Logo BeritaSatu

Mahfud: Hukum Indonesia Terlalu Gampang Memasukkan Orang ke Penjara

Jumat, 27 November 2020 | 17:37 WIB
Oleh : Robertus Wardy / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Menko Polhukam Mahfud MD menilai praktik hukum di negara ini terlalu mudah untuk memasukkan orang ke penjara. Padahal hakikat keberadaan hukum adalah mencapai perdamaian.

“Hukum sepatutnya menyelesaikan secara damai untuk hal-hal yang secara manusiawi, logis, dan tidak perlu dibawa ke pengadilan atau tidak perlu dihukum berat. Hukum juga harus memperhatikan nasib korban,” kata Mahfud di Jakarta, Jumat (27/11/2020).

Ia menjelaskan hukum harus memiliki hati nurani. Hukum bukan alat memenangkan persaingan, tapi untuk mencapai kedamaian. Dia melihat sistem hukum Indonesia sedikit-sedikit memasukkan orang ke penjara.

“Sekarang ini kita lebih pada keadilan retributif, menegakkan hukum secara apa adanya. Pokoknya penegakan hukum sesuai dengan UU. Yang salah ditindak, yang benar dibebaskan. Sehingga yang muncul kemudian di masyarakat adalah keadilan yang koruptif dan manipulatif. Hukum menjadi menghukum dan membebaskan orang sesukanya,” ujar Mahfud.

Mahfud menceritakan, salah satu kasus, di mana ada orang ketemu semangka di pinggir jalan, kemudian dia makan, ternyata punya orang. Tapi akibatnya orang itu dihajar, dipermalukan, dilaporkan ke polisi, dan diproses di polisi. Kasus lainnya adalah kasus Mpok Minah di Purwokerto. Mpok Minah dituduh mencuri barang senilai Rp 2.500. Kemudian diajukan ke pengadilan dan hakimnya Pak Lukmono sampai menangis. Atas kesalahannya, hakim yang membayar denda atas barang yang diambil.

Dia mendorong agar para penegak hukum dan proses peradilan supaya mengedepankan proses restorative justice atau keadilan restoratif. Prinsip ini akan mampu membangun harmoni di kehidupan masyarakat. Hukum dalam konsep keadilan restoratif bukan untuk menang atau menghukum orang tapi membangun harmoni.

“Kita semua para penegak hukum harus mengambil roh keadilan restoratif. Kejahatan ditindak tegas, tapi akomodatif pada hal-hal ringan yang bisa diselesaikan secara baik,” tutur mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Mahfud melihat Kepolisian, Kejaksaan dan Mahkamah Agung yang telah mulai menerapkan konsep keadilan restoratif ini. Saat ini sudah banyak diterapkan terutama terhadap ancaman pidana dibawah 5 tahun dan denda di bawah Rp 2,5 juta.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rasa Syukur Disabilitas Terima SK Non-ASN dari Gubernur Sulsel

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan surat keputusan non-ASN Pemprov Sulsel kepada 12 orang penyandang disabilitas.

NEWS | 3 Oktober 2022

Rawat Korban Tragedi Kanjuruhan, Menkes Diminta Tak Persoalkan Biaya

Menkes Budi Gunadi Sadikin diminta tidak mempersoalkan biaya dalam merawat korban tragedi Kanjuruhan

NEWS | 3 Oktober 2022

Surya Paloh Jelaskan Alasan Nasdem Usung Anies Baswedan

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh menjelaskan alasan pihaknya memilih mengusung Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2024. 

NEWS | 3 Oktober 2022

Jenderal Andika Diminta Cek Video Tindakan Berlebih TNI di Tragedi Kanjuruhan

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa diminta  melakukan tindakan cepat sesuai aturan terkait tragedi Kanjuruhan

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Mahfud Minta Polri Segera Ungkap Pelaku

Mahfud MD meminta Polri agar segera mengungkap pelaku yang harus bertanggung jawab dalam tragedi Kanjuruhan

NEWS | 3 Oktober 2022

Divisi Propam Akan Dirombak, Polri: Perlu Proses dan Kajian

Perombakan struktural secara terbatas terhadap Divisi Propam Polri membutuhkan proses, analisis, serta pengkajian terlebih dahulu.

NEWS | 3 Oktober 2022

Usut Tragedi Kanjuruhan, Tim Pencari Fakta Targetkan Rampung dalam 3 Pekan

Mahfud MD menyampaikan, tim pencari fakta menargetkan pengusutan tragedi Kanjuruhan rampung dalam tiga pekan ke depan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Terima Amanah Nasdem, Anies Baswedan: Saya Siap Capres

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan, dirinya menerima amanah dari Partai Nasdem untuk dicalonkan sebagai capres di Pilpres 2024.

NEWS | 3 Oktober 2022

Deklarasi Anies Baswedan Capres, Paloh Pimpin Hening Cipta Tragedi Kanjuruhan

Deklarasi Anies Baswedan capres dari Partai Nasdem, diawali dengan hening cipta atas tragedi Kanjuruhan yang dipimpin Ketua Umum Nasdem Surya Paloh.

NEWS | 3 Oktober 2022

Mahfud MD Pimpin Tim Pencari Fakta Usut Tragedi Kanjuruhan

Pemerintah membentuk tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) yang dipimpin Mahfud MD untuk mengusut tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Rasa Syukur Disabilitas Terima SK Non-ASN dari Gubernur Sulsel

Rasa Syukur Disabilitas Terima SK Non-ASN dari Gubernur Sulsel

NEWS | 5 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings