KPK Tetapkan Wali Kota Cimahi Tersangka Suap Izin Proyek RS Kasih Bunda
INDEX

BISNIS-27 541.037 (-0.05)   |   COMPOSITE 6389.83 (-37.46)   |   DBX 1207.48 (3.08)   |   I-GRADE 186.044 (-1.17)   |   IDX30 536.499 (-2.63)   |   IDX80 144.214 (-1.01)   |   IDXBUMN20 435.358 (-7.09)   |   IDXESGL 149.259 (-0.13)   |   IDXG30 145.988 (-0.98)   |   IDXHIDIV20 471.745 (-2.76)   |   IDXQ30 152.642 (-0.59)   |   IDXSMC-COM 293.915 (-3.07)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (-3.96)   |   IDXV30 148.997 (-0.75)   |   INFOBANK15 1075.9 (-5.89)   |   Investor33 460.647 (-1.35)   |   ISSI 189.211 (-0.9)   |   JII 668.85 (-4.09)   |   JII70 234.095 (-1.52)   |   KOMPAS100 1287.09 (-6.92)   |   LQ45 998.257 (-5.79)   |   MBX 1767.88 (-12.62)   |   MNC36 340.661 (-1.09)   |   PEFINDO25 338.558 (-1.47)   |   SMInfra18 329.085 (-2.93)   |   SRI-KEHATI 393.501 (-0.78)   |  

KPK Tetapkan Wali Kota Cimahi Tersangka Suap Izin Proyek RS Kasih Bunda

Sabtu, 28 November 2020 | 13:40 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait izin proyek Rumah Sakit Kasih Bunda. Tak hanya Ajay, dalam kasus ini, KPK juga menetapkan Komisaris RS Kasih Bunda, Hutama Yonathan sebagai tersangka.

Kedua orang itu ditetapkan KPK sebagai tersangka melalui proses gelar perkara setelah memeriksa 11 orang yang dibekuk dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Bandung dan Cimahi pada Jumat (27/11/2020).

"Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan dan sebelum batas waktu 24 jam sebagaimana diatur dalam KUHAP, dilanjutkan dengan gelar perkara, KPK menyimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji oleh Penyelenggara Negara terkait perizinan di Kota Cimahi Tahun Anggaran 2018-2020. KPK menetapkan dua orang tersangka," kata Ketua KPK, Firli Bahuri dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (28/11/2020).

Ajay diduga telah menerima suap sebesar Rp 1,66 miliar dari Hutama Yonathan secara bertahap dari kesepakatan suap sebesar Rp 3,2 miliar atau 10 persen dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan gedung tambahan RS Kasih Bunda senilai Rp 32 miliar. Suap itu diduga diberikan Hutama kepada Ajay untuk memuluskan perizinan proyek pembangunan gedung tambahan RS Kasih Bunda dengan mengajukan revisi IMB kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cimahi.

"Pemberian kepada AJM (Ajay Muhammad Priatna) telah dilakukan sebanyak lima kali di beberapa tempat hingga berjumlah sekitar Rp 1,661 miliar dari kesepakatan Rp 3,2 miliar," kata Firli.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Ajay yang ditetapkan sebagai tersangka penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan atau Pasal 12 B UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sementara Hutama Yonathan yang diduga menjadi pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (F-5)



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polda Banten Sosialisasikan 15 Aturan Baru di TPS Saat Pilkada Serentak

Kepolisian Daerah (Polda) Banten menyosialisasikan 15 aturan baru yang harus diketahui pemilih saat datang ke tempat pemungutan suara (TPS) saat Pilkada.

NASIONAL | 28 November 2020

Pembantaian Keluarga di Poso, Ali Kalora Cs Diburu Polisi-TNI

Saat saksi diperlihatkan foto DPO teroris MIT, mereka meyakini bahwa identitas tiga orang OTK tersebut adalah kelompok Ali Ahmad alias Ali Kalora.

NASIONAL | 28 November 2020

Ketua Komisi III Kutuk Teror Pembunuhan Keluarga di Sulteng

Herman berharap aparat kepolisian tidak memperlakukan kasus ini sebagai kriminalitas biasa karena diduga ada motif terorisme.

NASIONAL | 28 November 2020

Bawaslu Cium Aroma Politik Uang di Pilkada Malang

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang, Jawa Timur, mencium aroma politik uang yang dilakukan masing-masing calon bupati dan wakil bupati Malang

NASIONAL | 28 November 2020

Jokowi Tetapkan 9 Desember Sebagai Hari Libur Nasional

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan hari pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 pada Rabu (9/12/2020) sebagai hari libur nasional.

NASIONAL | 28 November 2020

Viral Video “Hancurkan Risma”, Tagar #BelaBuRisma Trending di Medsos

Video viralnyanyian “Hancurkan Risma Sekarang Juga” yang dinyanyikan sejumlah orang mendapat respons dari netizen alias warganet.

NASIONAL | 28 November 2020

FKUB Sulteng Mengutuk Keras Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi

Kejadian tersebut bukan merupakan anjuran dan ajaran dari agama mana pun.

NASIONAL | 28 November 2020

Centennial Ideas: Menguatkan Mental Generasi Z di Tengah Pandemi

Generasi Z atau Centennials, hanya terpaut 1 persen dari generasi pendahulunya, yakni generasi milenial.

NASIONAL | 28 November 2020

Mappilu PWI: Cari Pemimpin yang Mampu Bangkitkan Ekonomi Pascapandemi

Kondisi politik Indonesia selalu panas, padahal politik harusnya menjadi penyejuk di tengah demokrasi.

NASIONAL | 28 November 2020

Sekeluarga Dibantai di Sigi, Sulteng, 150 Keluarga Mengungsi

Pelaku penyerangan berjumlah enam orang.

NASIONAL | 28 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS