Tahap Pertama, DIY Dapat Kuota 2,2 Juta Vaksin Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tahap Pertama, DIY Dapat Kuota 2,2 Juta Vaksin Covid-19

Minggu, 29 November 2020 | 19:22 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / FER

Yogyakarta, Beritasatu.com - Pada tahap pertama, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan mendapat kuota 2,2 juta vaksin Covid-19 untuk tahap pertama. Namun, kuota tersebut belum final, karena itu belum bisa dipastikan target realisasi vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie mengatakan, hal itu bukan angka final, artinya bisa bertambah ataupun berkurang.

"Tergantung kriteria, jumlah penduduk yang berusia 18 tahun hingga 59 tahun, tidak memiliki komorbid, tidak pernah terpapar Covid-19, dan tidak sedang menderita penyakit infeksi," jelas Pembajun, Minggu (29/11/2020).

Pembajun mengaku, sampai saat ini masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemkes).

"Informasi yang kita dapatkan sementara, satu orang mendapat dua vaksin, diberikan dengan periode tertentu. Dengan adanya juknis itu, kita akan melaksanakan sesuai dengan prosedurnya,” katanya.

Menurut Pembajun, untuk penerapan vaksin tersebut dibutuhkan simulasi, termasuk sistem bagaimana pengiriman vaksin, siapa yang harus mengamankan, siapa yang harus melaksanakan atau vaksinatornya, lalu institusinya, bahkan hingga paska divaksin.

Namun, meski telah diberikan vaksin, penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan, harus tetap ditegakkan, sebab usai vaksinasi, juga tidak bisa langsung kembali semula.

Terpisah, Kepala Dinas Kominfo DIY Rony Primanto Hari menjelaskan, sejauh ini, Pemprov DYI masih menunggu datangnya vaksin, sembari melakukan persiapan, seperti sosialisasi dan sebagainya. “Pemahaman soal vaksinasi juga masih kurang. Jadi perlu diadakan edukasi terkait dengan vaksin," katanya.

Kementerian Kominfo, kata Rony, akan menyiapkan basis data yang nantinya digunakan sebagai saran untuk vaksin, supaya tidak ada penyalahgunaan vaksin agar vaksin dapat menyebar merata sesuai dengan peruntukannya, termasuk siapa saja yang akan menjadi target pemberian vaksin tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

LPSK Kirim Tim Tangani Korban Terorisme di Sigi, Sulteng

Tim LPSK rencananya akan dikirimkan pada Senin (30/11/2020) untuk melakukan penelaahan terhadap kondisi dan kebutuhan korban.

NASIONAL | 29 November 2020

Beri Rasa Aman Masyarakat, TNI Diterjunkan Bantu Polri di Sigi

Penyidik Polri bersama Densus 88 sedang melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus pembantaian satu keluarga, diduga dilakukan kelompok Mujahidin Indonesia.

NASIONAL | 29 November 2020

Pantau 6 Ponpes di DIY, Pemprov Temukan Pengelola Tidak Percaya Covid-19

Ratusan santri di ponpes di wilayah DI Yogyakarta terkonfirmasi positif Covid-19. Namun ada di antara pengelola Ponpes yang menganggap Covid-19 tidak ada.

NASIONAL | 29 November 2020

Pasca-Pembantaian di Sigi, 12 KK Diungsikan

Ke-12 keluarga atau sekitar 60 jiwa diungsikan ke tempat yang lebih aman di wilayah Desa Lembantongoa, sekitar 60 kilometer dari Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng

NASIONAL | 29 November 2020

21.000 Warga dari 26 Desa Terdampak Erupsi Ile Lewotolok Dievakuasi

Meski dalam kondisi darurat, Bupati Sunur meminta agar warga tetap menjalankan protokol Kesehatan.

NASIONAL | 29 November 2020

KPK Jangan Lupakan Kasus Besar yang Jadi Perhatian Masyarakat

Keberhasilan KPK menangkap Menteri Kelautan dan Wali Kota Cimahi hendaknya tak membuat lembaga antirasuah itu melupakan kasus besar lain yang menjadi perhatian.

NASIONAL | 29 November 2020

Pencemaran di Jabodetabek Butuh Proses Hukum yang Konsisten

Menerapkan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) secara konsisten

NASIONAL | 29 November 2020

Hadapi Persaingan, UTA'45 Terus Lakukan Inovasi

Inovasi dari masing-masing kampus untuk menarik bagi calon mahasiswa baru sangat diperlukan agar universitas mampu bersaing di dunia pendidikan.

NASIONAL | 29 November 2020

Pemerintah Kutuk Keras Pelaku Pembantaian Sigi

Pemerintah akan melakukan tindakan tegas dan memburu pelaku melalui Tim atau Satgas Operasi Tinombala terhadap para pelaku kekejian dan kebengisan di Sigi.

NASIONAL | 29 November 2020

7 Rumah Warga di Kota Bengkulu Rusak Berat Diterjang Puting Beliung

Tujuh unit rumah warga di Kelurahan Cempaka Permai, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, rusak berat diterjang puting beliung.

NASIONAL | 29 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS