Tanggapi Luhut, Ketua KPK Sebut Penanganan Edhy Prabowo Tak Berlebihan
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Tanggapi Luhut, Ketua KPK Sebut Penanganan Edhy Prabowo Tak Berlebihan

Minggu, 29 November 2020 | 05:16 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyatakan, pemeriksaan perkara yang dilakukan tim penyidik sesuai kebutuhan dan tidak pernah berlebihan. Dikatakan Firli, proses pemeriksaan baik terhadap saksi maupun tersangka untuk membuat terang suatu dugaan tindak pidana, termasuk terkait kasus dugaan suap izin ekspor benur yang menjerat Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan serta enam orang lainnya.

"Saya tidak ingin merespons pendapat orang. Tapi pemeriksaan tidak ada istilah berlebihan. Pemeriksaan dilakukan dalam rangka mengungkap keterangan yang sebenar-benarnya. Jadi kita tidak bisa apakah pemeriksaan cukup hanya satu, dua, tiga jam, bukan itu. Tapi yang paling esensial sejauh mana keterangan yang disampaikan ada kesesuaian dengan keterangan saksi yang lain," kata Firli di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (28/11/2020).

Menteri KP Ad Interim Luhut Binsar Pandjaitan berpesan kepada KPK agar tidak berlebihan dalam memeriksa Edhy Prabowo yang kini telah ditahan. Proses pemeriksaan terhadap saksi maupun tersangka berjalan secara transparan, akuntabel dan profesional.

Dikatakan, lamanya proses pemeriksaan tergantung kesesuaian bukti-bukti yang dikantongi penyidik. Untuk itu, Firli memastikan pemeriksaan yang dilakukan KPK terhadap saksi maupun tersangka tidak berlebihan. "Kami tidak melakukan pemeriksaan berlebihan, itu dilakukan transparan, profesional, dan akuntabel. Sesungguhnya, apa yang dikerjakan penyidik nanti diuji oleh jaksa penuntut umum. Apakah berkas perkara lengkap atau tidak lengkap selanjutnya diuji kembali dalam peradilan. Kalau ibarat obat pas ukurannya, pas takarannya, pas cara menggunakannya. Jadi tidak ada yang berlebihan," kata Firli.

Luhut sebelumnya meminta KPK tidak berlebihan dalam memproses hukum Edhy Prabowo yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (25/11/2020) dinihari. Luhut menyebut setiap manusia memiliki sisi baik dan buruk. "Saya minta KPK juga periksa sesuai ketentuan yang bagus saja, jangan berlebihan. Saya titip itu saja. Tidak semua orang jelek, banyak orang yang baik kok," katanya.

Luhut juga memuji sikap Edhy Prabowo yang menyatakan mundur dari jabatannya sebagai menteri setelah ditetapkan KPK sebagai tersangka suap ekspor benih lobster. "Saya tahu Pak Edhy itu sebenarnya orang baik. Saya senang bahwa beliau langsung ambil alih tanggung jawab seperti seorang ksatria, dan itu kita harus hormati juga hal-hal semacam itu," kata Luhut.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kapolres SIgi: Pembunuhan di Wilayah Transmigran Diduga Oleh MIT Poso

Ratusan warga transmigrasi di wilayah tersebut mengungsi sementara, karena merasa takut akan keselamatan jiwa mereka.

NASIONAL | 29 November 2020

Percepat Penanganan Covid-19 di NTT, Penasihat DWP Kemsos Ajak Warga Terapkan 3M

Bansos berupa 2.059 paket sembako melalui Pusat Pastoral Caritas Ruteng untuk warga di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat untuk penanganan Covid-19.

NASIONAL | 28 November 2020

Wakil Menteri LHK Sebut Feisal Tamin Mentor Netralitas ASN

"Itu menjadi dasar kerja saya, alhamdulillah itu sudah berjalan sejak tahun 1961," tutur Feisal Tamin.

NASIONAL | 28 November 2020

Menteri LHK: Pembangunan Persemaian Benih Dilakukan Secara Utuh

Sejak tahun 2019, kata Siti Nurbaya, pemerintah sudah melakukan langkah korektif dalam hal pemulihan lingkungan.

NASIONAL | 28 November 2020

Pembunuhan Sekeluarga di Sigi, Mayor Erik Minta Aparat Segera Tangkap Pelakunya

Pembunuhan di Dusun Lewonu, Desa bukanlah kali pertama. Sebelumnya juga ada anggota jemaat dari gereja tersebut yang telah menjadi korban pembunuhan.

NASIONAL | 28 November 2020

Pelaku Pembantaian Sekeluarga di Sigi Diperkirakan 10 Orang

"Tiga pelaku adalah terduga teroris kelompok Ali Ahmad alias Ali Kalora," ujar Brigjen Awi.

NASIONAL | 28 November 2020

Longsor Timbun 32 Rumah di Simalungun

BPBD Simalungun menyatakan, longsor terjadi akibat tingginya curah hujan.

NASIONAL | 28 November 2020

Ketua KPK: Kasus Edhy Prabowo Tak Terkait Politik

Tindak pidana yang diduga dilakukan Edhy Prabowo maupun pihak lain sepenuhnya tanggung jawab orang per orang.

NASIONAL | 28 November 2020

Jiwa Nasionalisme Harus Ditanamkan Sejak Dini

Setiap anak Indonesia wajib mengenal dan mengetahui jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

NASIONAL | 28 November 2020

Menteri LHK: Penting, Jurnalisme Lingkungan

Pemberian penghargaan ini diharapkan memberikan inspirasi dan motivasi kepada berbagai pihak untuk turut berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan.

NASIONAL | 28 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS