Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Warga Mulai Mengungsi
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Warga Mulai Mengungsi

Minggu, 29 November 2020 | 14:31 WIB
Oleh : Yoseph A Kelen / JEM

Lembata, Beritasatu.com– Masyarakat yang bermukim di lereng gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai mengungsi untuk menghindar dari dampak erupsi gunung api tersebut. Gunung apa tersebut pada Minggu (29/11/11), pukul 09.45 Wita erupsi dengan tinggi kolom mencapai 4.000 meter atau 4 km di atas puncak.

Menurut Thomas, salah seorang warga Desa Lewotolok, Kecamatan Ile Ipe, Kabupaten Lembata, warga yang mulai mengungsi adalah warga di Kecamatan Ile Ipe dan Ile Ape Timur, yang berada di lereng gunung Ile Lewotolok.

"Erupsi pagi ini lebih tinggi membuat masyarakat di Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur yang sedang beribadah dalam gereja berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Saat ini sudah banyak yang lari mengungsi ke tempat yang dirasakan aman," kata Thomas, Minggu siang.

Disebutkan, erupsi Minggu pagi, mengeluarkan lahar panas dan hujan batu. Warga di sekitar lereng gunung api itu panik dan lari meninggalkan rumah mereka.

Thomas menceritakan, erupsi yang terjadi pukul 09.45 Wita itu, berupa semburan abu disertai batu membumbung tinggi ke arah utara dan jatuh menimpa atap-atap rumah penduduk.

Sementara informasi lain yang dihimpun Beritasatu.com menyebutkan, masyarakat di dua kecamatan tersebut telah lari mengungsi diri secara mandiri ke pusat ibu kota Lewoleba. Namun dilaporkan ada banyak warga di beberapa desa seperti Desa Lamawolo, Tokojaeng, Lamau, Lamagute, Waimatan masih terjebak dengan hujan abu yang terus membumbung.

Welem salah seorang warga Lewotolok, Kecamatan Ile Ape, mengatakan, warga Lewotolok banyak mengungsi ke Kecamatan Nubatukan dengan membawa barang seadanya.

Pemerinta Kabupaten Lembata belum berhasil dikonfirmasi, namun aparat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lembata bersama Polri dan TNI sedang ikut membantu mengungsikan warga dari desa yang tekena dampak erupsi Ile Lewotolok.

Dilaporkan pula, gempa bumi mengguncang Pulau Lembata pada Minggu sekitar jam 10.00 Wita. Warga menuturkan, gempa disertai guntur membuat mereka sangat ketakutan dan berlari mencari tempat-tempat perlindungan yang aman.

Gunung api Ili Lewotolok pada Minggu pukul 09.45 Wita erupsi. Tinggi kolom mencapai 4.000 meter atau 4 km di atas puncak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih berkoordinasi mendata dampak erupsi itu.

"Informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata, pihaknya sedang melakukan evakuasi warga," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam keterangan tertulisnya Munggu (29/11/2020).

Berdasarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), teramati kolom abu kelabu tebal condong ke arah timur dan barat. Gempa Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 35 mm dan durasi sekitar 10 menit. Saat ini gunung yang memiliki ketinggian 5.423 meter di atas permukaan laut ini masih berstatus level II atau ‘Waspada.

Terkait situasi aktivitas vulkanik, PVMBG merekomendasikan masyarakat sekitar Gunung Ili Lewotolok agar tidak melakukan aktivitas di dalam zona perkiraan bahaya, sekitar kawah gunung dan di seluruh area dalam radius 2 km dari puncak atau pusat aktivitas gunung.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polda Jabar Akan Panggil RS UMMI Terkait Rizieq

Polisi akan memanggil pihak RS UMMI karena diduga menghalangi Satgas Covid-19 menjalankan tugasnya memeriksa Rizieq.

NASIONAL | 29 November 2020

Distribusi Logistik Pilkada di Sumut Prioritaskan Daerah Terpencil

Sampai saat ini, belum ada kendala berarti yang dihadapi penyelenggara pilkada dalam pendistribusian logistik pilkada, termasuk penyaluran APD Covid-19.

NASIONAL | 29 November 2020

Sinabung Masih Aktif, Aparat Gabungan Tingkatkan Patroli ke Zona Merah

Kegiatan patroli ditingkatkan untuk mengantisipasi masuknya warga ke lokasi desa yang masuk dalam kategori zona larangan.

NASIONAL | 29 November 2020

Gunung Ili Lewotolok di NTT Erupsi, Tinggi Kolom 4 Km

BNPB sedang melakukan evakuasi warga.

NASIONAL | 29 November 2020

KITA Kutuk Aksi Terosisme di Sulteng dan Dukung Satgas Tinombala Berantas Kelompok Ali Kolara

KITA mendorong segenap kekuatan bangsa, para tokoh agama, tokoh masyarakat, untuk turut serta menjaga nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa.

NASIONAL | 29 November 2020

Menpora: Pembenahan Stadion Penting untuk Majukan Prestasi Sepak Bola

Menpora Zainudin Amali mengatakan peningkatan sarana dan prasarana stadion penting untuk mendukung kemajuan masa depan sepak bola Indonesia.

NASIONAL | 29 November 2020

Danone Indonesia Edukasi Pengelolaan Sampah Sejak Usia Dini

Perusahaan mengajak setiap keluarga untuk menciptakan lingkungan bersih, serta mulai memupuk kesadaran pengelolaan sampah.

NASIONAL | 29 November 2020

PMPHI Sumut: Pasangan Bobby-Aulia Sulit Dikalahkan di Pilkada Medan

Hasil survei dari 21 kecamatan dan 151 kelurahan di Kota Medan, sekitar 85 persen masyarakat sangat menginginkan adanya perubahan besar.

NASIONAL | 29 November 2020

Cari Bibit Pesepak Bola, Kempora Luncurkan Program "Main Bola Yuk"

Kempora telah meluncurkan program "Main Bola Yuk" untuk mencari bibit-bibit pesepak bola berbakat.

NASIONAL | 29 November 2020

Sumut Masih Siapkan Konsep Belajar Tatap Muka

Lasro menyebutkan, proses belajar tatap muka tidak dilaksanakan seperti jauh hari sebelum terjadi pandemi Covid-19.

NASIONAL | 29 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS