Istana Tunggu Perkembangan di KPK Terkait Penangkapan Edhy Prabowo
INDEX

BISNIS-27 555.695 (12.56)   |   COMPOSITE 6537.09 (82.91)   |   DBX 1185.45 (4.25)   |   I-GRADE 192.346 (4.58)   |   IDX30 559.887 (14.06)   |   IDX80 149.821 (2.81)   |   IDXBUMN20 454.506 (9.99)   |   IDXESGL 154.417 (2.37)   |   IDXG30 151.04 (3.24)   |   IDXHIDIV20 490.586 (12.63)   |   IDXQ30 156.252 (4.15)   |   IDXSMC-COM 301.613 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 382.211 (0.35)   |   IDXV30 157.186 (1.27)   |   INFOBANK15 1083.88 (30.87)   |   Investor33 472.674 (10.59)   |   ISSI 194.508 (1.25)   |   JII 694.836 (6.78)   |   JII70 242.811 (1.92)   |   KOMPAS100 1324.28 (21.59)   |   LQ45 1037.35 (23.63)   |   MBX 1819.69 (25.48)   |   MNC36 350.082 (7.57)   |   PEFINDO25 343.337 (-0.23)   |   SMInfra18 332.762 (3.61)   |   SRI-KEHATI 404.998 (10)   |  

Istana Tunggu Perkembangan di KPK Terkait Penangkapan Edhy Prabowo

Rabu, 25 November 2020 | 10:39 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian mengatakan pihak Istana masih belum bisa berkomentar terkait penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

“Kita di Istana belum bisa berkomentar,” kata Donny Gahral Adian saat dihubungi wartawan, Rabu (25/11/2020).

Berdasarkan arahan pimpinan, kata Donny, pemerintah masih menunggu perkembangan di KPK terkait proses pemeriksaan terhadap Edhy Prabowo. “Arahan pimpinan. Nunggu perkembangan di KPK seperti apa,” ujar Edhy Prabowo.

Ketika ditanya apa yang akan dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap menteri yang terkena kasus dugaan korupsi berdasarkan pengalaman sebelumnya, Donny menegaskan belum bisa berkomentar.

Lebih baik menunggu saja proses pemeriksaan yang dilakukan KPK. Bila status Edhy Prabowo sudah ditetapkan oleh KPK, baru pihak Istana akan berkomentar. “Maka itu, kita belum bisa komentar. Tunggu satu hari, setelah jelas status dari KPK seperti apa baru kita berkomentar. Ini kan masih pemeriksaan toh,” tukas Donny Gahral Adian.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango membenarkan informasi tersebut. Tak hanya Edhy, terdapat sejumlah pihak lainnya yang turut diringkus dalam operasi senyap tersebut. "Benar kita telah mengamankan sejumlah orang pada malam dan dinihari tadi," kata Nawawi saat dikonfirmasi, Rabu (25/11/2020), pagi.

Informasi yang beredar, Edhy Prabowo ditangkap terkait dugaan tindak pidana korupsi mengenai ekspor benur atau benih lobster.

Tanggal 5 Mei 2020, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menerbitkan Peraturan Menteri KKP Nomor 12/Permen-KP/2020 tentang Pengelolaan Lobster (Panulirus spp), Kepiting (Scylla spp), dan Rajungan (Portunus spp) di Wilayah Negara Republik Indonesia. Dalam Permen 12/2020 itu diuraikan sejumlah hal terkait dengan budidaya dan tentunya juga ekspor. Aturan ini mencabut larangan ekspor yang sebelumnya ditetapkan menteri pendahulunya Susi Pudjiastuti.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menpora Janji Benahi Sarana Olahraga, NTB dan NTT Siap PON 2028

NTB bersama NTT mengajukan diri sebagai tuan rumah PON 2028.

NASIONAL | 25 November 2020

Tommy Sumardi Bantah Gunakan Nama Petinggi Kepolisian dan Senayan

Napoleon yang dihadirkan sebagai saksi buka-bukaan mengenai pengurusan red notice Tjandra.

NASIONAL | 25 November 2020

BPK Terima Kunjungan Komite IV DPD RI

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memperoleh informasi terkait hasil pemeriksaan BPK Semester I Tahun 2020 terkait dengan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah.

NASIONAL | 25 November 2020

Benarkah Permen 12/2020 Membuat Menteri Edhy Prabowo Ditangkap KPK?​​

Ekspor benih lobster harus dilakukan melalui bandara yang telah ditetapkan

NASIONAL | 25 November 2020

BPK: Pengelolaan Keuangan Daerah Harus Sejahterakan Rakyat

Anggota VI BPK Harry Azhar Azis berharap pengelolaan keuangan daerah tidak hanya fokus pada transparansi dan akuntabilitas, tetapi juga kesejahteraan rakyat.

NASIONAL | 25 November 2020

Kejaksaan Tangkap Buronan Korupsi Pembangunan Auditorium UIN di Jambi

Akibat perbuatan tersangka, negara dirugikan sebesar Rp 12,8 miliar.

NASIONAL | 25 November 2020

Ditangkap KPK, Ini Harta Menteri Edhy Prabowo

Edhy dan sejumlah pihak lain ditangkap tim Satgas KPK lantaran diduga terlibat dalam transaksi suap terkait penetapan izin ekspor benur.

NASIONAL | 25 November 2020

Menteri Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Elite Gerindra Masih Enggan Berkomentar

Tak hanya Edhy, terdapat sejumlah pihak lainnya yang turut diringkus dalam operasi senyap tersebut.

NASIONAL | 25 November 2020

Kena OTT, Menteri KKP Jalani Pemeriksaan di Gedung KPK

Edhy dan para pihak itu ditangkap lantaran diduga terlibat dalam transaksi suap terkait ekspor benur.

NASIONAL | 25 November 2020

KPK Juga Tangkap Keluarga Edhy Prabowo dan Pegawai KKP

KPK menangkap Edhy Prabowo dan para pihak lainnya di Bandara Soekarno-Hatta setibanya dari lawatan ke Amerika Serikat.

NASIONAL | 25 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS