kesuksesan menuju capaian target 1 juta BOPD (barel minyak per hari) dan gas 12 BSCFD (milyar kaki kubik per hari) di tahun 2030.

Demikian rangkuman dari Focus Group Discussion berjudul “Mengawal Transisi Rokan, Menjaga Produksi Nasional” yang diselenggarakan secara daring di Jakarta, Senin (23/11/2020). FGD tersebut menghadirkan nara sumber Penasihat Ahli Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Satya Widya Yudha, Kepala Divisi Formalitas SKK Migas, Didik S. Setyadi, Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa SKK Migas, Erwin Suryadi, Praktisi IATMI, Hadi Ismoyo, Pengamat Migas Nasional, Mukhtasor, Fahmy Radhi, dan Abdul Muin.

Satya mengatakan, potensi cadangan minyak dari WK Rokan diperkitakan masih 2 miliar barel. “Memperhatikan potensi yang ada, maka WK Rokan akan tetap menjadi tulang punggung produksi migas nasional dalam kurun waktu yang lama, melalui lapangan existing, optimalisasi lapangan, optimalisasi metode waterflood, steamflood, serta chemical EOR. Jadi wilayah kerja ini juga akan menjadi andalan untuk mendukung target produksi 1 juta barel di tahun 2030,” ungkap Satya.

Melihat peluang tersebut, SKK Migas berupaya agar masa transisi hingga tahun 2021 dapat berjalan lancar. Upaya tersebut tidak hanya transisi terkait kegiatan operasi produksi namun juga hal krusial lainnya yakni perizinan terkait tanah.

“Dalam indentifikasi SKK Migas, ada tanah yang akan menjadi lokasi pemboran namun belum tersertifikasi sebagai milik CPI (Chevron Pacific Indonesia), ada pula tanah yang masih dimiliki masyarakat. Kesiapan perizinan mutlak dilalui karena peralatan pemboran walaupun sudah siap akan terkendala jika tanah yang menjadi lokasi pemboran masih dikuasai pihak lain maupun status legalitasnya belum jelas”, kata Kepala Divisi Formalitas SKK Migas, Didik S Setyadi.

Sebagai upaya SKK Migas menangani hal tersebut, Didik menyampaikan pihaknya saat ini mendorong agar perizinan tetap melekat di operator yang lama. “Melalui ODSP (One Door Service Policy), SKK Migas bersama CPI akan menyelesaikan izin-izin yang masih terbengkalai, hal ini bertujuan agar saat menunggu operator baru masuk, kegiatan operasi tidak terhenti. Tanggal 26 November 2020, daftar perizinan yang dibutuhkan oleh CPI sudah harus final,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Divisi Pengadaan SKK Migas, Erwin Suryadi. “SKK Migas telah memiliki pengalaman mendampingi alih kelola WK non Pertamina ke Pertamina. Setiap kasus kami jadikan pembelajaran, sehingga pada saat mengelola alih kelola WK Rokan, kami yakin investasi tetap bisa dilaksanakan,” katanya.

Pengamat migas nasional, Mukhtasor mengatakan alih kelola menjadi cukup rumit karena dalam kontrak kerja sama tidak mengatur hal-hal terkait alih kelola. “Salah satu pasal dalam Permen (Peraturan Menteri) ESDM No. 15 Tahun 2015 menyebutkan operator baru boleh masuk enam bulan sebelum kontrak berakhir, hal ini menjadi tidak efektif dan tidak akan mampu menjaga produksi saat operator baru masuk,” ungkapnya.

Namun demikian pihaknya mengapresiasi langkah yang dilakukan CPI dan SKK Migas yang berusaha mengawal alih kelola degan baik, karena banyak hal yang tidak diatur tetapi dilakukan oleh CPI dan SKK Migas, agar alih kelola berjalan dengan baik.

Salah satunya adalah penyusunan dokumen AMDAL tahun 2020. “Saya sebagai narasumber dari KLHK dalam penyusunan hulu migas ini sangat bangga dengan AMDALyang diajukan,” katanya.

“Tata kelola masa transisi harus diperbaiki dan saat ini berada diluar ranah SKK Migas. Ini momentum yang tepat agar kewenangan SKK Migas dalam hal transisi berakhirnya WK dapat diangkat, agar transisi kedepan bisa dilakukan dengan lebih baik,” lanjut Mukhtasor.

Pentingnya Investasi
Para narasumber melihat, usaha peningkatan produksi di WK Rokan dapat direalisasi apabila terdapat kecukupan investasi yang dibutuhkan. Praktisi migas, Hadi Ismoyo menyampaikan, dibutuhkan komitmen kuat dari Pertamina dan pemerintah, untuk mengadakan investasi puluhan juta dolar, karena kegiatan yang dilakukan harus cukup masif.

Pengamat ekonomi energi Universitas Gadjah Mada, Fahmi Rady, berharap Pertamina fokus menumpukan kekuatannya di WK Rokan yang potensinya masih sangat besar dan sudah pasti hasilnya. Sementara Pengamat hulu migas lainnya, Abdul Muin menambahkan bahwa cara meningkatkan produksi migas di WK Rokan adalah melalui investasi yang agresif dan harus direalisasikan sesuai komitmen.

“Maka jika Pertamina kesulitan terkait biaya investasi, sebaiknya membuka opsi untuk bekerjasama dengan perusahaan lain. Hal ini jamak dilakukan industri hulu migas, karena juga akan berbagi resiko dan berkolaborasi sesuai keunggulan masing-masing,” pungkas Muin.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tingkatkan Transparansi, Kempupera Gandeng KPK dalam PBJ

Untuk meningkatkan transparansi PBJ, Kempupera melibatkan KPK dan meluncurkan instrument digital Sistem Informasi Pengalaman (Simpan).

NASIONAL | 25 November 2020

Isu Geng dan SARA Dinilai Jadi Angin Lalu dalam Bursa Calon Kapolri

I Wayan Sudirta meyakini isu geng maupun isu SARA hanya akan menjadi angin lalu dalam bursa calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis.

NASIONAL | 24 November 2020

Guru Juga Manusia dan Orang Tua

Guru yang mengajar murid selama pembelajaran jarak jauh, ternyata juga berperan sebagai orang tua untuk anaknya di rumah.

NASIONAL | 25 November 2020

Kahiyang Ayu Minta Maaf Belum Dapat Dampingi Suami Kampanye

Kahiyang Ayu memohon maaf kepada masyarakat Medan karena belum dapat turun mendampingi suami, Bobby Nasution, saat berkampanye untuk menjadi Wali Kota Medan.

NASIONAL | 24 November 2020

Kemparekraf Dorong Mobilitas Wisatawan Melalui Big Promo

Program ini hanya berlaku sampai Desember 2020.

NASIONAL | 24 November 2020

Pandemi Covid-19 Percepat Pemanfaatan Kecerdasan Buatan

Teknologi kecerdasan buatan akan memberikan manfaat bagi masyarakat di negara-negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

NASIONAL | 24 November 2020

KPK Awasi 137 Aset Bermasalah Senilai Rp 2,3 Triliun di Banten

KPK melakukan monitoring dan pengawasan langsung terkait aset-aset negara yang bermasalah di wilayah Provinsi Banten senilai Rp 2,3 triliun.

NASIONAL | 24 November 2020

Kapolri Apresiasi Korlantas Gelar IT Road Safety Expo 2020

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, mengapresiasi Korlantas Polri yang menyelenggarakan IT Road Safety Expo 2020, Selasa (24/11/2020), di Korlantas Polri, Jakarta.

NASIONAL | 24 November 2020

Polri Matangkan Gelar Perkara Massa Rizieq

Penyidik juga masih mengevaluasi hasil klarifikasi dan pengumpulkan barang bukti serta analisis terkait hasil digital forensik.

NASIONAL | 24 November 2020

Sultan HB X Minta Pembukaan Sekolah Jangan Terburu-buru

Sultan HB X mengatakan pembelajaran tatap muka di sekolah di DIY memang dimungkinkan dimulai pada Februari 2021 bersamaan awal semester genap.

NASIONAL | 24 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS