PDIP Kutuk Keras Pembunuhan Satu Keluarga di Sulteng
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

PDIP Kutuk Keras Pembunuhan Satu Keluarga di Sulteng

Sabtu, 28 November 2020 | 18:43 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Ahmad Basarah menyatakan pihaknya merasa prihatin dan mengutuk keras pembunuhan atas satu keluarga di Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (27/11/2020) sekitar pukul 10.00 WITA.

‘’Pembunuhan yang menewaskan empat orang ini sama sekali tidak sesuai dengan ajaran agama apa pun dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila,’’ tegas Ahmad Basarah di Jakarta, Sabtu (28/11/2020).

Media memberitakan satu keluarga di Desa Lembatongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), dibunuh sekelompok orang tak dikenal (OTK). Empat anggota keluarga ditemukan tewas mengenaskan di sekitar rumah mereka, terdiri atas pasangan suami istri pemilik rumah, seorang anak perempuan, dan seorang menantu. Namun, Kapolda Sulteng Irjen Abdul Rakhman Baso menegaskan tidak ada gereja dibakar kecuali sebuah rumah yang biasa dijadikan tempat pelayanan umat dan enam unit rumah warga.

Menurut Ahmad Basarah, Kepolisian Republik Indonesia harus segera bergerak menuntaskan kasus ini agar masyarakat tenang. Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini khawatir, jika kasus ini dibiarkan berlarut-larut, isu dan sentimen suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) akan digulirkan menjadi isu liar oleh orang-orang tak bertanggungjawab.

“Jika benar peristiwa ini dilakukan oleh teroris, ini menjadi bukti bahwa ancaman ekstremisme yang bermuara pada ajaran agama memang nyata dan masih ada. Karena itu, aparat keamanan harus mengusut tuntas kasus ini sampai ke akar-akarnya sehingga akan terungkap dalang beserta motif pelakunya,” tegas Ahmad Basarah.

Wakil Ketua MPR ini menambahkan, di Republik Indonesia yang menjadikan Pancasila sebagai ideologi bangsa, kekerasan atas nama apa pun tidak bisa dibenarkan. ‘’Di negara Pancasila, segala persoalan mestinya diselesaikan dengan musyawarah untuk mencapai kata mufakat, sesuai dengan hukum dan peraturan peundang-undangan yang berlaku, bukan dengan jalan kekerasaan. Kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah, tapi malah justru menimbulkan masalah baru,” ujarnya.

Ahmad Basarah menyatakan dirinya sependapat dengan Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Gomar Gultom, yang meminta aparat keamanan menuntaskan kasus ini secara cepat dan transparan agar masyarakat terbebas dari aksi kekerasan. Sebagai pimpinan MPR RI, dia juga mendengar pernyataan duka dari Manajer Regional International Christian Concern (ICC) untuk Asia Tenggara, Gina Goh, yang menyatakan bahwa pembunuhan itu tidak masuk akal dan tidak dapat ditoleransi di sebuah negara yang membanggakan 'Pancasila' sebagai ideologi negara yang mempromosikan kerukunan dan toleransi beragama.

‘’Semua pernyataan duka dan imbauan agar pihak keamanan Indonesia segera menyelesaikan kasus ini dengan cepat telah saya dengar dan dengan ini saya juga mengimbau pemerintah menjadikan kasus ini sebagai prioritas penanganan,’’ tandas Ahmad Basarah.

Terakhir, Ahmad Basarah meminta semua elemen masyarakat tidak terprovokasi oleh kasus pembunuhan ini dan atas nama keluarga besar PDI Perjuangan saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban pembantaian tersebut," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

TNI-Polri Hadir di Papua Guna Pastikan Stabilitas Keamanan

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menegaskan kehadiran TNI-Polri di Papua untuk memastikan stabilitas keamanan masyarakat di wilayah tersebut.

NASIONAL | 28 November 2020

Pentingnya Edukasi Pengelolaan Sampah Sejak Dini

Danone Indonesia luncurkan buku dan video edukasi seputar pengelolaan sampah sejak dini.

NASIONAL | 28 November 2020

Terus Berjuang di Tengah Pandemi Covid-19, Guru Dapatkan Apresiasi dari Presiden

Presiden mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada para guru di pelosok Tanah Air yang terus berjuang di tengah pandemi Covid-19.

NASIONAL | 28 November 2020

Korban Berjatuhan, Setara Pertanyakan Keseriusan Pemerintah Atasi Konflik Papua

Penembakan yang memakan korban jiwa memperlihatkan pendekatan keamanan tidak menjadi jawaban atas persoalan konflik Papua.

NASIONAL | 28 November 2020

Teror di Sulteng, Setara Institute Ingatkan Pemerintah Tidak Boleh Lengah

Setara mendesak Satgas Operasi Tinombala mengoptimalkan sisa masa tugas untuk perburuan belasan anggota MIT Poso yang masih berkeliaran di hutan dan pegunungan.

NASIONAL | 28 November 2020

Jokowi Tegaskan Covid-19 Tak Boleh Turunkan Kualitas Pembelajaran

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pandemi Covid-19 tidak boleh menurunkan kualitas pembelajaran.

NASIONAL | 28 November 2020

Pemkot Malang Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak

Komitmen kota layak anak diwujudkan melalui kebijakan pembangunan inklusif.

NASIONAL | 28 November 2020

Wali Kota Cimahi Diduga Minta Jatah Rp 3,2 Miliar

Uang yang dimintai Ajay merupakan 10 persen dari Rancangan Anggaran Biaya yang dikerjakan subkontraktor pembangunan RSU Kasih Bunda senilai Rp 32 miliar.

NASIONAL | 28 November 2020

Menteri Edhy Ditangkap KPK, Ini Curhat Keponakan Prabowo Subianto

Saras sudah tahu kasus Menteri Kelautan dan Perikanan akan dimainkan untuk menyerangnya dalam kontestasi politik.

NASIONAL | 28 November 2020

Grab Indonesia Luncurkan Inisiatif Carbon Offsetting

Grab Indonesia mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan.

NASIONAL | 28 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS