Geledah Kantor KKP, KPK Sita Mata Uang Asing
INDEX

BISNIS-27 541.037 (-0.05)   |   COMPOSITE 6389.83 (-37.46)   |   DBX 1207.48 (3.08)   |   I-GRADE 186.044 (-1.17)   |   IDX30 536.499 (-2.63)   |   IDX80 144.214 (-1.01)   |   IDXBUMN20 435.358 (-7.09)   |   IDXESGL 149.259 (-0.13)   |   IDXG30 145.988 (-0.98)   |   IDXHIDIV20 471.745 (-2.76)   |   IDXQ30 152.642 (-0.59)   |   IDXSMC-COM 293.915 (-3.07)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (-3.96)   |   IDXV30 148.997 (-0.75)   |   INFOBANK15 1075.9 (-5.89)   |   Investor33 460.647 (-1.35)   |   ISSI 189.211 (-0.9)   |   JII 668.85 (-4.09)   |   JII70 234.095 (-1.52)   |   KOMPAS100 1287.09 (-6.92)   |   LQ45 998.257 (-5.79)   |   MBX 1767.88 (-12.62)   |   MNC36 340.661 (-1.09)   |   PEFINDO25 338.558 (-1.47)   |   SMInfra18 329.085 (-2.93)   |   SRI-KEHATI 393.501 (-0.78)   |  

Geledah Kantor KKP, KPK Sita Mata Uang Asing

Sabtu, 28 November 2020 | 14:06 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai dalam bentuk Rupiah dan mata uang asing terkait kasus dugaan suap terkait perizinan tambak, usaha, dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020 atau izin ekspor benur yang menjerat Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan bersama enam orang lainnya. Uang tunai itu disita penyidik saat menggeledah sejumlah ruangan di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Jumat (27/11/2020) hingga Sabtu (28/11/2020) dinihari.

"Dalam penggeledahan tersebut penyidik berhasil menemukan dan mengamankan sejumlah barang berupa uang tunai dalam bentuk mata uang rupiah dan mata uang asing," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Sabtu (28/11/2020).

Meski demikian, Ali Fikri belum dapat membeberkan secara rinci nominal uang yang disita lantaran masih dalam proses perhitungan. Selain uang tunai, dalam penggeledahan itu, tim penyidik juga menyita dokumen dan barang bukti elektronik yang terkait dengan sengkarut izin ekspor benur.

"Disamping itu juga ditemukan beberapa dokumen dan barang bukti elektronik terkait dengan perkara dugaan suap yang diterima oleh tersangka EP (Edhy Prabowo) dan kawan-kawan," kata Ali.

Dikatakan Ali, tim penyidik akan menganalisis uang tunai dan barang-barang lainnya yang disita dalam penggeledahan di KKP. Tak hanya KKP, untuk mengusut kasus ini, Ali memastikan tim penyidik akan menggeledah sejumlah lokasi lainnya yang diduga terdapat jejak-jejak tersangka kasus suap izin ekspor.

"Penggeledahan masih akan dilakukan oleh tim penyidik ke beberapa tempat yang diduga terkait dengan perkara ini, namun kami tidak bisa menyampaikan lebih lanjut terkait dengan tempat-tempat dimaksud mengingat ini adalah bagian dari strategi penyidikan," kata Ali.

Diketahui, KPK telah menetapkan Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan bersama dua stafsusnya Safri dan Andreau Pribadi Misata; pengurus PT Aero Citra Kargo (PT ACK) bernama Siswadi; staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan bernama Ainul Faqih; dan Amiril Mukminin ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait izin ekspor benur. Sementara tersangka pemberi suap adalah Chairman PT Dua Putra Perkasa Pratama (PT DPPP), Suharjito.
Edhy Prabowo dan lima orang lainnya diduga menerima suap dari Suharjito dan sejumlah eksportir terkait jasa pengangkutan ekspor benur yang hanya dapat menggunakan PT Aero Citra Kargo. (F-5)



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Tetapkan Wali Kota Cimahi Tersangka Suap Izin Proyek RS Kasih Bunda

Tak hanya Ajay, dalam kasus ini, KPK juga menetapkan Komisaris RS Kasih Bunda, Hutama Yonathan sebagai tersangka.

NASIONAL | 28 November 2020

Polda Banten Sosialisasikan 15 Aturan Baru di TPS Saat Pilkada Serentak

Kepolisian Daerah (Polda) Banten menyosialisasikan 15 aturan baru yang harus diketahui pemilih saat datang ke tempat pemungutan suara (TPS) saat Pilkada.

NASIONAL | 28 November 2020

Pembantaian Keluarga di Poso, Ali Kalora Cs Diburu Polisi-TNI

Saat saksi diperlihatkan foto DPO teroris MIT, mereka meyakini bahwa identitas tiga orang OTK tersebut adalah kelompok Ali Ahmad alias Ali Kalora.

NASIONAL | 28 November 2020

Ketua Komisi III Kutuk Teror Pembunuhan Keluarga di Sulteng

Herman berharap aparat kepolisian tidak memperlakukan kasus ini sebagai kriminalitas biasa karena diduga ada motif terorisme.

NASIONAL | 28 November 2020

Bawaslu Cium Aroma Politik Uang di Pilkada Malang

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang, Jawa Timur, mencium aroma politik uang yang dilakukan masing-masing calon bupati dan wakil bupati Malang

NASIONAL | 28 November 2020

Jokowi Tetapkan 9 Desember Sebagai Hari Libur Nasional

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan hari pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 pada Rabu (9/12/2020) sebagai hari libur nasional.

NASIONAL | 28 November 2020

Viral Video “Hancurkan Risma”, Tagar #BelaBuRisma Trending di Medsos

Video viralnyanyian “Hancurkan Risma Sekarang Juga” yang dinyanyikan sejumlah orang mendapat respons dari netizen alias warganet.

NASIONAL | 28 November 2020

FKUB Sulteng Mengutuk Keras Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi

Kejadian tersebut bukan merupakan anjuran dan ajaran dari agama mana pun.

NASIONAL | 28 November 2020

Centennial Ideas: Menguatkan Mental Generasi Z di Tengah Pandemi

Generasi Z atau Centennials, hanya terpaut 1 persen dari generasi pendahulunya, yakni generasi milenial.

NASIONAL | 28 November 2020

Mappilu PWI: Cari Pemimpin yang Mampu Bangkitkan Ekonomi Pascapandemi

Kondisi politik Indonesia selalu panas, padahal politik harusnya menjadi penyejuk di tengah demokrasi.

NASIONAL | 28 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS