Pemerintah Kutuk Keras Pelaku Pembantaian Sigi
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-2.05)   |   COMPOSITE 6429.76 (0.29)   |   DBX 1210.46 (12.07)   |   I-GRADE 190.638 (-1.34)   |   IDX30 545.485 (-1.51)   |   IDX80 146.318 (-0.07)   |   IDXBUMN20 442.834 (-1.24)   |   IDXESGL 150.48 (0.29)   |   IDXG30 147.901 (0.37)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-0.73)   |   IDXQ30 155.036 (-0.96)   |   IDXSMC-COM 294.681 (0.4)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-0.55)   |   IDXV30 149.629 (0.56)   |   INFOBANK15 1097.88 (-12.35)   |   Investor33 466.613 (-1.1)   |   ISSI 189.631 (-0.01)   |   JII 670.82 (0.69)   |   JII70 234.975 (-0.16)   |   KOMPAS100 1301.99 (-2.17)   |   LQ45 1014.85 (-1.65)   |   MBX 1779.94 (-2.58)   |   MNC36 344.694 (-0.95)   |   PEFINDO25 341.155 (-2.53)   |   SMInfra18 331.858 (2.19)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-1.15)   |  

Pemerintah Kutuk Keras Pelaku Pembantaian Sigi

Minggu, 29 November 2020 | 17:20 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan Pemerintah mengutuk keras tindakan kekerasan yang terjadi di Sigi Kalimantan Tengah. Pemerintah akan mengejar dan menangkap pelaku pembunuhan empat orang di Sigi. Tidak hanya itu, Pemerintah juga menyatakan duka yang mendalam kepada para korban dan keluarganya atas kejadian tersebut.

"Pemerintah akan melakukan tindakan tegas dan memburu pelaku melalui Tim atau Satgas Operasi Tinombala terhadap para pelaku kekejian dan kebengisan terhadap satu keluarga yang menyebabkan terbunuhnya empat orang di Sigi. Tentu pemerintah mengutuk keras kepada pelakunya dan menyatakan duka yang mendalam kepada korban dan keluarganya," kata Mahfud MD dalam keterangan persnya, Minggu (29/11/2020).

Menurut Mahfud, pemerintah sesuai perintah presiden telah melakukan langkah-langkah, melakukan pengejaran serta pengepungan terhadap tempat yang dicurigai memiliki keterkaitan dengan para pelaku.

"Pemerintah juga sudah melakukan langkah-langkah untuk melakukan pengejaran, tadi tim Tinombala sudah menyampaikan tahap tahap yang dilakukan untuk mengejar pelaku dan melakukan isolasi serta pengepungan terhadap tempat yang dicurigai ada kaitan dengan para pelaku," ujar Mahfud MD.

Adapun pelaku pembantaian tersebut, menurut pemerintah adalah sisa-sia kelompok Santoso atau biasa dikenal Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

"Memang pelakunya adalah Mujahidin Indonesia Timur. Kelompok Mujahidin Indonesia Timur ini adalah sisa sisa kelompok Santoso yang sekarang masih tersisa beberapa orang lagi, dan operasi Tinombala, atau Satgas Tinombala sedang mengejar sekarang," ungkap Mahfud MD

Atas peristiwa ini, pemerintah berharap, para pimpinan umat beragama khususnya di Sulawesi Tengah, tetap jalin silaturahmi agar masyarakt tidak terprovokasi isu-isu SARA. Menko Mahfud juga mengaskan, sejatinya agama apapun hadir untuk membangun perdamaian.

"Diharapakan oleh Pemerintah kepada seluruh pimpinan umat beragama di Sulawesi Tengah terutama, terus melakukan silaturahmi, untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu SARA. Karena sebenarnya yang terjadi bukan disebuah gereja, tetapi memang di sebuah tempat yang selama ini secara tidak rutin menjadi tempat pelayanan umat. Tetapi pelakunya memang Mujahidin Indonesia Timur. Demikian sikap pemerintah, nanti setiap perkembangannya akan diinformasikan," terang Mahfud MD.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

7 Rumah Warga di Kota Bengkulu Rusak Berat Diterjang Puting Beliung

Tujuh unit rumah warga di Kelurahan Cempaka Permai, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, rusak berat diterjang puting beliung.

NASIONAL | 29 November 2020

Persempit Area Pengejaran, Satgas Tinombala Buru Pelaku Pembunuhan di Sigi

Aparatmempersempit area pelarian yang mengarah ke hutan di Palolo sesuai petunjuk olah TKP.

NASIONAL | 29 November 2020

KPU Targetkan Partisipasi Pemilih Pilkada Bengkulu 80%

Penetapan hari pencoblosan pilkada sebagai hari libur nasional sangat mempengaruhi tingkat kehadiran para pemilih di TPS.

NASIONAL | 29 November 2020

DPR Desak TNI dan Polri Tumpas Ali Kalora Cs

DPR secara tegas mengutuk keras tindakan keji yang telah dilakukan oleh kelompok radikal tersebut.

NASIONAL | 29 November 2020

Sisa 10 Orang, Kenapa MIT Sulit Dibasmi?

Suplai logistik dari para simpatisan harus diputus. Itu salah satu sebab mengapa mereka belum habis.

NASIONAL | 29 November 2020

Bantai Keluarga di Sigi, MIT Ingin Tunjukkan ISIS Masih Eksis

Akhir tahun menjelang Natal dan bulan Desember, di setiap akhir tahun, MIT melakukan penyerangan dengan sasaran warga dan aparat keamanan.

NASIONAL | 29 November 2020

Polisi Sebar DPO Pelaku Pembantaian Sigi

Tinggal sekitar 10 orang lagi. Mereka dipimpin Ali Kalora dan di kelompok kedua dipimpin oleh Qatar alias Farel,

NASIONAL | 29 November 2020

Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Warga Mulai Mengungsi

Erupsi Minggu pagi, mengeluarkan lahar panas dan hujan batu. Warga di sekitar lereng gunung api itu panik dan lari meninggalkan rumah mereka.

NASIONAL | 29 November 2020

Polda Jabar Akan Panggil RS UMMI Terkait Rizieq

Polisi akan memanggil pihak RS UMMI karena diduga menghalangi Satgas Covid-19 menjalankan tugasnya memeriksa Rizieq.

NASIONAL | 29 November 2020

Distribusi Logistik Pilkada di Sumut Prioritaskan Daerah Terpencil

Sampai saat ini, belum ada kendala berarti yang dihadapi penyelenggara pilkada dalam pendistribusian logistik pilkada, termasuk penyaluran APD Covid-19.

NASIONAL | 29 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS